EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

Bloomberg: Demo DPR Guncang Stabilitas Ekonomi

Bloomberg soroti demo DPR RI di Jakarta 28 Agustus, sebut aksi protes tambah ketidakpastian ekonomi Indonesia.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
29 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO- Ribuan mahasiswa dan warga terlibat bentrok dengan aparat keamanan dalam aksi demo besar di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Aksi yang menolak tunjangan fantastis DPR tersebut mendapat sorotan tajam dari media asing Bloomberg, yang menilai protes ini menambah ketidakpastian terhadap stabilitas politik dan ekonomi Indonesia.
Gabung WA Channel EKOIN di sini

Bloomberg menulis dalam laporannya berjudul Thousands clash with police in Jakarta as protests intensify, bahwa meskipun inflasi nasional relatif moderat, tekanan biaya hidup membuat masyarakat semakin frustrasi. Laporan itu menyebut, harga beras dan biaya pendidikan yang tinggi memicu ketidakpuasan luas di masyarakat.

“Protes-protes ini menambah ketidakpastian seputar kesehatan ekonomi Indonesia. Meskipun inflasi moderat dengan rata-rata sekitar 3% sejak pandemi, harga beras dan pendidikan yang tinggi telah memicu ketidakpuasan atas biaya hidup,” tulis Bloomberg.

Demo DPR dan Tuntutan Publik

Aksi di Senayan berawal dari kebijakan tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan untuk anggota DPR, jumlah yang hampir sepuluh kali lipat dari upah minimum Jakarta 2025 sekitar Rp5,3 juta. Kebijakan ini memicu amarah publik, terutama di kalangan mahasiswa.

Kericuhan pecah ketika sebagian demonstran melempar batu dan menyalakan petasan, sementara polisi menanggapi dengan gas air mata dan meriam air. Ketegangan semakin meningkat saat massa bergerak ke arah kawasan perbelanjaan di sekitar Senayan pada sore hari.

Berita Menarik Pilihan

Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Ombudsman “Tampar” Keras Kementan dan Bapanas hingga Bulog Soal Beras

Polisi kemudian memperketat penjagaan dan menutup akses jalan menuju pusat kota. Bentrokan ini menambah daftar panjang aksi protes terhadap DPR, setelah sebelumnya pada 25 Agustus lalu ratusan mahasiswa juga sempat bentrok dengan aparat di lokasi yang sama.

Bloomberg mengingatkan bahwa aksi serupa tahun 2024 sempat mengguncang nilai tukar rupiah dan pasar saham, hingga DPR membatalkan revisi undang-undang pemilu. Hal ini menunjukkan bahwa gejolak politik masih menjadi faktor sensitif bagi perekonomian nasional.

Isu Ekonomi dan Media Digital

Selain tunjangan DPR, masyarakat juga mengeluhkan lonjakan harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, serta gelombang PHK massal di industri tekstil. Kondisi ini memperburuk kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Di luar isu DPR, kekecewaan masyarakat juga terlihat pada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di berbagai daerah. Awal Agustus lalu, lonjakan PBB hingga 250% memicu demo besar di Pati, Jawa Tengah, dan meluas ke Bone, Sulawesi Selatan, serta Cirebon, Jawa Barat.

Merespons maraknya isu provokatif, Kementerian Komunikasi dan Digital menyatakan akan memanggil ByteDance (TikTok) dan Meta. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menegaskan platform digital wajib mematuhi hukum Indonesia.

“Platform dengan kecerdasan buatan canggih harus mampu menyaring dan menghapus materi yang salah atau provokatif,” ujarnya. Angga menepis tuduhan bahwa langkah ini membatasi kebebasan berekspresi, menekankan bahwa langkah itu demi menjaga demokrasi dari ujaran kebencian.

Dengan eskalasi demonstrasi yang terus berulang, sorotan media asing terhadap kondisi politik dan ekonomi Indonesia diperkirakan tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Tekanan publik semakin kuat, sementara langkah pemerintah dinantikan untuk meredam keresahan sosial.

Gelombang demo di depan DPR pada 28 Agustus menjadi potret nyata ketidakpuasan publik terhadap kebijakan elit politik. Tunjangan fantastis DPR menjadi pemicu utama, namun akar masalahnya lebih luas: biaya hidup tinggi dan kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Protes ini sekaligus menjadi sinyal serius bagi pemerintah bahwa komunikasi kebijakan harus lebih transparan. Kesenjangan antara penghasilan masyarakat dan fasilitas pejabat semakin memperdalam jurang kepercayaan publik.

Selain itu, lonjakan PBB dan isu PHK memperlihatkan tekanan ekonomi yang nyata di lapisan bawah. Jika tak segera diatasi, gelombang demonstrasi berpotensi lebih besar dan meluas ke daerah lain.

Sorotan Bloomberg menegaskan bahwa persoalan ini bukan hanya domestik, melainkan juga berdampak pada persepsi internasional terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Investor dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan situasi politik dalam negeri.

Ke depan, pemerintah perlu mengedepankan langkah yang menyeimbangkan kepentingan politik, ekonomi, dan sosial. Respons cepat dan efektif sangat dibutuhkan agar keresahan publik tidak berubah menjadi krisis berkepanjangan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BloombergdemoDPRekonomiJakartapolitik
Post Sebelumnya

Prabowo Ditemui Hendropriyono, Bahas Dalang Demo

Post Selanjutnya

Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

oleh Aminuddin Sitompul
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pandji Pragiwaksono sebagai pihak terlapor dari 5 laporan polisi, dicecar 63 pertanyaan oleh penyidik Polda Metro Jaya,...

Ombudsman “Tampar” Keras Kementan dan Bapanas hingga Bulog Soal Beras

Ombudsman “Tampar” Keras Kementan dan Bapanas hingga Bulog Soal Beras

oleh Iwan Purnama
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Ombudsman Republik Indonesia melayangkan Tindakan Korektif tegas kepada Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Badan Pangan Nasional...

Polisi Amankan Remaja yang Akan Tawuran dan Sajam di Matraman Jaktim

Polisi Amankan Remaja yang Akan Tawuran dan Sajam di Matraman Jaktim

oleh Aminuddin Sitompul
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Patroli gabungan Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur mengamankan sejumlah remaja yang kedapatan...

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

Menggelegar Suara Prabowo di Depan Ulama, Kutip Surat Ar Ra’d Ayat 11 untuk Babat Koruptor

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pengarahan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) berapi-api. Dia menegaskan komitmennya terus maju...

Post Selanjutnya
Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

Menhan Sjafrie Bahas Pertahanan Indonesia-Australia di Canberra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.