EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM POLITIK
BEM UGM Kritik Simbolisme Politik di Istana

BEM UGM Kritik Simbolisme Politik di Istana

Rakyat butuh kebijakan nyata, bukan simbolisme politik. BEM UGM dan ITB menolak simbolisme politik yang dinilai memecah gerakan mahasiswa.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
6 September 2025
Kategori POLITIK, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO- Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM), Tiyo Ardianto, menyoroti undangan pemerintah kepada perwakilan mahasiswa ke Istana Kepresidenan. Ia menyebut langkah tersebut hanya sebatas simbolisme politik, bukan jawaban nyata atas persoalan rakyat. Kritik keras ini disampaikan setelah pertemuan mahasiswa dengan pemerintah pada Kamis (4/9/2025).

Gabung WA Channel EKOIN untuk update berita terkini

Menurut Tiyo, rakyat saat ini tidak membutuhkan simbolisme politik, melainkan kebijakan konkret yang menjawab kebutuhan. “Semalam, kawan-kawan kami terpaksa menjejakkan kakinya di Istana. Bagi kami, itu harus saya sampaikan rasa prihatin,” ujarnya di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025).

Simbolisme Politik Jadi Sorotan

Tiyo menekankan, simbolisme politik tidak memiliki substansi untuk menyelesaikan masalah bangsa. Ia bahkan mengibaratkan hal itu seperti obat parasetamol. “Simbolisme politik semacam parasetamol yang meredakan nyeri masyarakat tapi nggak mengobati apa pun,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan yang benar dan berpihak pada rakyat jauh lebih penting daripada sekadar pertemuan yang terkesan seremonial. Menurutnya, langkah pemerintah yang mengundang perwakilan mahasiswa ke Istana justru mengaburkan esensi gerakan mahasiswa itu sendiri.

Berita Menarik Pilihan

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

Otak Pencurian Emas 1 Ton di Ketapang Akhirnya Diseret ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara

Kritik serupa juga datang dari Ketua Kabinet Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB), Farell Faiz. Ia menilai simbolisme politik berpotensi memecah belah gerakan mahasiswa yang selama ini konsisten menyuarakan aspirasi publik.

“Kami sendiri menolak berbagai bentuk simbolisme politik yang pada akhirnya memecah gerakan yang kita lakukan. Karena itu tentunya sangat menyakiti hati rakyat,” ungkap Farell.

Undangan Istana dan Reaksi Mahasiswa

Sejumlah perwakilan mahasiswa diketahui hadir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/9/2025) malam. Mereka tiba sekitar pukul 18.30 WIB dengan mengenakan jaket almamater masing-masing.

Pantauan di lapangan menunjukkan mayoritas mahasiswa enggan memberikan pernyataan kepada media. Mereka berjalan cepat menuju Istana, bahkan sebagian berlari saat didekati wartawan. Protokol Istana turut mendampingi mereka masuk ke area pertemuan.

Meskipun pertemuan itu disebut sebagai wadah penyampaian aspirasi, sejumlah pihak mempertanyakan efektivitasnya. Pasalnya, mahasiswa yang hadir tidak menyampaikan keterangan jelas mengenai substansi pembicaraan dengan pemerintah.

Kritik Tiyo dan Farell mencerminkan keresahan di kalangan mahasiswa bahwa undangan tersebut lebih menonjolkan pencitraan politik daripada solusi nyata. Kondisi ini semakin memperkuat tuntutan agar pemerintah lebih fokus pada kebijakan substantif yang langsung berdampak bagi masyarakat.

Gerakan mahasiswa selama ini dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah, terutama yang dianggap tidak berpihak pada rakyat. Kehadiran mereka di Istana dinilai justru menimbulkan kesan ambivalen, antara perjuangan aspirasi dan kepentingan politik praktis.

Di tengah situasi tersebut, mahasiswa menegaskan bahwa mereka tetap konsisten mengawal isu-isu krusial, termasuk kebijakan ekonomi, hukum, dan demokrasi. Simbolisme politik, menurut mereka, tidak boleh mengalihkan fokus perjuangan terhadap kebutuhan mendasar rakyat.

( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BEM ITBBEM UGMIstanakritik pemerintahmahasiswasimbolisme politik
Post Sebelumnya

Evaluasi Menyeluruh Jadi Kunci Perbaikan MBG

Post Selanjutnya

Eks Anggota DPR RI Arif Budimanta Tutup Usia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah (Ist)

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kurang familiar di kalangan investor, nama Misbakhun membuat nilai rupiah melemah. Nilai tukar rupiah konsisten melemah terhadap dolar AS hingga akhir...

Tersangka Liu Xiaodong (LXD) dengan tangan diborgol saat tiba di Bandara Ketapang di bawah pengawalan Bareskrim Polri. Liu yang diduga sebagai beneficial owner PT BBT kini resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Ketapang atas kasus tambang emas ilegal dan pencurian dengan pemberatan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Otak Pencurian Emas 1 Ton di Ketapang Akhirnya Diseret ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

“Tersangka disangkakan Pasal 447 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan, termasuk dugaan pencurian listrik, serta Pasal 306 KUHP mengenai penyalahgunaan bahan...

Video anak Menkeu Yudo Saewa soal ciri orang miskin viral. (TikTok @yudosadewa)

Bikin Gaduh Karena Inisial ‘SM’, Yudo Sadewa Kena ‘Semprot’ Netizen Akibat Minim Literasi Dokumen

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Namun, penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa pencantuman nama mantan Menteri Keuangan RI itu tidak berkaitan dengan kejahatan seksual Epstein, melainkan...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Yudhi Sadewa Buka Suara soal OTT KPK: Tidak Ada Kekebalan, Kemenkeu Dukung Penegakan Hukum

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Ia menegaskan tidak ada perlindungan khusus bagi siapa pun. Jika terbukti bersalah, sanksi administratif hingga pemberhentian akan dijatuhkan sesuai ketentuan...

Post Selanjutnya
Eks Anggota DPR RI Arif Budimanta Tutup Usia

Eks Anggota DPR RI Arif Budimanta Tutup Usia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.