EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM POLITIK
Prabowo Diminta Copot Pejabat Komunikasi Publik Buruk

Prabowo Diminta Copot Pejabat Komunikasi Publik Buruk

Komunikasi publik buruk bisa memicu keresahan rakyat. Presiden diminta tegas mencopot pejabat bermasalah.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
7 September 2025
Kategori POLITIK, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA EKOIN.CO – Desakan agar pemerintah memperhatikan aspek komunikasi publik muncul dari pengamat politik dan militer, Selamat Ginting. Ia menilai, pejabat yang tak mampu menjaga komunikasi dengan masyarakat hanya akan menimbulkan keresahan dan menyengsarakan rakyat.

Menurut Ginting, pejabat di eksekutif maupun legislatif seharusnya mampu menyalurkan pesan yang jelas, empatik, dan membangun kepercayaan. Ia menekankan, pejabat dengan gaya komunikasi arogan justru memperlebar jarak dengan masyarakat yang sedang menaruh harapan pada pemerintah.

“Presiden Prabowo perlu berani mencopot pejabat yang komunikasi publiknya buruk. Mereka tidak hanya gagal menjelaskan kebijakan, tetapi juga membuat rakyat merasa tidak didengar,” tegas Ginting.

Pentingnya Komunikasi Publik dalam Pemerintahan

Ginting menekankan, komunikasi publik menjadi kunci kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Menurutnya, setiap kebijakan, sekecil apapun, harus disampaikan dengan bahasa yang bisa dipahami masyarakat luas.

Ia menambahkan, kegagalan komunikasi sering kali menimbulkan polemik yang sebenarnya tidak perlu. Misalnya, ketika kebijakan baik justru ditolak karena penjelasannya tidak menyentuh hati rakyat.

Berita Menarik Pilihan

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

Tunjangan Naik Berlipat-lipat, Kok Hakim Masih Tergoda ‘Uang Haram’

Karena itu, ia menyarankan pemerintah menyiapkan sistem komunikasi terpadu yang melibatkan juru bicara resmi dan mengedepankan transparansi. Dengan begitu, setiap pesan bisa tersampaikan dengan jelas tanpa menimbulkan salah tafsir.

Sanksi Tegas untuk Pejabat Bermasalah

Selain pencopotan, Ginting mendorong penerapan sanksi tegas bagi pejabat yang berulang kali bermasalah dalam komunikasi publik. Menurutnya, sanksi itu penting sebagai peringatan agar pejabat lebih berhati-hati saat berbicara di ruang publik.

“Sanksi tegas akan memberi pesan bahwa pemerintah serius menjaga kualitas komunikasi dengan rakyat,” ujarnya.

Ginting juga mengingatkan, pejabat publik seharusnya mengedepankan kepentingan rakyat, bukan sekadar menunjukkan kekuasaan. Ia menyebut komunikasi yang humanis dan jujur akan memperkuat legitimasi pemerintah.

Menurutnya, Prabowo sebagai presiden harus menjadi teladan utama. Dengan ketegasan sekaligus keteladanan dalam komunikasi, ia percaya stabilitas politik akan lebih mudah terjaga.

Pada akhirnya, Ginting menekankan bahwa kepemimpinan tidak hanya soal kebijakan, melainkan juga bagaimana menyampaikannya. Komunikasi yang buruk akan melemahkan kepercayaan publik, meski kebijakan yang dibawa sebenarnya positif.

Jika pemerintah tidak segera memperbaiki pola komunikasi, risiko keresahan sosial akan meningkat. Ia mengingatkan, masyarakat kini semakin kritis dan tidak segan menyuarakan protes melalui berbagai kanal.

Oleh sebab itu, komunikasi harus ditempatkan sejajar dengan aspek perumusan kebijakan. Tanpa komunikasi publik yang baik, kebijakan berisiko kehilangan dukungan dan legitimasi.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: komunikasi publikpejabatPemerintahPraboworakyatsanksi
Post Sebelumnya

Inovasi bank bjb Mudahkan Pembayaran Pajak

Post Selanjutnya

Prabowo Terima Laporan Progres Sekolah Rakyat

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi suap hakim PN Depok. Dua diantaranya selain...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi

Tunjangan Naik Berlipat-lipat, Kok Hakim Masih Tergoda ‘Uang Haram’

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto kecewa berat atas perilaku lancung para hakim. Tertangkanya hakim ketua dan wakil Pengadilan Negeri...

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan anak usaha milik Kementerian Keuangan menyebabkan Ketua PN Depok dan Wakilnya...

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pengurusan...

Post Selanjutnya
Prabowo Terima Laporan Progres Sekolah Rakyat

Prabowo Terima Laporan Progres Sekolah Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.