BSI Dorong Ekonomi Hijau Lewat Komunitas Masjid.
Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama PT PLN (Persero) dan Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menjalin kolaborasi strategis untuk mendorong gerakan ekonomi hijau berbasis komunitas masjid. Inisiatif ini diwujudkan dengan menghadirkan Shelter Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Reverse Vending Machine (RVM) di area masjid. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat dari ketiga pihak dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
Kehadiran SPKLU dan RVM di wilayah masjid akan mempermudah masyarakat sekitar Bintaro untuk mengisi daya kendaraan listrik mereka. Sementara itu, dengan adanya RVM, BSI memfasilitasi agar botol plastik kemasan air minum yang ada di sekitar masjid dapat didaur ulang menjadi barang lain yang berguna. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi sampah plastik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang.
Baca juga : BSI Dorong Investasi Emas Lewat Cicil Emas
‘’Ini adalah kontribusi kami melalui BSI Sustainable Movement dalam mendukung Net Zero Emission (NZE) sejalan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan Asta Cita Pemerintah Indonesia,’’ kata Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangan resminya, Kamis (4/9). Pernyataan ini menegaskan peran aktif BSI dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional.
Anggoro mengatakan bahwa BSI selaku bank syariah modern sangat peduli dengan prinsip keberlanjutan. Lingkungan hijau, menurutnya, adalah bagian dari tujuan utama prinsip syariah, yaitu menyejahterakan masyarakat. Lingkungan yang baik, kata Anggoro, merupakan salah satu kunci kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, kolaborasi ini selaras dengan nilai-nilai syariah yang diusung oleh BSI.
Masjid Raya Bintaro Jaya dipilih sebagai lokasi pertama karena merupakan masjid yang sangat aktif dengan berbagai kegiatan dakwah, termasuk kegiatan ekonomi. Di sekitar masjid ini telah hadir kafe dan UMKM yang menyediakan produk halal, sehingga membuat ekonomi masjid menjadi lebih berdaya. Keberadaan ekosistem ini mendukung visi BSI dalam membangun ekonomi berbasis komunitas.
SEVP Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardhini, mengungkapkan bahwa ini adalah kolaborasi yang mendukung program pemerintah dalam menekankan energi hijau. “PLN juga bangga berkolaborasi dengan BSI dan semoga ke depan akan lebih banyak lagi masjid yang menyediakan SPKLU”, ujarnya. Harapan ini menunjukkan potensi perluasan program serupa ke berbagai wilayah lain di Indonesia.
Hingga Juli 2025, BSI rutin mengimplementasikan program-program inisiatif berkelanjutan di bidang lingkungan. Program-program ini termasuk green building BSI Landmark Aceh dan BSI Tower, penanaman lebih dari 50.000 pohon, penggunaan 141 kendaraan listrik, 6 unit charging station, dan 70 unit RVM botol plastik yang tersebar di pulau Jawa dan Bali.
Melalui kolaborasi ini, BSI juga terus mendorong Islamic Ecosystem melalui peran masjid. Hingga 2025 ini, perseroan telah mengelola sebanyak 7 Masjid BSI yang tersebar di Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur, dengan rata-rata pengunjung mencapai 1 juta jamaah per tahun.
Tidak hanya membangun masjid, ekosistem masjid juga dibangun dengan menumbuhkan peran UMKM berdaya di lingkungan masjid, serta layanan ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) di masjid agar lebih transparan. Langkah-langkah ini menciptakan ekosistem yang terintegrasi antara dakwah, ekonomi, dan filantropi.
SPKLU ini merupakan yang pertama yang BSI hadirkan di kawasan masjid. BSI berharap ke depan semakin banyak masjid yang mendukung kegiatan ini dengan menyediakan SPKLU dan RVM. Dengan demikian, gerakan ekonomi hijau untuk Indonesia yang lebih baik dan sejahtera dapat diwujudkan secara lebih luas.

Membangun Ekosistem Berkelanjutan Berbasis Komunitas
Kolaborasi antara BSI, PLN, dan Masjid Raya Bintaro Jaya adalah contoh nyata bagaimana sektor swasta, BUMN, dan komunitas keagamaan dapat bersinergi untuk tujuan yang lebih besar. Pendekatan berbasis komunitas masjid ini sangat efektif karena masjid memiliki peran sentral dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan menjadikan masjid sebagai pusat gerakan hijau, pesan keberlanjutan dapat disebarkan secara lebih masif dan mengakar.
Pemanfaatan masjid sebagai lokasi SPKLU dan RVM juga menunjukkan inovasi dalam memecahkan masalah lingkungan. Lokasi strategis ini memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam program energi bersih dan daur ulang. Inisiatif ini tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Komitmen BSI dalam Mendukung Keberlanjutan
Program ini merupakan bagian dari komitmen BSI yang lebih luas dalam mendukung keberlanjutan. Dengan berbagai inisiatif seperti green building, penanaman pohon, dan penggunaan kendaraan listrik, BSI menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak. Hal ini memperkuat posisi BSI sebagai bank syariah yang modern dan bertanggung jawab.
Dukungan terhadap UMKM di lingkungan masjid juga menjadi bukti komitmen BSI dalam membangun ekonomi yang inklusif. Dengan memberdayakan pengusaha kecil, BSI membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung. Ini menciptakan efek domino di mana pertumbuhan ekonomi mikro berdampak positif pada komunitas secara keseluruhan.
Keberhasilan kolaborasi ini membuka peluang untuk perluasan program serupa di seluruh Indonesia. Semakin banyak masjid yang terlibat, semakin besar dampak positif yang dapat dihasilkan. Hal ini akan mempercepat transisi menuju ekonomi hijau dan membantu Indonesia mencapai target Net Zero Emission.
Pada akhirnya, langkah-langkah yang diambil oleh BSI, PLN, dan Masjid Raya Bintaro Jaya menunjukkan bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dan inovasi, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik, di mana ekonomi dan lingkungan dapat tumbuh berdampingan.
Inisiatif ini membuktikan bahwa gerakan ekonomi hijau dapat dimulai dari level komunitas, dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Kolaborasi ini juga memberikan contoh bagaimana masjid dapat mengambil peran baru sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan lingkungan, di samping fungsi utamanya sebagai pusat ibadah.
Dengan visi yang jelas dan langkah-langkah yang konkret, BSI terus memimpin dalam mendorong praktik perbankan syariah yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya memperkuat citra perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v























Tinggalkan Balasan