Petani Tebu Didukung KUR Menuju Swasembada
Malang EKOIN.CO – Pemerintah semakin serius mendorong swasembada gula dengan menggulirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tebu dan kredit alat mesin pertanian (alsintan). Sosialisasi program ini digelar Kementerian Pertanian bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Malang, Senin (8/9), dengan melibatkan kelompok tani serta pelaku UMKM. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat swasembada gula nasional.
Gabung WA Channel EKOIN
KUR tebu dan kredit alsintan ditujukan untuk membantu petani meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperbaiki efisiensi di lapangan. Pemerintah menargetkan agar swasembada gula dapat tercapai melalui dukungan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau.
Menteri Pertanian menyampaikan, peran petani sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, dukungan pemerintah difokuskan pada penyediaan pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan mereka, terutama dalam sektor perkebunan tebu.
Swasembada gula jadi prioritas
Pemerintah menetapkan swasembada gula sebagai salah satu target strategis dalam program kedaulatan pangan. Lewat KUR tebu, kelompok tani diharapkan mampu memperluas areal tanam sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen.
Di sisi lain, kredit alsintan disiapkan agar petani memiliki akses terhadap teknologi pertanian modern. Mesin dan peralatan yang lebih baik diyakini mampu mempercepat proses budidaya hingga pengolahan tebu, sehingga produksi gula nasional bisa meningkat signifikan.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menekankan, kebijakan pembiayaan ini sejalan dengan arahan Presiden untuk menekan impor gula. Pemerintah ingin kebutuhan dalam negeri dipenuhi oleh produksi nasional secara bertahap.
Dukungan untuk petani tebu
Dalam sosialisasi di Malang, sejumlah kelompok tani menyambut positif kebijakan pemerintah. Mereka menilai akses pembiayaan sangat krusial untuk bisa menambah kapasitas usaha.
Program KUR tebu dirancang dengan bunga rendah, sehingga petani tidak terbebani biaya yang berat. Sementara itu, kredit alsintan membantu mereka mendapatkan alat modern yang selama ini sulit dijangkau.
Langkah ini diharapkan bisa mengurangi kesenjangan antara kebutuhan pasar dan kemampuan produksi petani. Dengan dukungan pemerintah, target swasembada gula bukan lagi sekadar wacana, tetapi dapat diwujudkan dalam waktu dekat.
Sejumlah pejabat menegaskan, keterlibatan perbankan dalam penyaluran KUR akan mempercepat realisasi program. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga pun dipastikan terus berjalan untuk mendukung percepatan swasembada gula.
Dengan adanya program ini, pemerintah optimistis petani tebu akan semakin berdaya dan produksi gula nasional mampu memenuhi kebutuhan domestik.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v






















Tinggalkan Balasan