EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
KPK Usut Mark-up Bansos Presiden

KPK Usut Mark-up Bansos Presiden

KPK menduga adanya mark-up harga dan penurunan kualitas dalam pengadaan bansos Presiden. Kerugian negara akibat dugaan mark-up bansos ini mencapai Rp250 miliar.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 September 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi dalam pengadaan bantuan sosial (bansos) Presiden saat pandemi COVID-19. Salah satu fokus penyidikan adalah indikasi mark-up harga dan penurunan kualitas barang.

Gabung WA Channel EKOIN di sini

Pada Selasa, 9 September lalu, penyidik memanggil Michael Setiaputra, Kepala Cabang PT Sungai Budi Group, untuk diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan ini dilakukan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, bersama dua orang lainnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa penyidikan berfokus pada kualitas serta harga barang yang disediakan oleh perusahaan. “Tentunya didalamnya terkait dengan kualitas barang yang disediakan, termasuk juga dengan harganya,” ujarnya pada Kamis, 11 September.

Mark-up Bansos dan Kualitas Barang Dipertanyakan

KPK menduga terdapat pengondisian yang memungkinkan terjadinya penurunan kualitas serta mark-up nilai bansos. “Apakah sesuai atau ada dugaan-dugaan pengondisian sehingga bisa menurunkan kualitas barang atau melakukan mark-up dari nilai barang tersebut,” tambah Budi.

Berita Menarik Pilihan

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

Tunjangan Naik Berlipat-lipat, Kok Hakim Masih Tergoda ‘Uang Haram’

Selain Michael Setiaputra, komisi antirasuah juga memanggil sejumlah pihak lain. Mereka adalah Vloro Maxi Sulaksono (Direktur PT Cipta Mitra Artha), Agung Tri Wibowo (Direktur PT Mesail Cahaya Berkat), dan Floreta Tane (Direktur PT Dwimukti Graha Elektrindo).

Meski begitu, KPK belum merinci lebih lanjut hasil pemeriksaan. Menurut Budi, fokus utama saat ini adalah klarifikasi dari para vendor atau penyedia barang dan jasa terkait pengadaan bansos.

Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tersangka dalam perkara ini, yaitu Ivo Wongkaren, Direktur Utama PT Mitra Energi Persada. Perbuatan tersangka dinilai merugikan negara hingga Rp250 miliar. Nilai kerugian tersebut masih bisa bertambah, mengingat penghitungan kerugian masih berlangsung.

Dalam kasus ini, sekitar enam juta paket bansos Presiden yang dibagikan di wilayah Jabodetabek pada 2020 terindikasi bermasalah. Distribusi dilakukan dalam tiga tahap, masing-masing dua juta paket.

Bansos yang dikorupsi itu berasal dari program Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Paket bantuan disalurkan dalam goodiebag berlogo Istana Kepresidenan berisi beras, minyak goreng, biskuit, hingga sembako lainnya.

PT Sungai Budi Group sendiri dikenal sebagai perusahaan agribisnis besar di Indonesia. Beberapa produknya cukup populer, seperti minyak goreng dan tepung dengan merek Rose Brand. Keterlibatan perusahaannya dalam perkara ini menjadi sorotan publik.

KPK menegaskan akan terus memanggil pihak-pihak terkait untuk mengungkap aliran dana dan modus yang digunakan dalam dugaan mark-up bansos. Penyelidikan diarahkan untuk memastikan bahwa pihak yang bertanggung jawab benar-benar diproses hukum.

Kasus ini menambah daftar panjang korupsi terkait bansos COVID-19. Padahal, bantuan itu diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak pandemi secara langsung, terutama di wilayah perkotaan dengan mobilitas tinggi seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

KPK berkomitmen menuntaskan kasus yang telah menimbulkan kerugian besar bagi negara sekaligus merugikan masyarakat penerima manfaat. Transparansi pengadaan bansos disebut sebagai kunci agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.

( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: bansosJokowikorupsiKPKmark-upSungai Budi
Post Sebelumnya

Kejagung Periksa Pejabat Bank Mandiri dalam Korupsi Pertamina

Post Selanjutnya

Trauma Healing untuk Korban Banjir dan Longsor di Bali

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi suap hakim PN Depok. Dua diantaranya selain...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi

Tunjangan Naik Berlipat-lipat, Kok Hakim Masih Tergoda ‘Uang Haram’

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto kecewa berat atas perilaku lancung para hakim. Tertangkanya hakim ketua dan wakil Pengadilan Negeri...

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan anak usaha milik Kementerian Keuangan menyebabkan Ketua PN Depok dan Wakilnya...

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pengurusan...

Post Selanjutnya
Trauma Healing untuk Korban Banjir dan Longsor di Bali

Trauma Healing untuk Korban Banjir dan Longsor di Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.