Jakarta EKOIN.CO- Presiden Prabowo Subianto menargetkan penciptaan jutaan lapangan kerja baru sebagai prioritas utama pemerintahannya. Ia menegaskan langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang mendesak, sekaligus upaya memperkuat perekonomian nasional. Ikuti kabar terbaru via WA Channel EKOIN.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan goyah menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, isu-isu yang mencoba menurunkan kepercayaan rakyat tidak boleh mengalihkan fokus negara dalam menyejahterakan masyarakat.
“Saya menyesalkan ada pihak yang mencoba menurunkan kepercayaan rakyat. Namun, kami anggap itu tantangan. Pemerintah akan terus berdialog dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tegas Prabowo.
Target Lapangan Kerja untuk Pertumbuhan
Prabowo menekankan bahwa penciptaan jutaan lapangan kerja baru bukan hanya janji politik, melainkan program konkret yang akan diturunkan dalam kebijakan lintas sektor. Hal itu mencakup sektor pertanian, industri manufaktur, hingga ekonomi digital.
Ia menyebut keberhasilan target tersebut sangat bergantung pada kolaborasi pemerintah pusat, daerah, serta sektor swasta. Program ini diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Selain itu, Prabowo menyoroti pentingnya menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan zaman. Pendidikan vokasi, pelatihan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama.
Komitmen Konstitusi UUD 1945
Dalam pidatonya, Prabowo juga menegaskan fondasi kepemimpinan yang dijalankannya berpegang teguh pada UUD 1945. Ia menyebut tujuan negara sebagaimana tercantum dalam konstitusi adalah pedoman yang tidak dapat ditawar.
“Pegangan saya adalah konstitusi, UUD 1945, di mana tujuan utama negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ujar Prabowo menutup keterangannya.
Dengan menekankan komitmen konstitusional, pemerintah berharap penciptaan lapangan kerja tidak hanya soal ekonomi, melainkan juga tentang keberlanjutan bangsa. Langkah ini diharapkan menjaga persatuan nasional di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang.
Sejumlah pengamat menilai, strategi besar ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi persaingan global. Dukungan regulasi dan kebijakan yang ramah investasi dipandang sebagai faktor penentu.
Pemerintah juga menyiapkan program khusus untuk sektor UMKM yang dinilai menyerap tenaga kerja terbesar. Dengan dukungan akses pembiayaan dan digitalisasi, UMKM diharapkan semakin berdaya.
Sementara itu, dalam konteks pembangunan berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja juga diarahkan pada sektor ramah lingkungan. Energi terbarukan, pertanian hijau, dan industri bersih menjadi sorotan utama.
Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya menambah jumlah pekerja, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup rakyat secara menyeluruh. Program ini akan menjadi tolok ukur nyata dari komitmen pemerintah baru.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





