Jakarta,EKOIN.CO- Pemerintah resmi mengumumkan strategi baru terkait dana transfer ke daerah yang mulai berlaku tahun depan. Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa dana transfer akan dikirim secara utuh tanpa ada pemotongan, sebuah langkah yang diyakini dapat memperkuat pembangunan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Gabung WA Channel EKOIN
Transfer utuh dorong pertumbuhan ekonomi
Sri Mulyani menjelaskan, penghapusan pemotongan dalam mekanisme transfer daerah (TKD) akan membuat daerah lebih leluasa mengelola anggaran pembangunan. Kebijakan ini dinilai mampu mendorong efektivitas program di sektor prioritas, termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Menurut proyeksi pemerintah, pertumbuhan sektor pertanian pada tahun depan akan mencapai 4,1 persen, sektor manufaktur 5,2 persen, serta sektor informasi dan komunikasi 8,0 persen. Peningkatan tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi perekonomian nasional.
Kebijakan transfer utuh ini juga diyakini akan memacu kemandirian daerah dalam menyusun program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan lebih optimal.
Langkah ini dianggap sejalan dengan upaya mempercepat pemerataan pembangunan serta mengurangi ketimpangan antarwilayah di Indonesia.
Strategi baru perkuat sinergi pusat-daerah
Sri Mulyani menekankan bahwa strategi transfer dana utuh merupakan bagian dari desain besar fiskal yang menekankan transparansi dan akuntabilitas. “Dengan dana yang diterima secara penuh, daerah diharapkan bisa meningkatkan kualitas belanja publik,” jelasnya.
Pemerintah berharap model baru ini tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga memperbaiki kualitas layanan publik di tingkat daerah.
Di sisi lain, pemerintah daerah dituntut untuk lebih disiplin dalam mengelola anggaran. Transparansi penggunaan dana akan menjadi kunci untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Kementerian Keuangan memastikan akan melakukan pengawasan intensif terhadap penyaluran dan pemanfaatan transfer dana agar tepat sasaran.
Dengan strategi ini, diharapkan kualitas pembangunan di daerah dapat meningkat pesat sekaligus memberikan dorongan nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Kebijakan tersebut juga dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah serius memperkuat sinergi antara pusat dan daerah untuk menghadapi tantangan ekonomi global.
Ke depan, transfer dana utuh akan menjadi instrumen penting untuk menyeimbangkan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Pemerintah optimistis langkah ini akan memberikan efek berantai yang positif, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, hingga penguatan daya beli masyarakat.
Dengan demikian, transfer dana utuh bukan hanya sekadar kebijakan fiskal, melainkan juga strategi pembangunan jangka panjang yang membawa manfaat luas.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





