EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pemprov DKI Naikkan Insentif RT dan RW

Pemprov DKI Naikkan Insentif RT dan RW

Pemprov DKI akan menaikkan insentif RT dan RW mulai Oktober 2025. Kenaikan insentif ini diharapkan memperkuat pelayanan publik berbasis masyarakat.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
14 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan kenaikan insentif bagi pengurus RT dan RW yang akan mulai berlaku pada Oktober 2025. Kebijakan ini diambil untuk memperkuat peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan publik dan keamanan lingkungan.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan bahwa kenaikan insentif tersebut sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025. “Anggarannya telah masuk dalam APBD-P 2025. Mudah-mudahan Oktober sudah mulai distribusi (insentif),” ujarnya usai menghadiri acara Jakarta BERJAGA 2.0 di Gelora Bung Karno, Minggu (14/9).

Kenaikan insentif untuk RT dan RW

Rano Karno menjelaskan, insentif untuk pengurus RT akan naik sekitar 25 persen dari Rp2 juta menjadi kisaran Rp2,5 juta per bulan. Sementara, insentif RW dari Rp2,5 juta akan meningkat bertahap menjadi sekitar Rp3 juta per bulan. “Tentu ini tidak bisa langsung, tapi bertahap,” tegasnya.

Kebijakan ini sekaligus menjadi tindak lanjut janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Pilkada 2024. Saat itu, Pramono menegaskan pentingnya penguatan peran RT dan RW dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.

Berita Menarik Pilihan

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

Pemprov DKI menilai kemampuan keuangan daerah yang mencapai triliunan rupiah cukup memadai untuk mendukung program ini. Karena itu, penambahan anggaran insentif RT dan RW diajukan dalam APBD-P 2025.

Dukungan pelayanan publik berbasis masyarakat

Selain kenaikan insentif, Pemprov DKI juga tengah mengkaji penyederhanaan sistem penyaluran dana. Mekanisme ini diharapkan membuat distribusi insentif lebih cepat, tepat waktu, dan transparan.

Rano menambahkan, penyaluran dana akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan anggaran daerah. Dengan begitu, pengurus RT dan RW di seluruh wilayah Jakarta bisa merasakan manfaat kebijakan ini secara merata.

Pemprov berharap kebijakan ini dapat meningkatkan motivasi pengurus RT dan RW untuk bekerja lebih optimal. Dukungan insentif yang lebih besar diharapkan mampu mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Kebijakan peningkatan insentif juga sejalan dengan target pembangunan Jakarta yang inklusif dan berdaya saing. Pemprov menilai, memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat komunitas merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib dan aman.

Dengan adanya kenaikan insentif, pengurus RT dan RW dipandang akan lebih fokus dalam memberikan pelayanan publik berbasis masyarakat. Hal ini diharapkan menjadi bagian dari strategi Pemprov dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang semakin maju dan ramah warga.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: insentifJakartapelayanan publikPemprov DKIRTRW
Post Sebelumnya

Prabowo Disambut Panglima TNI di Bali

Post Selanjutnya

Prabowo Alokasikan Dana Abadi Pesantren Nasional

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Pump and Dump Saham DADA: Modus Rumor Global di Balik Aksi Exit Strategy Pengendali

Pump and Dump Saham DADA: Modus Rumor Global di Balik Aksi Exit Strategy Pengendali

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Aksi jual berlanjut pada 8–9 Januari 2026, ketika KPII kembali melepas 1,6 miliar saham di kisaran harga Rp63 per saham, menghasilkan tambahan dana sekitar Rp100,80...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (6/2).

IHSG Berpeluang Menguat, Tapi Sinyal Koreksi Masih Mengintai Pasar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Level penopang terdekat diperkirakan berada di 7.854 dan 7.654, sementara batas atas pergerakan harian berada di rentang 8.181 hingga 8.318.

Post Selanjutnya
Prabowo Alokasikan Dana Abadi Pesantren Nasional

Prabowo Alokasikan Dana Abadi Pesantren Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.