EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
Wabah Kolera Merebak, 60 Negara Terpapar

Wabah Kolera Merebak, 60 Negara Terpapar

WHO mencatat 6.000 kematian akibat kolera pada 2024. Pasokan vaksin kolera masih jauh dari kebutuhan global.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
15 September 2025
Kategori HIBURAN, KESEHATAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jenewa EKOIN.CO – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan dunia terkait penyebaran kolera yang kian meluas. Pada 2024, lebih dari 6.000 orang meninggal akibat penyakit ini, naik 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan tersebut menegaskan bahwa wabah masih jauh dari terkendali.
Gabung WA Channel EKOIN di sini

Dalam laporan global terbarunya, WHO mencatat kenaikan kasus kolera sebesar 5 persen pada 2024 dibandingkan tahun 2023. Penyakit yang bisa dicegah dan diobati ini kini tercatat sudah menyebar ke 60 negara. Angka tersebut meningkat signifikan dari 45 negara pada 2023.

Menurut WHO, penyebab utama tingginya penyebaran kolera antara lain konflik, perubahan iklim, perpindahan penduduk, dan lemahnya infrastruktur air bersih maupun sanitasi. Situasi ini mengancam masyarakat di berbagai wilayah yang sistem kesehatannya masih rapuh.

“Seperempat kematian terjadi di masyarakat, di luar fasilitas kesehatan. Ini menyoroti kesenjangan serius dalam akses perawatan,” ungkap WHO dalam laporan yang dipublikasikan Minggu (14/9/2025).

Wabah Kolera Meluas dan Kematian Meningkat

Sebanyak 12 negara melaporkan lebih dari 10.000 kasus kolera sepanjang 2024. Tujuh di antaranya menghadapi wabah besar untuk pertama kali. Kondisi ini memperlihatkan bahwa banyak negara belum memiliki sistem kesiapsiagaan yang kuat.

Berita Menarik Pilihan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

Afrika menjadi kawasan paling terdampak dengan tingkat kematian naik dari 1,4 persen pada 2023 menjadi 1,9 persen di 2024. Fakta ini menunjukkan keterbatasan akses layanan kesehatan yang masih dialami jutaan orang di benua tersebut.

Yang mengejutkan, kolera kembali muncul di Komoro setelah lebih dari 15 tahun negara itu bebas dari wabah. Hal ini mempertegas ancaman berulang yang bisa menyerang kapan saja.

Vaksin Kolera Masih Terbatas

Di tengah situasi genting, vaksin dipandang sebagai harapan utama. WHO menjelaskan bahwa vaksin oral kolera (OCV) terbaru, Euvichol-S®, sudah masuk stok global sejak awal 2024. Namun, tingginya permintaan membuat pasokan belum memadai.

Pada 2024, kebutuhan mencapai 61 juta dosis, tetapi hanya 40 juta dosis yang tersedia untuk penggunaan darurat di 16 negara. WHO tetap menerapkan strategi sementara dengan pemberian satu dosis hingga 2025 karena keterbatasan suplai.

Data awal 2025 menegaskan wabah belum menunjukkan penurunan. Hingga pertengahan tahun, 31 negara sudah melaporkan adanya kasus kolera. WHO menilai risiko global akibat penyakit ini masih sangat tinggi.

Sebagai langkah darurat, WHO memperkuat pengawasan kesehatan, menyalurkan pasokan medis, serta membantu koordinasi penanganan lapangan. Edukasi masyarakat tentang pentingnya air bersih dan sanitasi sehat juga terus digencarkan.

WHO menekankan bahwa pencegahan kolera hanya bisa tercapai melalui akses air bersih, sanitasi yang memadai, serta komunikasi publik yang efektif untuk memutus rantai penularan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: duniakesehatankoleravaksinwabahWHO
Post Sebelumnya

PBNU Tegaskan Tak Terlibat Korupsi Haji

Post Selanjutnya

Danantara Lirik Tiga Proyek Nikel Vale Indonesia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Kolase foto Dini Kurnia (kiri) dan Ressa Rizky Rosano (kanan). Dini muncul ke publik meminta Ressa mengakui putra mereka, Aldan, di saat Ressa tengah berjuang mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak kandung dari penyanyi Denada. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Meski mengaku telah menjalani kehidupan baru dan tidak lagi berkomunikasi dengan Ressa, Dini berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan...

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse (Ist)

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun...

Post Selanjutnya
Danantara Lirik Tiga Proyek Nikel Vale Indonesia

Danantara Lirik Tiga Proyek Nikel Vale Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.