EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pekerja RI Kian Ramai Ambil Side Job

Pekerja RI Kian Ramai Ambil Side Job

Fenomena side job kian marak di Indonesia. Banyak pekerja menjadikannya strategi bertahan hidup.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
15 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Fenomena side job atau pekerjaan sampingan semakin marak di kalangan pekerja Indonesia. Berdasarkan riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), tercatat 8,2% pekerja Indonesia memiliki side job. Angka ini lebih tinggi dari estimasi nasional sebelumnya dan menandakan semakin banyak orang yang mencari sumber penghasilan tambahan.
Gabung WA Channel EKOIN

“Banyaknya pekerja dengan side jobs bisa memberi indikasi awal. Fenomena ini bukan sekadar tren, tapi alarm bahwa pendapatan utama jutaan pekerja Indonesia belum mencukupi,” tulis Labor Market Brief LPEM UI, Senin (15/9/2025).

Side Job Jadi Strategi Bertahan Hidup

Data Sakernas Agustus 2024 menunjukkan, ada lima provinsi dengan proporsi pekerja sampingan tertinggi. Nusa Tenggara Barat mencatat 17,1%, Nusa Tenggara Timur 16,6%, DI Yogyakarta 15,9%, Sulawesi Barat 15,1%, dan Lampung 13,6%. Angka tersebut hampir dua kali lipat dari rata-rata nasional.

Fenomena ini mengindikasikan pekerjaan utama banyak yang gagal menutup kebutuhan dasar rumah tangga. LPEM UI menilai struktur ekonomi di beberapa daerah membuat masyarakat harus mencari lebih dari satu sumber pendapatan.

Dari sisi lokasi, jumlah pekerja dengan side job lebih banyak di perkotaan, yakni sekitar 11,5 juta orang. Sementara di perdesaan, jumlahnya 7,8 juta orang meskipun populasi desa lebih besar.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Ketimpangan Gender dan Generasi dalam Side Job

Riset LPEM UI juga mengungkap ketimpangan berdasarkan gender. Dari total 108,3 juta pekerja laki-laki, sekitar 14 juta atau 12,9% di antaranya memiliki side job. Sedangkan dari 107 juta pekerja perempuan, hanya 5% atau sekitar 5,3 juta yang punya pekerjaan sampingan.

Ketimpangan ini muncul karena laki-laki lebih banyak bekerja di sektor fleksibel, seperti jasa, perdagangan, dan pekerjaan fisik, yang memungkinkan mereka mengambil pekerjaan tambahan. Sementara perempuan cenderung terbebani urusan domestik sehingga ruang untuk mencari penghasilan tambahan lebih terbatas.

Dilihat dari generasi, pekerja Gen Z justru tercatat lebih tinggi persentasenya, yakni 12,9% dari total pekerja generasi tersebut. Namun, jumlah absolut pekerja dengan side job lebih banyak ditemukan di generasi yang lebih tua, yakni sekitar 17,2 juta orang.

LPEM UI menjelaskan, hal ini bisa jadi dipengaruhi pencatatan resmi yang belum sepenuhnya mampu menangkap dinamika gig economy. Pekerjaan berbasis platform digital yang umum di kalangan Gen Z sering tidak tercatat sebagai pekerjaan sampingan dalam survei nasional.

Meski demikian, rata-rata pekerja yang mengambil side job menambah jam kerja sekitar 12 jam per minggu atau 2–3 jam per hari. Angka ini masih dalam batas moderat dibandingkan pekerjaan penuh waktu.

Dari sisi positif, side job bisa menjadi sarana mengoptimalkan waktu, menambah pengalaman, dan tentu saja meningkatkan pendapatan. Namun di sisi lain, tambahan pekerjaan di luar jam utama berisiko menambah tekanan fisik dan mental, serta mengganggu keseimbangan hidup.

“Lebih sering lagi, side jobs muncul bukan karena pilihan, tetapi keterpaksaan. Upah utama yang tak cukup membuat jutaan pekerja menjadikannya strategi bertahan hidup,” tulis laporan LPEM UI. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


.

Tags: ekonomiGen Zgig economypekerja Indonesiapekerjaan sampinganside job
Post Sebelumnya

Hakim Putuskan SBN 700 Triliun Rupiah Bukan Bukti

Post Selanjutnya

Diplomat Indonesia Tewas Dibunuh, Lima Tersangka Ditangkap Polisi Peru

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Diplomat Indonesia Tewas Dibunuh, Lima Tersangka Ditangkap Polisi Peru

Diplomat Indonesia Tewas Dibunuh, Lima Tersangka Ditangkap Polisi Peru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.