EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pramono Anung Jawab Polemik Pagar Beton

Pramono Anung Jawab Polemik Pagar Beton

Pagar beton di laut Cilincing menuai keluhan nelayan karena mengganggu aktivitas melaut. Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan pagar beton dibangun untuk melindungi pesisir.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
16 September 2025
Kategori EKOBIS, INFRASTRUKTUR
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Pagar beton yang dibangun di perairan Cilincing, Jakarta Utara, menuai keluhan dari para nelayan. Mereka menyebut keberadaan pagar beton itu mengganggu aktivitas melaut serta menurunkan hasil tangkapan ikan. Polemik ini mendapat perhatian serius, hingga Gubernur Jakarta Pramono Anung turun langsung memberikan penjelasan resmi terkait pembangunan tersebut.

Gabung WA Channel EKOIN untuk berita terbaru

Sejumlah nelayan lokal menyatakan kondisi mereka kian sulit sejak pagar beton berdiri di tengah laut. Rizky, salah satu nelayan, menuturkan pagar tersebut menjadi hambatan besar saat mereka mencari ikan di wilayah tangkapan yang biasa dilalui.

Penjelasan Gubernur Soal Pagar Beton

Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pembangunan pagar beton di Cilincing bukan tanpa alasan. Ia menyebut keberadaan pagar tersebut merupakan bagian dari proyek penguatan kawasan pesisir untuk mencegah abrasi sekaligus melindungi masyarakat pesisir dari ancaman gelombang tinggi.

“Pagar beton di laut Cilincing adalah langkah strategis untuk menjaga keamanan kawasan pesisir, namun kami tetap memperhatikan kebutuhan nelayan,” kata Pramono Anung dalam keterangannya.

Berita Menarik Pilihan

Perdagangan Sesi Sore IHSG Ditutup Melemah Akibat Koreksi Bursa Global

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

Menurutnya, pemerintah sedang mencari solusi agar pagar beton itu tidak sepenuhnya mengganggu aktivitas nelayan. Pramono menambahkan bahwa evaluasi teknis akan dilakukan, termasuk pembukaan jalur khusus bagi perahu nelayan yang terdampak.

Nelayan Minta Solusi Konkret

Di sisi lain, nelayan berharap agar kebijakan tersebut tidak mengorbankan mata pencaharian mereka. Rizky menuturkan, sejak ada pagar beton, hasil tangkapan ikan semakin berkurang karena area tangkap mereka menyempit.

“Kami jadi susah cari ikan, hasilnya menurun. Harapan kami ada jalan keluar supaya kami tetap bisa melaut,” ujarnya.

Beberapa nelayan juga mengkhawatirkan potensi konflik antar nelayan jika ruang tangkap semakin terbatas. Situasi ini membuat kebutuhan sehari-hari mereka makin sulit dipenuhi.

Pemerintah daerah berencana menggelar dialog terbuka dengan perwakilan nelayan untuk mencari jalan tengah. Diskusi tersebut akan melibatkan dinas terkait agar langkah yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Pakar kelautan menilai pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur pesisir dan keberlangsungan ekonomi nelayan. Menurut mereka, pagar beton bisa bermanfaat jika dirancang dengan akses yang ramah terhadap kapal nelayan tradisional.

Pramono menegaskan kembali bahwa semua pihak akan dilibatkan dalam evaluasi agar kebijakan pagar beton tidak merugikan nelayan Cilincing. “Kami tidak ingin pembangunan ini menimbulkan masalah baru, melainkan solusi bagi semua,” tegasnya.

Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan keresahan nelayan bisa mereda, sambil menunggu langkah konkret yang akan diambil pemerintah. Situasi di Cilincing kini menjadi sorotan publik karena menyangkut keberlangsungan hidup ribuan nelayan kecil.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: CilincingJakartalautnelayanpagar betonPramono Anung
Post Sebelumnya

12 Korporasi Diawasi Kemenhut karena Karhutla

Post Selanjutnya

Dukung Program Penurunan Angka Stunting, Kodim 1710/Mimika Beri Makanan Tambahan Kepada Balita Jelang Peringatan HUT Ke-80 TNI

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Perdagangan Sesi Sore IHSG Ditutup Melemah Akibat Koreksi Bursa Global

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sentimen positif pertumbuhan ekonomi Indonesia tak serta merta mempertahankan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia...

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kena semprot Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat Rapat Kerja...

Ilustrasi Pengangguran (Ist)

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Turun 0,11 Persen, Orang Nganggur Sebanyak 7,35 Juta Orang

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran tercatat menjadi 7,35 juta orang, berkurang sekitar 109.000 orang per...

Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi bersama Ketua AEI Armand Wahyudi Hartono, Pejabat Sementara Dirut Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik, sejumlah pejabat dari OJK, BEI dan pengurus AEI

Dukungan Asosiasi Emiten Mantapkan OJK Percepat Reformasi Penguatan Pasar Modal

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) memberikan dukungan terhadap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan rormasi penguatan integritas pasar modal...

Post Selanjutnya
Dukung Program Penurunan Angka Stunting, Kodim 1710/Mimika Beri Makanan Tambahan Kepada Balita Jelang Peringatan HUT Ke-80 TNI

Dukung Program Penurunan Angka Stunting, Kodim 1710/Mimika Beri Makanan Tambahan Kepada Balita Jelang Peringatan HUT Ke-80 TNI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.