EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pemerintah Tepis Isu Kelangkaan BBM Shell

Pemerintah Tepis Isu Kelangkaan BBM Shell

Stok BBM nasional dipastikan aman dan terkendali. Bahlil sarankan Shell dan BP AKR gandeng Pertamina.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
18 September 2025
Kategori EKOBIS, ENERGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Banyumas EKOIN.CO – Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, menepis isu kelangkaan BBM di SPBU swasta seperti Shell dan BP AKR. Ia menegaskan stok bahan bakar nasional masih aman, serta menyarankan perusahaan swasta bekerja sama dengan Pertamina untuk memastikan pasokan terjaga.

Ikuti berita terbaru lewat WA Channel EKOIN

Isu ini mencuat setelah muncul keluhan warganet di media sosial mengenai antrean panjang di beberapa SPBU Shell. Sejumlah unggahan bahkan mengaitkannya dengan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan Shell akibat keterbatasan impor bahan bakar.

Bahlil menegaskan bahwa persoalan BBM tidak terkait dengan kebijakan izin impor. Ia menyebut pemerintah memiliki mekanisme khusus untuk menjaga ketersediaan energi nasional.

BBM dan Stabilitas Pasokan Nasional

Menurut Bahlil, solusi terbaik untuk mengatasi isu pasokan adalah memperkuat sinergi dengan Pertamina. “Kalau Shell atau BP AKR merasa kekurangan, beli saja ke Pertamina. Itu perusahaan milik negara yang memang ditugaskan menjaga pasokan,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Ia menambahkan, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk khawatir berlebihan. Stok BBM nasional disebut masih dalam kondisi terkendali, baik dari sisi distribusi maupun cadangan.

Bahlil juga menekankan, pemerintah tidak pernah menutup akses impor sepenuhnya. Hanya saja, izin impor harus disesuaikan dengan kebutuhan nasional serta prinsip keadilan antara perusahaan swasta dan BUMN.

BBM, PHK, dan Klarifikasi Pemerintah

Kabar soal potensi PHK massal karyawan Shell ikut menyebar di tengah isu kelangkaan. Bahlil menyatakan, isu itu tidak berhubungan langsung dengan kebijakan pemerintah. “Kalau ada PHK, itu masalah internal perusahaan. Jangan dikaitkan dengan pasokan BBM nasional,” jelasnya.

Ia meminta publik untuk tidak mudah termakan kabar simpang siur di media sosial. Menurutnya, informasi yang tidak akurat justru dapat memicu keresahan.

Bahlil menilai, yang terpenting saat ini adalah menjaga kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan energi. Pemerintah disebut terus memantau distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Menteri ESDM juga telah menugaskan jajarannya untuk memastikan semua SPBU memiliki stok yang cukup. Hal itu dilakukan guna menghindari panic buying yang justru bisa memperparah situasi.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap isu kelangkaan yang sempat viral bisa segera mereda. Bahlil menegaskan, kerja sama semua pihak menjadi kunci menjaga stabilitas pasokan BBM.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Bahlil LahadaliaBBMBP AKRPertaminaPHKShell
Post Sebelumnya

Bongkar Habis! Kejagung Periksa 6 Saksi, Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan Bikin Geleng-Geleng

Post Selanjutnya

Emiten Tekstil SBAT Kolaps, BUMN Rugi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Emiten Tekstil SBAT Kolaps, BUMN Rugi

Emiten Tekstil SBAT Kolaps, BUMN Rugi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.