EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
PT Timah Targetkan Produksi 30.000 Ton Timah pada 2026

PT Timah Targetkan Produksi 30.000 Ton Timah pada 2026

PT Timah menargetkan produksi bijih timah mencapai 30.000 ton Sn pada 2026. Penertiban tambang ilegal dan pengembangan infrastruktur menjadi strategi utama perusahaan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
23 September 2025
Kategori EKOBIS, ENERGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA EKOIN.CO – PT Timah Tbk (TINS) Optimistis Capai Target Produksi 30.000 Ton Timah pada 2026. Target ini meningkat signifikan dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025 yang sebesar 21.500 ton Sn. Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, menyatakan optimisme ini berdasarkan tren pemulihan produksi sejak Mei 2025 dan strategi penertiban tambang ilegal yang sedang dijalankan.

Pemulihan Produksi dan Optimisme Pencapaian Target 2025

Pada semester pertama 2025, PT Timah mengalami penurunan produksi bijih timah sebesar 32% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari 10.250 ton menjadi 6.997 ton. Produksi logam timah juga turun 29% menjadi 6.870 ton. Namun, sejak Mei 2025, produksi mulai menunjukkan tren positif, dengan angka produksi bulanan meningkat dari 1.228 ton pada Mei menjadi 1.877 ton pada Agustus. Restu Widiyantoro optimistis target RKAP 2025 sebesar 21.500 ton dapat tercapai berkat perbaikan tata kelola dan dukungan Satgas Internal serta koperasi penambang.

Strategi Penertiban Tambang Ilegal untuk Meningkatkan Produksi

Salah satu langkah strategis yang diambil PT Timah untuk mencapai target produksi adalah penertiban tambang ilegal di wilayah Bangka Belitung. Restu menjelaskan bahwa selama ini perusahaan kesulitan bersaing dengan penambang ilegal yang tidak membayar royalti dan biaya reklamasi. Untuk itu, PT Timah membentuk Satgas Internal yang bertugas melakukan penyekatan wilayah dan penertiban tambang ilegal. Selain itu, perusahaan juga membina koperasi penambang untuk mengalihkan aktivitas penambangan ilegal menjadi legal. Saat ini, PT Timah telah membina 30 koperasi dan menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 200–300 koperasi dalam waktu dekat.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Peningkatan Infrastruktur dan Kolaborasi dengan Pihak Terkait

Untuk mendukung peningkatan produksi, PT Timah fokus pada pengembangan infrastruktur tambang, termasuk optimasi tambang darat dan tambang primer di Paku (Bangka Tengah) dan Batu Besi (Belitung Timur). Perusahaan juga melakukan uji coba penggunaan ponton isap produksi di laut untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu, PT Timah bekerja sama dengan institusi lain seperti Kejaksaan, Kepolisian, dan Angkatan Laut untuk memperbaiki sistem pengamanan wilayah izin usaha pertambangan (IUP) agar aktivitas penambangan ilegal dapat diminimalisir.

Proyeksi Produksi 2026 dan Tantangan yang Dihadapi

Dengan langkah-langkah strategis yang telah diambil, PT Timah menargetkan produksi bijih timah mencapai 30.000 ton Sn pada tahun 2026. Namun, perusahaan menyadari bahwa tantangan besar masih ada, terutama terkait dengan penambang ilegal dan cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi operasional tambang. Restu Widiyantoro menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pertambangan yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan optimisme dan strategi yang matang, PT Timah berkomitmen untuk meningkatkan produksi timah nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen timah terbesar di dunia.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: koperasi penambangproduksi timahPT TimahRKAP 2025strategi produksitambang ilegal
Post Sebelumnya

Supratman Andi Agtas Perkenalkan Protokol Jakarta di Forum BRICS

Post Selanjutnya

Indonesia Pimpin Dunia dengan 959 Perusahaan Tambang Batu Bara

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
Indonesia Pimpin Dunia dengan 959 Perusahaan Tambang Batu Bara

Indonesia Pimpin Dunia dengan 959 Perusahaan Tambang Batu Bara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.