Jakarta, EKOIN.CO – Kepala BGN Dadan Hindayana: Kami Tidak Risau Soal Penyerapan Anggaran MBG Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengancam akan menarik kembali anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika penyerapan anggaran tidak optimal hingga Oktober 2025. Dadan menegaskan bahwa BGN tidak khawatir dengan ancaman tersebut dan optimis anggaran MBG akan terserap sesuai target.
BGN Optimis Anggaran MBG Terserap Sesuai Target
Dadan menjelaskan bahwa penyerapan anggaran MBG sangat bergantung pada jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi. Pada awal pelaksanaan MBG, jumlah SPPG masih terbatas, sehingga penyerapan anggaran juga terbatas. Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah SPPG, penyerapan anggaran diperkirakan akan meningkat signifikan. Dadan menargetkan pada Oktober 2025, jumlah SPPG akan mencapai sekitar 20.000 unit, yang akan mempercepat penyerapan anggaran hingga mencapai Rp 20 triliun pada November 2025.
Meskipun hingga 8 September 2025, realisasi anggaran MBG baru mencapai Rp 13,2 triliun atau sekitar 18,6% dari total pagu Rp 71 triliun, Dadan tetap optimis bahwa penyerapan anggaran akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah SPPG dan distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.
Menkeu Purbaya Tegaskan Penyerapan Anggaran MBG Harus Optimal
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya penyerapan anggaran MBG yang optimal. Purbaya menyebutkan bahwa jika penyerapan anggaran MBG tidak maksimal hingga Oktober 2025, pemerintah akan menarik kembali anggaran tersebut dan mengalihkan ke program lain atau untuk menutup defisit dan utang negara. Namun, Purbaya juga menegaskan bahwa Kementerian Keuangan siap membantu BGN dalam mempercepat penyerapan anggaran MBG.
Purbaya menambahkan bahwa pemerintah akan mengirimkan tim dari Kementerian Keuangan untuk membantu percepatan penyerapan anggaran MBG. Ia juga menyatakan kesiapan untuk mengalihkan anggaran MBG yang tidak terserap ke program bantuan pangan langsung jika diperlukan.
Tantangan dan Upaya BGN dalam Meningkatkan Penyerapan Anggaran MBG
Dadan mengakui bahwa tantangan utama dalam penyerapan anggaran MBG adalah pembangunan SPPG yang memerlukan waktu dan sumber daya yang cukup besar. Namun, ia memastikan bahwa BGN telah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pembangunan SPPG dan distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.
Selain itu, Dadan juga menekankan pentingnya koordinasi antara BGN, Kementerian Keuangan, dan instansi terkait lainnya dalam memastikan penyerapan anggaran MBG berjalan lancar. Ia berharap dengan adanya dukungan dan kerjasama yang baik, program MBG dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya komitmen dari kedua belah pihak, diharapkan program MBG dapat mencapai tujuannya dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, ibu hamil, dan balita, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





