EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
Kemenko PMK Dorong Integrasi AI dalam Pendidikan Vokasi di China-ASEAN Forum 2025

Kemenko PMK Dorong Integrasi AI dalam Pendidikan Vokasi di China-ASEAN Forum 2025

Maykal oleh Maykal
23 September 2025
Kategori BREAKING NEWS, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tiongkok, EKOIN.CO-Kemenko PMK menegaskan pentingnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam memperkuat sistem pendidikan vokasi. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK yang juga Ketua Tim Koordinasi Nasional Vokasi (TKNV), Ojat Darojat, menyampaikan bahwa integrasi AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak agar lulusan vokasi mampu berdaya saing di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan dalam forum internasional The 2025 China-ASEAN Forum on Upgrading Vocational Education Standard Through AI Integration yang digelar di Nanning, Guangxi, Tiongkok, pada Senin (15/9/2025).

Forum ini mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, dan lembaga pendidikan vokasi dari Tiongkok, Indonesia, serta negara-negara ASEAN untuk membahas standar baru pendidikan vokasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pasar tenaga kerja global.

“Integrasi AI dalam sistem pendidikan vokasi adalah keniscayaan. Kita tidak hanya ingin melahirkan lulusan yang siap kerja, tetapi juga generasi yang mampu berinovasi dan menjadi pelaku utama dalam transformasi industri global,” tegas Ojat.

Dalam paparannya, Ojat menyampaikan lima gagasan utama. Pertama, integrasi AI dalam kurikulum vokasi sebagai kompetensi inti yang wajib dikuasai peserta didik. Kedua, pembangunan ekosistem kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan industri untuk memperkuat riset, penyusunan standar, serta program magang berbasis AI. Ketiga, standarisasi lintas negara ASEAN–Tiongkok guna menyusun kompetensi vokasi bersama yang diakui secara regional. Keempat, pemanfaatan AI untuk memperluas akses pendidikan melalui platform digital dan layanan inklusif hingga ke wilayah terpencil. Kelima, menjadikan AI sebagai katalisator dalam menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

“Sebagai Ketua Tim Koordinasi Nasional Vokasi (TKNV), Kemenko PMK berkomitmen memastikan kebijakan vokasi Indonesia selalu terhubung dengan kebutuhan industri sekaligus selaras dengan perkembangan standar internasional, termasuk melalui kerja sama ASEAN–Tiongkok,” jelasnya.

Kehadiran Indonesia dalam forum ini menegaskan pentingnya kemitraan ASEAN–Tiongkok dalam membangun kualitas sumber daya manusia di bidang vokasi. Melalui kolaborasi erat dengan Tiongkok, Indonesia optimistis mampu mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Forum tersebut diikuti oleh perwakilan pemerintah Tiongkok, negara-negara ASEAN, industri, akademisi, serta lembaga pendidikan vokasi dari berbagai kawasan.

*******
Biro Komunikasi dan Persidangan
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
roinfohumas@kemenkopmk.go.id
www.kemenkopmk.go.id
X: @kemenkopmk
IG : kemenko_pmk
Fb: kemenkopmkri

Post Sebelumnya

Pemerintah Luncurkan Program Paket Ekonomi 2025 untuk Perluas Lapangan Kerja dan Perkuat Investasi

Post Selanjutnya

Menko AHY Ikut ASN Run 2025, Ajak Aparatur Negara Hidup Sehat dan Produktif

Maykal

Maykal

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI untuk sisa masa jabatan...

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendesak pemerintah agar tidak menganaktirikan guru honorer di tengah masifnya pengangkatan PPPK untuk tenaga teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prioritas Terbelah: Program Makan Bergizi Mulus ke PPPK, Nasib Guru Honorer Masih ‘Digantung’ Anggaran

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

Menurutnya, kepastian hukum penting agar guru dapat menjalankan tugas tanpa tekanan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan secara bertahap. Ia mencontohkan...

Post Selanjutnya
Menko AHY Ikut ASN Run 2025, Ajak Aparatur Negara Hidup Sehat dan Produktif

Menko AHY Ikut ASN Run 2025, Ajak Aparatur Negara Hidup Sehat dan Produktif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.