EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Penjelasan BGN soal Burger dan Spageti di MBG

Penjelasan BGN soal Burger dan Spageti di MBG

Menu burger dan spageti dalam program MBG hanya disajikan sebagai selingan, bukan menu utama. BGN menegaskan program MBG tetap berlandaskan gizi seimbang sesuai pedoman nasional.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
28 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO-  Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan terkait menu burger dan spageti yang sempat disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, menu tersebut bukan bagian dari sajian utama, melainkan selingan atas permintaan siswa.

Gabung WA Channel EKOIN untuk update berita terkini

Dadan menjelaskan, menu utama program MBG tetap berlandaskan pedoman gizi seimbang. Sementara itu, burger dan spageti hanya diberikan sesekali oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bentuk variasi agar anak-anak tidak bosan dengan sajian yang ada.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga menyesuaikan aspirasi peserta didik. “SPPG berinisiatif membuat menu selingan berbasis permintaan siswa. Menu selingan itu hanya sesekali,” ujar Dadan.

MBG dan Variasi Menu Gizi

Program MBG dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar di Indonesia melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi. Menu utama yang disiapkan tetap mengacu pada prinsip empat sehat lima sempurna dengan dominasi nasi, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Meski begitu, variasi menu kadang diberikan untuk menjaga minat anak dalam mengonsumsi makanan. Dadan menyebut burger dan spageti bisa dipadukan dengan bahan lokal seperti sayur, telur, maupun daging ayam yang tetap bernilai gizi.

Ahli gizi sebelumnya menyoroti penyajian makanan cepat saji dalam program tersebut, khawatir akan menggeser esensi edukasi gizi. Namun, pihak BGN menekankan bahwa pengaturan menu tetap memprioritaskan kesehatan dan keseimbangan nutrisi.

Respons Publik dan Penjelasan Teknis

Munculnya burger dan spageti di menu MBG sempat memicu perdebatan publik. Beberapa pihak khawatir anak-anak akan terbiasa dengan makanan cepat saji. Menanggapi hal ini, Dadan memastikan makanan tersebut bukanlah standar yang dipakai setiap hari.

Ia menegaskan, variasi menu justru menjadi salah satu strategi agar peserta didik lebih semangat mengonsumsi makanan sehat. Selain itu, pengolahan burger dan spageti dalam program MBG berbeda dengan produk cepat saji di pasaran, karena dibuat dengan bahan segar dan dipantau oleh tenaga gizi.

“Tujuannya agar anak tidak jenuh. Namun kami tetap menjaga kualitas bahan dan nilai gizi yang sesuai standar,” jelasnya.

Ke depan, BGN berkomitmen memperkuat koordinasi dengan SPPG dan para ahli gizi untuk memastikan setiap menu selaras dengan tujuan program, yakni mendukung tumbuh kembang anak.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam mendukung generasi sehat, produktif, dan berdaya saing. Dadan menambahkan, keterlibatan berbagai pihak sangat penting agar kualitas implementasi semakin baik.

Dengan adanya klarifikasi ini, BGN berharap masyarakat memahami bahwa burger dan spageti dalam MBG bukan bentuk penyimpangan, melainkan variasi terbatas untuk memperkaya pengalaman makan siswa.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BGNburgergiziMBGprogram pemerintahspageti
Post Sebelumnya

KPK Panggil Ria Norsan Terkait Korupsi Jalan

Post Selanjutnya

Prabowo Instruksikan Percepatan Sertifikat SLHS MBG

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Prabowo Instruksikan Percepatan Sertifikat SLHS MBG

Prabowo Instruksikan Percepatan Sertifikat SLHS MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.