Jakarta EKOIN.CO – Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp72 triliun untuk mendukung tiga program strategis di sektor perikanan. Tiga program tersebut mencakup pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, revitalisasi tambak di kawasan pantura, serta pengadaan kapal nelayan baru. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah.
Gabung WA Channel EKOIN di sini
Rencana tersebut diharapkan dapat menyerap 568.000 tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pemerintah menilai program ini akan menjadi dorongan penting dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperbaiki rantai pasok produk laut nasional.
Investasi perikanan untuk kesejahteraan nelayan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menjelaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan difokuskan pada penyediaan infrastruktur dasar, perumahan, dan fasilitas pengolahan ikan. Dengan demikian, komunitas nelayan bisa lebih produktif sekaligus memiliki lingkungan hidup yang lebih layak.
Selain itu, revitalisasi tambak pantura akan diarahkan pada modernisasi teknologi budidaya perikanan. Tambak-tambak yang tersebar di pesisir Jawa bagian utara akan ditingkatkan kapasitas produksinya, sehingga mampu menghasilkan komoditas unggulan yang bernilai ekspor.
Untuk melengkapi dukungan tersebut, pemerintah juga menyiapkan kapal-kapal nelayan baru yang lebih modern. Kapal ini akan dibekali dengan teknologi pendingin dan penyimpanan, agar hasil tangkapan tetap segar hingga sampai ke pasar.
Peluang kerja di sektor perikanan
Program investasi perikanan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut lapangan pekerjaan. Diperkirakan lebih dari setengah juta tenaga kerja akan terserap, mulai dari pembangunan kampung nelayan, pengelolaan tambak, hingga operasional kapal penangkap ikan.
Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan, sebagian besar tenaga kerja tersebut berasal dari daerah pesisir yang selama ini mengandalkan sektor perikanan sebagai sumber penghidupan. Dengan adanya program ini, peluang ekonomi di wilayah pesisir akan semakin terbuka lebar.
Selain membuka lapangan kerja, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan laut. Setiap kapal nelayan baru yang dibagikan akan dilengkapi sistem ramah lingkungan agar ekosistem laut tetap terjaga.
Sejalan dengan itu, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih juga akan dipadukan dengan program pemberdayaan perempuan nelayan. Pemerintah ingin memastikan bahwa keluarga nelayan ikut merasakan manfaat dari program ini, tidak hanya para kepala keluarga yang melaut.
Dari sisi ekonomi makro, suntikan Rp72 triliun ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian nasional. Selain memperkuat ketahanan pangan berbasis laut, program ini juga dapat mendorong ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar internasional.
Pemerintah menargetkan seluruh program bisa berjalan serentak mulai tahun depan, dengan pengawasan langsung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dengan pola pelaksanaan terintegrasi, manfaat program diharapkan dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat nelayan.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





