EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM POLITIK
Prabowo: Jadi Pemimpin itu Jangan Mengandalkan Jabatan dan Pangkat Tapi Prestasi

Prabowo: Jadi Pemimpin itu Jangan Mengandalkan Jabatan dan Pangkat Tapi Prestasi

Prabowo menegaskan seleksi pemimpin TNI kini berbasis prestasi, bukan senioritas. Reformasi kepemimpinan menjadi kunci membangun TNI yang profesional dan tangguh.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
6 Oktober 2025
Kategori POLITIK, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO –Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya reformasi kepemimpinan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI)  bahwa seleksi pemimpin tidak harus berpatokan pada senioritas. izin diberikan  kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan tiga kepala staf angkatan untuk mengedepankan prestasi, profesionalisme, serta semangat pengabdian dalam menentukan calon pemimpin TNI.

Amanat itu disampaikan pada upacara peringatan HUT ke-80 TNI di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).  kebijakan ini diambil untuk menciptakan  kepemimpinan terbaik yang mampu menjawab tantangan zaman dan menjaga profesionalitas TNI.

Prabowo: Seleksi Kepemimpinan TNI Berbasis Prestasi

Dipidatonya, Prabowo menginstruksikan kepada para kepala staf agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses seleksi calon pemimpin di TNI. Prajurit juga berhak punya pemimpin yang baik.

“Saya memberi izin kepada Panglima TNI dan kepala staf dalam rangka seleksi kepemimpinan tidak perlu terlalu memperhitungkan senioritas, yang penting prestasi, pengabdian, cinta tanah air,” ujar Prabowo di hadapan ribuan prajurit.

Kebijakan ini, lanjut Prabowo, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kompetisi sehat di kalangan perwira TNI. Ia menilai, hanya dengan sistem yang berorientasi pada prestasi, kualitas kepemimpinan nasional dapat terus meningkat.

Berita Menarik Pilihan

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Prabowo juga meminta terbuka dan objektif agar setiap prajurit memiliki peluang yang sama untuk berkarier berdasarkan kemampuan dan dedikasi. “Panglima TNI dan kepala staf terus-menerus saya perintahkan menilai pemimpin-pemimpin yang ada di TNI. Prajurit kita berhak dan menuntut kepemimpinan yang terbaik,” tegasnya.

Kriteria Kepemimpinan Ideal di Tubuh TNI

Prabowo menjelaskan, seorang pemimpin TNI harus mampu menjadi teladan dalam disiplin, tanggung jawab, dan keberanian. Ia menekankan pentingnya prinsip “Ing Ngarso Sung Tulodo” (bhs jawa)— memberi contoh di depan, memimpin dengan keteladanan, bukan sekadar perintah.

“Untuk itu, TNI memerlukan kepemimpinan yang terbaik. Saya atas nama negara, bangsa, dan rakyat, mengingatkan semua unsur pimpinan TNI dari setiap eselon untuk selalu membina diri dan memberi contoh,” kata Prabowo.

Pemimpinitu jangan hanya mengandalkan jabatan dan pangkat, tetapi juga kualitas moral dan kemampuan strategis menghadapi perkembangan zaman.  pemimpin yang baik harus memahami tugasnya secara mendalam dan mampu menginspirasi bawahannya untuk berbuat lebih baik.

Peringatan keras Prabowo tidak ada tempat bagi mereka yang tidak profesional. “Tidak ada tempat untuk pemimpin-pemimpin yang tidak kompeten, yang tidak profesional, yang tidak mengerti tugasnya,” ucapnya dengan nada tegas.

Pernyataan Presiden itu menjadi penegasan atas komitmen pemerintah memperkuat profesionalisme militer Indonesia di tengah tuntutan global yang semakin kompleks. Ia menilai, transformasi sistem kepemimpinan di TNI akan menjadi fondasi penting bagi kekuatan pertahanan negara.

Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat integritas, meningkatkan motivasi prajurit muda, serta memperluas ruang bagi inovasi di bidang pertahanan. Para pengamat menilai, sistem berbasis prestasi seperti ini mampu mengikis budaya senioritas yang selama ini kerap menghambat kaderisasi.

Selain itu, kebijakan ini menegaskan komitmen Prabowo untuk memastikan setiap prajurit TNI mendapat kesempatan berkembang secara adil, tanpa terhambat hierarki usia atau angkatan.

Kehadiran Prabowo di Monas pada peringatan HUT ke-80 TNI menjadi momentum simbolik dalam perjalanan sejarah militer Indonesia — menandai babak baru menuju profesionalisme dan integritas dalam kepemimpinan TNI.

Langkah Presiden ini juga menjadi pesan moral bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya bergantung pada senjata, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.


Kebijakan Presiden Prabowo yang meniadakan senioritas dalam seleksi pemimpin TNI merupakan langkah penting menuju sistem kepemimpinan modern berbasis prestasi. Reformasi ini dapat meningkatkan keadilan dan efisiensi dalam proses regenerasi perwira.

Transformasi tersebut juga diharapkan melahirkan pemimpin militer yang adaptif terhadap tantangan masa depan serta mampu menjaga kedaulatan bangsa.

Peningkatan kualitas kepemimpinan menjadi fokus utama agar TNI tetap tangguh, profesional, dan dicintai rakyat.

Selain memperkuat moral pasukan, kebijakan ini membuka peluang luas bagi prajurit muda untuk berkontribusi lebih besar.

Dengan semangat keteladanan dan cinta tanah air, arah baru kepemimpinan TNI diyakini akan membawa Indonesia pada pertahanan nasional yang lebih kuat dan modern. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di:
👉 https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: kepemimpinanketeladananPrabowo Subiantoprofesionalismereformasi militerTNI
Post Sebelumnya

Aktivis Greta Thunberg Disiksa Otoritas Israel

Post Selanjutnya

Indonesia Punya Drone 24 Jam Nonstop Mengudara Tampa Henti Cipta Anak Bangsa

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Depok, Ekoin.co - Tak hanya Wakilnya, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok dan juru sita ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Suasana persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa kini tengah mendalami dugaan penyimpangan tata kelola dan perencanaan proyek yang diduga merugikan keuangan negara. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sidang Korupsi Chromebook: Jaksa Ungkap Nama Nadiem dan Dugaan ‘Setelan’ Proyek Sebelum Pengadaan

oleh Admin EKOIN.CO
6 Februari 2026
0

Persidangan juga menampilkan dokumen yang mengungkap perbedaan mencolok antara harga pasar perangkat dan nilai pengadaan.

Post Selanjutnya
Indonesia Punya Drone 24 Jam Nonstop Mengudara Tampa Henti Cipta Anak Bangsa

Indonesia Punya Drone 24 Jam Nonstop Mengudara Tampa Henti Cipta Anak Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.