EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
*Menkum Supratman Andi Agtas Tegaskan Royalti Musik Harus Dinikmati Pencipta, Pangkas Biaya Operasional Jadi 8 Persen*

*Menkum Supratman Andi Agtas Tegaskan Royalti Musik Harus Dinikmati Pencipta, Pangkas Biaya Operasional Jadi 8 Persen*

Maykal oleh Maykal
8 Oktober 2025
Kategori BREAKING NEWS, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa royalti musik harus benar-benar dinikmati oleh para pencipta.

Hal ini disampaikan dalam acara Executive Breakfast Meeting ke-4 yang diselenggarakan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (IKA Fikom Unpad) di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2025).

“Bagi saya, tugas saya adalah harus royalti itu dinikmati oleh mereka (musisi),” kata Supratman.

Menurut Supratman, pengelolaan royalti musik sebelumnya tidak optimal, terutama untuk platform digital yang belum diatur dalam Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) sebelumnya.

“Dulu yang digital sama sekali tidak diatur di dalam Permenkum. Karena itu sekarang, termasuk yang digital dan berkaitan dengan industri, phonogram terutama, saya sudah sampaikan itu akan semua tetap lewat Lembaga Manajemen Kolektif (LMK),” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Sjafrie Sjamsoeddin Rangkul Tokoh Lintas Disiplin, Noe Letto Perkuat Analisis Sosial-Budaya DPN

Nyaris Setahun Menjabat, Meutya Hafid Disebut Tak Punya Terobosan Lawan Sindikat Kamboja

Namun, ia menyoroti kurangnya transparansi dalam pengelolaan royalti oleh LMK. Beberapa LMK tidak melaporkan data lengkap, seperti fotokopi KTP dan NPWP anggota yang berwenang, sehingga sulit menentukan siapa yang berhak atas royalti.

“(Namun) sampai saat ini, tidak ada yang menggugat. Saya boleh menduga, bukan menuduh, tapi menduga ada sesuatu yang tidak beres,” tegas Supratman.

Untuk memastikan royalti sampai ke tangan pencipta, Supratman memperkenalkan kebijakan baru melalui Permenkum 27 Tahun 2025. Salah satu poin utamanya adalah memangkas biaya operasional yang boleh dipungut oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan LMK dari maksimal 20 persen menjadi hanya 8 persen.

“Itu artinya, 12 persen harus kembali sebenarnya kepada pencipta,” jelasnya.

Supratman menambahkan, kebijakan ini akan terus dievaluasi hingga transparansi dan digitalisasi dalam pengelolaan royalti oleh LMK dan LMKN berjalan optimal.

“Kalau kemudian nanti suatu saat kita sudah menganggap bahwa ada transparansi dan digitalisasi entah itu dari LMK maupun dari LMKN yang sudah bagus, mungkin akan kita kembalikan sesuai dengan yang baru,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Ketua Umum IKA Fikom Unpad, Hendri Satrio (Hensa), menyambut baik kebijakan tersebut.

Menurutnya, royalti menjadi isu penting di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto karena musisi membutuhkan pendapatan dari karya mereka.

“Royalti adalah hal yang sering diperbincangkan di era Presiden Prabowo, dan memang musisi butuh pendapatan dari karya mereka sendiri,” kata Hensa, yang dikenal sebagai analis komunikasi politik juga Founder Lembaga Survei KedaiKOPI.

“Oleh karena itu, kami merasa hal ini perlu dibahas dalam Executive Breakfast Meeting ke-4 IKA Fikom Unpad,” tutup Hensa.(*)

 

Post Sebelumnya

IKA Fikom Unpad Resmi Berbadan Hukum, Terima SK AHU dari Menkum Langsung!*

Post Selanjutnya

Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Airlangga: “Indonesia Masih Tumbuh Solid di Tengah Ketidakpastian Global”

Maykal

Maykal

Berita Terkait

Sabrang Mowo Damar Panuluh (Noe Letto) dan Frank Alexander Hutapea saat menghadiri pelantikan Tenaga Ahli DPN oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Keduanya resmi bergabung dalam 12 tenaga ahli untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional, Minggu (18/1/2026). (Foto: Dok. Kemenhan/Istimewa)

Sjafrie Sjamsoeddin Rangkul Tokoh Lintas Disiplin, Noe Letto Perkuat Analisis Sosial-Budaya DPN

oleh Ainurrahman
18 Januari 2026
0

“Masukan disampaikan melalui mekanisme kelembagaan DPN dan menjadi bahan pertimbangan pimpinan dewan, termasuk Menteri Pertahanan,” ujar Rico dalam keterangannya, Minggu...

Meutya Hafid

Nyaris Setahun Menjabat, Meutya Hafid Disebut Tak Punya Terobosan Lawan Sindikat Kamboja

oleh Hasrul Ekoin
18 Januari 2026
0

“Setiap domain yang diblokir segera digantikan dengan yang lain dalam hitungan detik. Pola ini menunjukkan negara hanya memotong cabang, bukan...

KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Api Gegara Banjir, Cek Daftarnya!

KAI Batalkan 38 Perjalanan Kereta Api Gegara Banjir, Cek Daftarnya!

oleh Ainurrahman
18 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Curah hujan tinggi sebabkan rel kereta terendam banjir, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 38 perjalanan kereta...

Sebanyak 283 taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan ke Aceh Tamiang. (Foto: Ist)

Misi Kemanusiaan di Aceh Tamiang: 283 Taruna Akpol Terjun Pulihkan Daerah Pascabencana

oleh Hasrul Ekoin
18 Januari 2026
0

Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan para taruna akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat...

Post Selanjutnya
Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Airlangga: “Indonesia Masih Tumbuh Solid di Tengah Ketidakpastian Global”

Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Airlangga: “Indonesia Masih Tumbuh Solid di Tengah Ketidakpastian Global”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.