EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA KRIMINAL
Pembunuhan Sadis Pegawai Minimarket  Karawang, Pelaku Ditangkap di Purwakarta

Pembunuhan Sadis Pegawai Minimarket Karawang, Pelaku Ditangkap di Purwakarta

Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan setelah sempat kabur ke Purwakarta. Motif utama pembunuhan didorong oleh tekanan ekonomi dan nafsu sesaat.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Oktober 2025
Kategori KRIMINAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Karawang, EKOIN.CO – Kasus pembunuhan tragis terhadap Dina Oktaviani, pegawai minimarket berusia 21 tahun, telah mengguncang masyarakat Karawang dan sekitarnya. Kata pembunuhan kini kembali menjadi sorotan publik setelah jasad Dina ditemukan mengapung di Sungai Citarum, Dusun Munjul Kaler, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Senin, 7 Oktober 2025.

Penemuan itu bermula dari laporan warga yang mencium bau menyengat di sekitar sungai. Setelah dilakukan pengecekan, petugas menemukan tubuh korban dalam kondisi mengenaskan. Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk menelusuri jejak pelaku yang ternyata masih satu lingkungan kerja dengan korban.

Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Purwakarta

Setelah penyelidikan intensif, polisi mengungkap identitas pelaku pembunuhan sebagai Heryanto (27), kepala toko tempat Dina bekerja. Pria itu sempat menghilang usai kejadian, memicu spekulasi di kalangan warga sekitar. Upaya pencarian dilakukan secara masif, hingga akhirnya tim gabungan berhasil menangkap Heryanto di sebuah minimarket di Rest Area KM 72A, Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.

Penangkapan itu dilakukan setelah pelaku masuk daftar pencarian orang (DPO). Menurut keterangan pihak kepolisian, penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. Heryanto langsung digelandang ke Mapolres Karawang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

“Pelaku mengakui seluruh perbuatannya tanpa paksaan. Ia mengaku terdesak kebutuhan ekonomi,” ujar Kapolres Karawang AKBP Aldo Ferdian dalam keterangannya, Rabu (9/10).

Motif Keji dan Pengakuan Mengerikan

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa motif utama pembunuhan tersebut adalah faktor ekonomi. Heryanto mengaku merencanakan aksinya dengan mengajak Dina ke rumahnya di wilayah Karawang dengan alasan tertentu. Namun, di lokasi itu, pelaku justru mencekik dan membekap korban hingga tak bernyawa.

Yang lebih mengejutkan, pelaku mengaku memperkosa korban setelah meninggal dunia, sebelum akhirnya membuang jasadnya ke Sungai Citarum untuk menghilangkan jejak. Tak hanya itu, Heryanto juga membawa lari barang berharga milik korban seperti perhiasan yang kemudian dijual untuk kebutuhan pribadi.

Pengakuan tersebut membuat publik marah. Banyak warga yang tak percaya bahwa seorang atasan yang dikenal ramah dan baik di tempat kerja bisa melakukan tindakan sekejam itu.

Warga sekitar mengaku masih terkejut dengan kejadian tersebut. “Kami semua kenal dia (Heryanto), kelihatannya biasa saja. Tidak menyangka kalau dia bisa sekejam itu,” ungkap seorang warga, Rini (32), yang tinggal tak jauh dari rumah pelaku.

Kisah pilu ini dengan cepat menyebar di media sosial. Ribuan pengguna internet membanjiri kolom komentar dengan ungkapan duka dan kemarahan, menuntut agar pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Jeratan Hukum dan Proses Penyidikan Lanjutan

Pihak kepolisian menjerat Heryanto dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian, disertai pasal tambahan terkait pemerkosaan dan pencurian. Ancaman hukuman maksimalnya bisa mencapai seumur hidup atau pidana mati.

“Kasus ini kami tangani secara serius. Tidak ada toleransi untuk tindakan sekeji ini,” tegas AKBP Aldo Ferdian menambahkan.

Kini, penyidik tengah menelusuri lebih jauh apakah pelaku memiliki catatan kriminal sebelumnya. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap sejumlah saksi, termasuk rekan kerja korban di minimarket tersebut. Barang bukti seperti pakaian korban, tali pembekap, dan perhiasan telah diamankan.

Keluarga korban yang masih dirundung duka berharap proses hukum berjalan adil. “Kami hanya ingin keadilan untuk Dina. Dia anak baik, rajin, dan tidak pernah punya masalah dengan siapa pun,” ujar ayah korban dengan suara bergetar.

Gelombang Empati dan Refleksi Sosial

Tragedi pembunuhan Dina Oktaviani menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang bahaya kekerasan berbasis relasi dekat di tempat kerja. Banyak pihak menyoroti perlunya sistem keamanan dan pemantauan yang lebih ketat di lingkungan kerja ritel dan minimarket.

Aktivis perempuan juga menyerukan agar kasus ini dijadikan momentum memperkuat perlindungan terhadap pekerja perempuan, terutama mereka yang bekerja dalam sistem shift malam.

Selain itu, sejumlah lembaga kemanusiaan di Karawang turut menggalang dukungan bagi keluarga korban, baik dalam bentuk bantuan hukum maupun pendampingan psikologis. Media sosial pun menjadi ruang empati, di mana banyak orang mengirim doa dan pesan belasungkawa untuk almarhumah Dina.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu proses peradilan yang akan menentukan nasib pelaku. Polisi memastikan bahwa proses hukum berjalan transparan dan tidak akan berhenti hingga vonis dijatuhkan.

Kasus ini tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga mengguncang rasa kemanusiaan publik. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, tragedi seperti ini mengingatkan kita bahwa empati dan kewaspadaan sosial tetap menjadi pondasi moral yang tak boleh pudar.(*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di: https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Dina OktavianiHeryantoKarawangkriminalminimarketpembunuhan
Post Sebelumnya

Korupsi Dermaga Batuampar: Kerugian Rp 30,6 Miliar Terungkap

Post Selanjutnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Bentrok Data Dengan Bahlil Soal Subsidi LPG

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Bentrok Data Dengan Bahlil Soal Subsidi LPG

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Bentrok Data Dengan Bahlil Soal Subsidi LPG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.