EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Selebgram Lula Lahfah (Ist)

Selebgram Lula Lahfah (Ist)

Penyebab Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Tunggu Hasil Visum

Yudi Permana oleh Yudi Permana
26 Januari 2026
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co — Polisi masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Fatmawati untuk memastikan penyebab kematian selebgram Lula Lahfah, yang ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandar menyatakan bahwa kepastian medis terkait kematian korban baru dapat disimpulkan setelah laporan resmi rumah sakit diterbitkan pada Senin, 27 Januari 2026.

“Untuk Lula, masih menunggu dokter. Senin (27/1/2026) baru ada hasil visum sementaranya dari RS Fatmawati,” ujar Iskandar kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Iskandar, proses tersebut diperlukan untuk menentukan apakah kematian korban mengandung unsur tindak pidana atau disebabkan faktor kesehatan.

Hingga kini, penyelidikan masih mengacu pada bukti ilmiah yang dikumpulkan melalui pemeriksaan forensik.

Berita Menarik Pilihan

Ombudsman Apresiasi Raja Ampat, Putusan PN Sorong Akhirnya Dieksekusi Meski Belum Tuntas

Tak Terima Diklakson, Dua Pemotor Rusak Spion Mobil di Tangsel

Belum Ada Kepastian Waktu Kematian

Polisi juga belum dapat memastikan estimasi waktu kematian korban. Penentuan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan tenaga medis forensik berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam.

“Belum bisa dipastikan karena itu ranah dokter. Kami tidak memiliki kapasitas untuk memastikan kondisi kesehatan korban sebelum meninggal,” kata Iskandar.

Ia menjelaskan, informasi waktu kematian memiliki peran penting dalam penyidikan untuk mencocokkan keterangan saksi, rekaman kamera pengawas, serta aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Dugaan Awal Henti Napas

Berdasarkan keterangan awal dari tim medis, korban diketahui mengalami henti napas saat ditemukan. Namun, polisi menegaskan bahwa penyebab klinis dari kondisi tersebut belum dapat dipastikan tanpa hasil pemeriksaan laboratorium.

“Yang jelas terjadi henti napas, itu keterangan dokter. Namun, penyebab pastinya akan dijelaskan setelah hasil dari RS Fatmawati keluar,” ujar Iskandar.

Ia menambahkan, kepolisian hanya mengacu pada keterangan resmi dari RS Fatmawati sebagai institusi yang menangani korban secara langsung.

“Banyak pendapat dari pihak lain, tetapi yang sah secara hukum bagi kami hanya dari RS Fatmawati,” tegasnya.

Analisis CCTV dan Pemeriksaan Saksi

Dalam rangka mengungkap kronologi kejadian, penyidik juga melakukan analisis terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Pemeriksaan ini bertujuan menyusun linimasa aktivitas korban sebelum meninggal dunia.

“Penyidik masih menganalisis CCTV untuk mengurutkan kronologi kejadiannya. Penyelidikan terus berlangsung,” kata Iskandar.

Selain itu, polisi telah memeriksa sejumlah saksi awal, yakni asisten rumah tangga, sopir pribadi, dan petugas keamanan apartemen. Ketiganya merupakan pihak pertama yang mengetahui kondisi korban dan melaporkan kepada kepolisian.

“Saksi yang sudah diperiksa sementara adalah ART, sopir, dan sekuriti. Mereka yang pertama menginformasikan kejadian tersebut kepada kami,” ujar Iskandar.

Seluruh keterangan saksi telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dan akan dikonfrontasikan dengan hasil visum serta bukti digital untuk menentukan kesimpulan akhir penyelidikan. (*)

Tags: Hasil VisumLula LahfahPenyebab Kematianpolisiselebgram.
Post Sebelumnya

Aturan Baru Registrasi Kartu Seluler, Wajib Biometrik dan Beberapa Ketentuannya

Post Selanjutnya

Longsor Cisarua Bandung Barat Tewaskan 16 Orang, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih

Ombudsman Apresiasi Raja Ampat, Putusan PN Sorong Akhirnya Dieksekusi Meski Belum Tuntas

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta,Ekoin.co– Setelah bertahun-tahun mengabaikan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat akhirnya mulai melaksanakan kewajiban hukumnya....

Polisi mengamankan dua pelaku berinisial MAU dan DBA. Foto: Humas PMJ

Tak Terima Diklakson, Dua Pemotor Rusak Spion Mobil di Tangsel

oleh Aminuddin Sitompul
4 Februari 2026
0

Tangsel, Ekoin.co - Satreskrim Polres Tangerang Selatan mengungkap kasus pengrusakan spion mobil yang terjadi di Jalan Pondok Hijau Golf, Kelurahan...

Kornas JPPI Ubaid Matraji

Soroti Siswa Bundir di NTT, JPPI: Kegagalan Pemerintah Melindungi Hak Anak Atas Pendidikan

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kematian tragis seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di NTT yang diduga mengakhiri hidup karena tak mampu membeli...

Presiden Prabowo Subianto pidato di depan Anggota Rakornas sinergi pemerintah pusat dan daerah soal sampah

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Bogor,Ekoin.co – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal buruknya penanganan sampah di Indonesia. Di hadapan seluruh kepala daerah...

Post Selanjutnya
Bencana Longsor di Cisarua, Bandung Barat

Longsor Cisarua Bandung Barat Tewaskan 16 Orang, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.