Bandung Barat, Ekoin.co – Bencana longsor terjadi di Kampung Kuda, RT 01 RW 10, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah tertimbun material tanah dan menelan korban jiwa.
Hingga Minggu (25/1/2026), Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang diduga tertimbun longsor. Proses evakuasi dilakukan secara manual dan menggunakan alat berat, menyesuaikan dengan kondisi medan dan ketebalan material.
“Total ada 11 saudara yang masih dicari. Istri saya selamat karena saat kejadian berada di rumah bagian atas,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan bahwa hingga Minggu sore jumlah kantong jenazah yang berhasil dievakuasi mencapai 16 kantong.
“Dari 16 kantong jenazah, tujuh korban telah berhasil diidentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI,” ujar Hendra di lokasi, Minggu (25/1).
Adapun korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi yakni Suryana (57), Jajang Tarta (35), Nining (40), Dadang Apung (60), Nurhayati (42), M. Kori (30), dan Lina Lismayanti (43).
Sementara itu, korban yang belum teridentifikasi telah dibawa ke RSUD Cibabat, Cimahi, untuk proses identifikasi lanjutan. Tim DVI telah mengambil sampel DNA dari jenazah guna dicocokkan dengan data keluarga korban.
“Seluruh proses identifikasi dilakukan secara teliti dengan melibatkan tenaga medis dan forensik, serta mengedepankan aspek kemanusiaan,” kata Hendra.
Selain operasi pencarian dan evakuasi, Polri bersama instansi terkait juga mendirikan pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian. Pos tersebut disiapkan untuk memantau kondisi kesehatan fisik dan psikologis warga terdampak bencana.
“Kami memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak selama masa tanggap darurat,” tambahnya. (*)





