EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Wamendag Roro saat kunjungan kerja ke PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Ist)

Wamendag Roro saat kunjungan kerja ke PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Ist)

Wamendag Roro Datangi PT Sinar Mas, Minyak Goreng Mahal dan Langka?

Iwan Purnama oleh Iwan Purnama
28 Januari 2026
Kategori EKOBIS
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bekasi, Ekoin.co — Pemerintah Indonesia menegaskan langkah ofensifnya dalam memperkuat posisi minyak sawit nasional di pasar global. Menindaklanjuti The 8th Pakistan Edible Oil Conference (PEOC) 2026, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyerap langsung masukan konstruktif pelaku usaha strategis guna merespons tuntutan pasar internasional yang kian ketat terhadap isu keberlanjutan, keamanan pangan, dan ketertelusuran produk.

Hal tersebut disampaikan Wamendag Roro saat kunjungan kerja ke PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/1). Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak sekadar membangun narasi, tetapi memastikan praktik keberlanjutan dijalankan di lapangan.

“Usai menghadiri PEOC 2026 di Pakistan, kami merangkum berbagai isu utama yang menjadi perhatian pemangku kepentingan global, mulai dari keamanan pangan, praktik pengolahan minyak nabati, hingga tuntutan produk yang makin sustainable. Ini adalah tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat sinergi pemerintah dan dunia usaha, serta memperkokoh daya saing sawit Indonesia,” ujar Wamendag Roro.

Salah satu instrumen kunci yang terus didorong pemerintah adalah penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Skema ini mewajibkan pelaku usaha memenuhi standar ketat, mulai dari penyelesaian konflik lahan yang terdokumentasi, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga pemenuhan standar ketenagakerjaan.

Dengan demikian, keberlanjutan tidak berhenti pada komitmen administratif, tetapi terimplementasi nyata dalam operasional bisnis.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Di sisi kebijakan perdagangan luar negeri, pemerintah menempuh dua jalur strategis secara simultan. Pertama, menjaga kelancaran ekspor tanpa mengorbankan ketersediaan dan keterjangkauan pasokan dalam negeri. Kedua, memperkuat transparansi dan kepastian kebijakan agar pelaku usaha memiliki prediktabilitas dalam berinvestasi dan mengembangkan pasar.

Langkah tersebut diperkuat melalui penyempurnaan tata kelola ekspor sawit, meliputi penyederhanaan prosedur, penguatan sistem ketertelusuran (traceability), serta dorongan praktik usaha berkelanjutan.

Strategi tersebut dinilai krusial untuk menjaga daya saing sawit Indonesia di tengah meningkatnya sensitivitas pasar global terhadap isu lingkungan dan sosial.

Pakistan sendiri merupakan salah satu pasar utama minyak sawit Indonesia. Dari rangkaian pertemuan dengan pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi industri setempat, terkonfirmasi bahwa sawit Indonesia berperan vital dalam menjaga stabilitas pasokan minyak nabati, menawarkan harga kompetitif, serta menopang industri pengolahan pangan Pakistan. Indonesia pun dipandang sebagai mitra dagang yang konsisten, efisien, dan dapat diandalkan.

Dalam pertemuan tersebut, Vice President Director SMART Gianto Widjaja dan Director of Corporate Affairs SMART Hari Hanawi memaparkan kinerja perusahaan, mulai dari kekuatan operasi hulu, pemanfaatan energi biogas dan bioenergi, hingga sistem distribusi dan logistik. Hari menegaskan, keberlanjutan merupakan fondasi bisnis SMART, bukan sekadar pelengkap.

“Hingga akhir 2024, 99,5 persen rantai pasok kelapa sawit SMART telah traceable to the plantation (TTP). Kami memiliki data ketertelusuran menyeluruh dan terus mendukung petani dalam rantai pasok global untuk mencapai 100 persen TTP,” ujar Hari.

Selain itu, SMART juga menggencarkan pemberdayaan masyarakat. Sepanjang 2024, perusahaan menjalankan 189 proyek pemberdayaan, termasuk mendukung 113 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Ketua KADIN untuk Percepatan Ekspor Juan Permata Adoe menilai diversifikasi pasar menjadi kunci keberlanjutan ekspor. Ia mengapresiasi SMART sebagai contoh ekosistem industri sawit yang terintegrasi dari hulu ke hilir, serta menekankan pentingnya komunikasi dan kemitraan yang solid antara pemerintah dan dunia usaha.

“Pemerintah perlu terus memberi arahan dan membangun komunikasi yang intensif dengan pelaku usaha, baik di pusat maupun daerah. Upaya SMART patut diapresiasi karena mampu mengintegrasikan hulu hingga hilir secara konsisten,” tegas Adoe.

Usai pertemuan, Wamendag Roro meninjau langsung area penyimpanan dan proses produksi. SMART telah mengadopsi automated storage and retrieval system (ASRS) yang memungkinkan pemeriksaan stok secara presisi dan transparansi data real time. Sistem ini dinilai mendukung efisiensi operasional sekaligus menekan emisi dan limbah.

Kunjungan ini menegaskan arah kebijakan pemerintah: memperkuat legitimasi sawit Indonesia melalui data, praktik terbaik, dan kemitraan strategis, agar tetap kompetitif dan diterima di pasar global yang kian selektif. (*)

Tags: kunjungan kerjaminyak gorengPT Sinar Mas Agro Resources and Technology TbkRoroWamendag
Post Sebelumnya

Biaya Pembangunan Tol Serang-Panimbang Bengkak Rp1,6 Triliun, APBN Bisa Boncos

Post Selanjutnya

Kemenpora Tetapkan 21 Cabor Unggulan DBON, Fokus Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

Iwan Purnama

Iwan Purnama

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Menpora Erick Thohir menyampaikan 21 Desain besar Olahraga Nasional (DBON) ke Komisi X DPR RI

Kemenpora Tetapkan 21 Cabor Unggulan DBON, Fokus Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.