Tanggerang, Ekoin.co — Indomilk Arena akan menjadi saksi duel panas pekan ke-19 BRI Super League 2025/26 saat Persita Tangerang menjamu Persija Jakarta, Jumat (30/1). Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertarungan gengsi dua tim papan atas yang hanya terpaut jarak enam angka di klasemen sementara.
Misi Memangkas Jarak Empat Besar
Persita Tangerang yang kini nangkring di posisi kelima dengan 32 poin mengusung misi wajib menang untuk terus memangkas jarak dengan zona empat besar. Kolektivitas tim menjadi senjata utama pelatih Fabio Lefundes, dengan poros lini tengah yang tetap dipercayakan kepada duet Bae Sin-yeong dan tembok kokoh Javlon Guseynov.
Meski pada laga terakhir hanya mampu bermain imbang melawan Bhayangkara FC, Laskar Pendekar Cisadane memiliki rekam jejak impresif dengan catatan empat kemenangan beruntun sebelumnya. Kemenangan atas Persija akan menjadi sinyal kuat bahwa Persita siap bersaing di jalur juara.
Wajah Baru Macan Kemayoran
Di sisi lawan, Persija Jakarta datang dengan kekuatan yang sulit diprediksi. Setelah melakukan perombakan besar di paruh musim, pelatih Mauricio Souza berpeluang menurunkan sejumlah rekrutan anyar kelas berat. Nama-nama seperti bek naturalisasi Shayne Pattynama, Fajar Fathurrahman, Alaeddine Ajaraie, hingga Paulo Ricardo berpotensi melakoni debut sejak menit awal.
”Amunisi baru ini diharapkan mampu menjaga konsistensi tim,” ujar perwakilan manajemen tim. Persija saat ini berada di peringkat ketiga dengan 38 poin dan bermodal kemenangan penting atas Madura United di laga sebelumnya.
Badai Absen dan Memori Skor Telak
Meski datang dengan tenaga baru, Macan Kemayoran harus kehilangan pilar penting. Gelandang Hanif Sjahbandi dipastikan absen karena harus naik meja operasi, menyusul bek Alan Cardoso yang resmi dilepas. Tak hanya itu, komposisi pemain Persija kian tergerus akibat sanksi Komdis PSSI yang masih menjerat Van Basty Sousa, Bruno Tubarao, dan Ryo Matsumura.
Persita sendiri membawa motivasi ekstra untuk menghapus luka lama. Pada pertemuan pertama musim ini, mereka dicukur habis 4-0 oleh Persija. Pendekar Cisadane tentu tak ingin mengulang hasil buruk tersebut, mengingat kemenangan terakhir mereka atas sang tetangga terjadi cukup lama, yakni pada Juli 2023 silam.





