Jakarta, Ekoin.co – Akibat cuaca ekstrem musim hujan membuat banyak titik jalan berlubang disebabkan banjir yang merendam Jakarta dan sekitarnya.
Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat ada 27 terjadi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya sepanjang musim hujan Januari 2026.
“Total kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang dari 1 Januari sampai dengan 28 Januari 2026, ada 27 kejadian,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani, Kamis (29/1/2026).
AKBP Ojo Ruslani mengatakan dari 27 kejadian itu menyebabkan satu orang meninggal dunia, delapan luka berat dan 18 luka ringan.
Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menerangkan bahwa ada 4 faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Yakni, manusia (humas error), kendaraan, jalan dan cuaca.
KombesKomarudin menyebut dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya menyebabkan banyak titik jalan berlubang. Hal tersebut berpotensi menyebabkan gangguan kemacetan hingga kecelakaan.
“Dampak dari cuaca ekstrem yang juga salah satunya beberapa titik pada ruas jalan ada yang rusak, juga saat ini masih berlangsung pendataannya,” tuturnya.
Disampaikan Komarudin, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk upaya perbaikan jalan. Hal ini dilakukan guna memastikan keselamatan para pengendara.
“Untuk jalan yang rusak dan berpotensi terhadap gangguan mulai dari perlambatan atau kemacetan, hingga kecelakaan menjadi salah satu kegiatan yang rutin dilakukan, yang hasilnya dikoordinasikan kepada instansi terkait untuk perbaikan,” paparnya.
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.383 titik jalan berlubang yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta telah ditangani sejak 11 hingga 21 Januari 2026.
Penanganan tersebut dilakukan oleh Satuan Pelaksana Bina Marga mulai di tingkat kecamatan, suku dinas, serta dinas.
“Pendataan terhadap jumlah titik kerusakan jalan masih terus dilakukan dan dapat mengalami pembaruan seiring proses verifikasi di lapangan,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Kata Siti, pihaknya telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko bagi pengendara. Satpel Bina Marga di kecamatan, suku dinas, serta satgas pasukan kuning bergerak cepat melakukan pemantauan.
Setiap temuan jalan yang membutuhkan perbaikan langsung ditangani, agar tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Penanganan yang dilakukan saat ini merupakan langkah sementara dan darurat. Penambalan dilakukan menyesuaikan kondisi cuaca yang belum menentu. (Amsi)





