EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Suasana Rapat Pleno dipimpin Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis (29/1/2026). (Foto:Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto)

Suasana Rapat Pleno dipimpin Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis (29/1/2026). (Foto:Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto)

Rekonsiliasi Gedung Kramat: Gus Yahya Kembali Pimpin PBNU, Kiai Zulfa Mustofa Kembalikan Mandat

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
30 Januari 2026
Kategori NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi memulihkan posisi KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU dalam Rapat Pleno yang digelar di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Keputusan ini sekaligus menganulir hasil rapat pleno 9 Desember 2025 yang sebelumnya memberhentikan Gus Yahya.

Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai keputusan mendesak demi menjaga keutuhan organisasi.

“Demi kemaslahatan yang lebih besar, rapat pleno meninjau kembali sanksi pemberhentian KH Yahya Cholil Staquf dan memulihkan posisi beliau sebagai Ketua Umum PBNU,” tegas Kiai Miftach.

Permohonan Maaf dan Akuntabilitas Keuangan Dalam forum tersebut, Rais Aam mengajak peserta pleno untuk menerima permohonan maaf Gus Yahya atas sejumlah polemik yang terjadi, termasuk terkait ketidakcermatan dalam mengundang narasumber pada agenda AKN NU serta persoalan akuntabilitas keuangan.

Berita Menarik Pilihan

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Indonesia Kehilangan Saksi Integritas Polisi

“Saya mengusulkan agar rapat pleno menyepakati untuk menerima permohonan maaf KH Yahya Cholil Staquf atas kelalaian dalam pengelolaan keuangan PBNU yang belum memenuhi kaidah akuntabilitas,” lanjut Kiai Miftach.

Perbaikan Tata Kelola dan Surat Menyurat Selain pemulihan jabatan, rapat pleno juga menyepakati perbaikan sistem administrasi secara total.

Kiai Miftach menginstruksikan peninjauan kembali seluruh Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan tanpa tanda tangan lengkap empat pilar (Rais Aam, Katib Aam, Ketua Umum, dan Sekretaris).

Sistem digital persuratan (Digdaya) juga akan dipulihkan ke kondisi sebelum 23 November 2025 untuk menjamin transparansi organisasi.

Kembalinya Marwah Organisasi Rapat Pleno ini juga menerima pengembalian mandat dari KH Zulfa Mustofa yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat Ketua Umum.

Langkah Kiai Zulfa diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab moral yang terhormat demi keutuhan NU.

Kiai Miftach menegaskan penggunaan kewenangan Rais Aam sesuai Pasal 58 ART NU untuk menggelar pleno mendadak ini adalah untuk mencegah “mafsadat” atau kerusakan yang lebih besar.

“Jangan sampai di saat negara kita banyak bencana, kita justru ribut sendiri dan dianggap sebagai biang kegaduhan,” pungkasnya.

Tags: Gus Yahya Ketua UmumKH Miftachul AkhyarKH Zulfa MustofaPBNURapat Pleno PBNU 2026Tata Kelola NU.
Post Sebelumnya

Rapor Merah Bank Mandiri: Dari Buronan 20 Tahun Hingga Skandal Kredit Fiktif FF di Bima

Post Selanjutnya

Persiapan Matang Jelang Ramadhan: Rahasia Menjalani Bulan Suci dengan Maksimal dan Penuh Makna

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. Foto: Monang Sinaga/PDIP

Istri Hoegeng Meninggal, Inilah Kenangan Megawati Soekarnoputri Tentang Eyang Meri 

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wafatnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri, meninggal...

Meri Hoegeng foto Dokumen Rama Hoegeng

Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Indonesia Kehilangan Saksi Integritas Polisi

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Indonesia kembali kehilangan sosok teladan. Meriyati Roeslani, istri almarhum Kapolri ke-5 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,...

Polemik Etika Pejabat: Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dan tokoh senior Muhammadiyah Buya Anwar Abbas (kanan). Penggunaan diksi yang dianggap tidak pantas oleh Dahnil saat merespons kritik tata kelola haji memicu gelombang desakan pencopotan dari jabatannya. (Foto: Istimewa)

Etika Komunikasi Pejabat Disorot, Polemik Layanan Haji Picu Desakan Evaluasi Wamen

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

“Pejabat negara memikul tanggung jawab moral dalam berkomunikasi. Cara menyampaikan respons sama pentingnya dengan substansi kebijakan itu sendiri,” ujar Farid.

Komika Pandji Pragiwaksono. Foto: Ist

Bareskrim Polri Periksa Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Terkait Candaan Adat Toraja

oleh Aminuddin Sitompul
3 Februari 2026
0

Dalam video tersebut, Pandji melontarkan lelucon soal mahalnya biaya upacara pemakaman adat Toraja hingga menyebabkan sebagian warga jatuh miskin dan...

Post Selanjutnya
Umat Islam mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2026. Dengan persiapan spiritual dan fisik yang matang sejak awal, Ramadhan diharapkan menjadi momentum transformasi diri yang lebih bermakna. (Foto Ilustrasi: Ekoin.co)

Persiapan Matang Jelang Ramadhan: Rahasia Menjalani Bulan Suci dengan Maksimal dan Penuh Makna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.