EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Ist)

Kemenhub Terancam Potong Anggaran Buntut Kebocoran Pajak Pelayaran

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
30 Januari 2026
Kategori NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ekoin.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meluapkan kekecewaannya dalam sidang penyelesaian hambatan usaha (debottlenecking), Senin (26/1/2026).

Hal ini dipicu oleh temuan kebocoran pajak dari aktivitas pelayaran asing di perairan Indonesia yang sangat masif.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengungkapkan bahwa sementara pelayaran domestik mampu menyetorkan pajak hingga Rp24 triliun, pelayaran asing hanya menyumbang Rp600 miliar.

Padahal, potensi pajak dari kapal asing diprediksi mencapai Rp6 triliun.

Ketimpangan yang Ironis: 1/10 dari Potensi

Berita Menarik Pilihan

Reformasi Polri Dinilai Mandek, SETARA Institute Soroti Rekomendasi DPR yang Terjebak Normatif

Retno Marsudi Muncul di Istana, Warganet Bandingkan Gaya ‘Diplomasi Kebaya’ dengan Menlu Saat Ini

Ketimpangan ini terungkap setelah Indonesian National Shipowners Association (INSA) melaporkan maraknya kapal asing yang beroperasi di Indonesia tanpa menyetor Pajak Penghasilan (PPh) maupun Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

“Dari perusahaan pelayaran asing itu sekitar Rp600 miliar setahun. Yang sudah masuk, Rp670 miliar untuk yang asing,” ujar Bimo, perwakilan DJP, saat memaparkan data di depan Menkeu Purbaya.

Menkeu Purbaya menyoroti bahwa realisasi tersebut hanya menyentuh sepersepuluh dari potensi yang ada. “Rp600 miliar potensinya, seharusnya Rp6 triliun. Itu cuma 1/10-nya.

Kalau digalakkan masih bisa nggak?” tanya Purbaya dengan nada tegas kepada perwakilan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Ultimatum Dua Minggu dan Ancaman Potong Anggaran

Menteri Keuangan pun mendesak Kemenhub untuk segera memperbaiki prosedur pengawasan dan mewajibkan setiap kapal asing melampirkan bukti setor PPh atau tax treaty sebagai syarat mutlak izin berlayar.

Langkah ini diambil agar kapal domestik tidak merasa dianaktirikan di negeri sendiri.

Purbaya memberikan tenggat waktu maksimal dua minggu untuk melihat perubahan di lapangan. Ia secara terbuka mengkritik kesiapan Kemenhub yang dinilai kurang dalam melakukan monitoring dan komunikasi.

“Kelihatan kemarin-kemarin Perhubungan juga tidak siap memberikan jawaban yang clear. Dan yang ngadu (INSA) juga bilang Perhubungan kurang monitor,” cetus Purbaya.

Tak main-main, Purbaya melontarkan ancaman serius jika Kemenhub tidak segera memperbaiki pola pengawasan komunikasi tersebut.

“Iya, kalau mereka tidak kerjakan, saya akan potong anggarannya diam-diam,” tegas Purbaya.

Perbaikan Sistem di Lapangan

Menkeu menekankan bahwa efektivitas penagihan pajak ini sangat bergantung pada keberanian dan kecepatan Kemenhub memberikan data di lapangan.

Dalam satu hingga dua minggu ke depan, Kemenkeu akan berkoordinasi langsung dengan INSA untuk memverifikasi apakah aturan baru tersebut sudah diimplementasikan oleh petugas di pelabuhan.

Tags: Direktorat Jenderal Pajakekonomi nasionalINSAkebocoran pajakKemenkeuKementerian PerhubunganMenkeu Purbaya Yudhi SadewaPajak Kapal Asing
Post Sebelumnya

Sempat Simpati, Dedi Mulyadi Kini Syok Dibohongi Penjual Es Gabus Viral Soal Rumah Warisan

Post Selanjutnya

Adjie Pangestu vs Teuku Ryan: Nama Aktor Kondang Ini Terseret dalam Pusaran Isu Anak di Luar Nikah Denada

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Reformasi Polri Dinilai Mandek (foto lustrsi)

Reformasi Polri Dinilai Mandek, SETARA Institute Soroti Rekomendasi DPR yang Terjebak Normatif

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Rekomendasi Komisi III DPR RI terkait akselerasi reformasi Polri dinilai belum menyentuh akar persoalan dan berpotensi kembali...

Mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjadi sorotan warganet setelah terlihat menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Rabu (4/2/2026).

Retno Marsudi Muncul di Istana, Warganet Bandingkan Gaya ‘Diplomasi Kebaya’ dengan Menlu Saat Ini

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

Pemerintah, kata dia, memandang masukan dari diplomat senior dan kalangan pemikir strategis penting untuk memperkaya perspektif kebijakan luar negeri.

Menhan Sjafrie Sebut Kekayaan Alam Indonesia Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

Menhan Sjafrie Sebut Kekayaan Alam Indonesia Dinikmati 10 Orang Saja, Kebocorannya Tembus Rp 5.770 Triliun

oleh Yudi Permana
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, kekayaan alam Indonesia dinikmati 10 orang pengusaha besar. Dia mengklaim, memiliki...

Presiden Prabowo di Rakornas Pusat dan Daerah di Sentul

Pengamat: Peringatan Keras Prabowo ‘Lonceng Kematian’ Bagi Praktik Lancung Direksi BUMN

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden RI Prabowo Subianto sudah beberapa kali memberikan sinyal peringatan untuk “bersih-bersih” Badan Usaha Milik Negara (BUMN)....

Post Selanjutnya
Siapa Ayah Biologis Ressa Rizky Rosano? Teuku Ryan dan Adjie Pangestu Ikut Terseret /Dina Budiman/Instagram.

Adjie Pangestu vs Teuku Ryan: Nama Aktor Kondang Ini Terseret dalam Pusaran Isu Anak di Luar Nikah Denada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.