Ekoin.co – Mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjadi sorotan warganet setelah terlihat menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Rabu (4/2/2026).
Kehadirannya memicu berbagai reaksi di media sosial, terutama dari pengguna yang mengapresiasi rekam jejak diplomasi Retno selama menjabat.
Unggahan salah satu akun media sosial yang menyoroti pertemuan para mantan menteri luar negeri dengan Presiden ramai dibanjiri komentar.
Sejumlah warganet menyampaikan rasa rindu sekaligus pujian terhadap gaya kepemimpinan Retno yang dinilai tegas dan berintegritas dalam menjalankan diplomasi Indonesia di panggung internasional.
Di sisi lain, diskusi warganet juga menyinggung kinerja Menteri Luar Negeri saat ini. Perbandingan tersebut memicu pro dan kontra di kolom komentar, mencerminkan dinamika opini publik terhadap figur-figur di sektor diplomasi nasional.
Pertemuan di Istana tidak hanya dihadiri Retno Marsudi. Sejumlah diplomat senior turut hadir, di antaranya Alwi Shihab, Marty Natalegawa, serta mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal. Kehadiran mereka menunjukkan upaya pemerintah melibatkan berbagai pengalaman diplomatik dalam membaca situasi global.
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik internasional yang semakin dinamis.
Pemerintah, kata dia, memandang masukan dari diplomat senior dan kalangan pemikir strategis penting untuk memperkaya perspektif kebijakan luar negeri.
Diskusi itu menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat diplomasi Indonesia di tengah perubahan lanskap global, sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan pengalaman dalam merumuskan arah kebijakan luar negeri nasional.





