EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman saat melakukan kunjungan diplomatik ke Washington di tengah meningkatnya ketegangan AS–Iran.

Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman saat melakukan kunjungan diplomatik ke Washington di tengah meningkatnya ketegangan AS–Iran.

Riyadh Kirim Sinyal Keras ke Washington, Saudi Ingatkan AS Soal Risiko Gertakan Kosong ke Iran

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
1 Februari 2026
Kategori INTERNASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ekoin.co — Hubungan strategis Arab Saudi dan Amerika Serikat kembali diuji oleh dinamika panas di Timur Tengah.

Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, dilaporkan menyampaikan peringatan tegas kepada pemerintahan Presiden Donald Trump terkait pendekatan Washington terhadap Iran yang dinilai ambigu dan berisiko.

Dalam pertemuan tertutup di Washington, Pangeran Khalid menilai ancaman militer yang terus disuarakan AS, namun tak kunjung diwujudkan, justru berpotensi memperkuat posisi Iran.

Sikap semacam itu, menurut Riyadh, dapat dibaca Teheran sebagai tanda keraguan dan kelemahan strategis.

Laporan Axios yang dikutip Sabtu (31/1/2026) menyebutkan, pesan tersebut mencerminkan meningkatnya kegelisahan Arab Saudi terhadap ketidakjelasan arah kebijakan AS di kawasan Teluk.

Berita Menarik Pilihan

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

Iran Siapkan Ribuan Liang Lahad Khusus Tentara AS di Teheran

Riyadh khawatir, tanpa langkah konkret, tekanan politik dan militer terhadap Iran akan kehilangan daya gentarnya.

Sikap ini menandai pergeseran nada Arab Saudi yang sebelumnya dikenal lebih menahan diri.

Beberapa pekan lalu, Putra Mahkota Mohammed bin Salman bahkan disebut mendorong Washington untuk menghindari konfrontasi terbuka demi mencegah konflik regional meluas.

Namun, situasi terbaru menunjukkan kekhawatiran Saudi bahwa strategi setengah hati justru membuka ruang manuver lebih besar bagi Iran.

Selama kunjungannya, Pangeran Khalid bertemu sejumlah pejabat kunci AS, mulai dari Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, hingga Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.

Meski agenda utama mencakup opsi militer terhadap Iran, sumber menyebut Riyadh pulang tanpa kejelasan mengenai sikap akhir Gedung Putih.

Di sisi lain, Arab Saudi berada dalam dilema strategis. Perang terbuka berisiko mengguncang stabilitas ekonomi dan keamanan kawasan.

Namun, membiarkan Iran merasa unggul secara politik juga dipandang sebagai ancaman jangka panjang.

Sebagai penegasan sikap, Riyadh menekankan komitmen pada jalur diplomasi serta menolak penggunaan wilayah udaranya untuk serangan militer terhadap Iran.

Situasi ini menunjukkan babak baru ketegangan, di mana sekutu utama AS mulai mempertanyakan efektivitas strategi tekanan tanpa langkah nyata.

Tags: Arab Saudi peringatkan AS soal Irankebijakan AS Iran 2026ketegangan Timur Tengah terbaruPangeran Khalid bin Salman WashingtonSaudi AS Iransikap Saudi terhadap Iran
Post Sebelumnya

Presiden Prabowo Siap Rombak Total Direksi Bank Himbara, Fokus Kredit untuk Ekonomi Rakyat

Post Selanjutnya

Malam-Malam di Bogor, Prabowo Kumpulkan Tokoh Oposisi

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Pekerja menyulam kain Kiswah di sebuah pabrik di Mekah, Arab Saudi, 6 Juli 2022. Kiswah merupakan kain penutup Kabah berwarna hitam dengan sulaman kaligrafi berwarna emas. REUTERS/Mohammed Salem

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

Laporan Middle East Monitor (MEMO) pada Senin (2/2/2026) menyebutkan bahwa korespondensi email yang baru dibuka ke publik mengindikasikan pengiriman artefak...

Persiapan militer Iran di Teheran, termasuk lokasi pemakaman sementara untuk tentara asing dan penguatan kemampuan rudal dengan dukungan Rusia dan China.

Iran Siapkan Ribuan Liang Lahad Khusus Tentara AS di Teheran

oleh Hasrul Ekoin
1 Februari 2026
0

Di tengah penguatan persenjataan, Iran juga menyiapkan manuver militer bersama Rusia dan China, yang dikenal sebagai "Sabuk Keamanan", sebuah latihan...

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim

PM Anwar Ibrahim Sebut Oposisi Berbohong Soal Serahkan 5.000 Hektare Lahan ke Indonesia

oleh Hasrul Ekoin
1 Februari 2026
0

Anwar menilai tuduhan itu sama sekali tidak berdasar dan merupakan bentuk penyalahgunaan kebebasan berbicara yang bertujuan menyesatkan publik.

WNI di KBRI Phnom Penh memproses kepulangan dengan dukungan SPLP dan keringanan denda imigrasi.

KBRI Phnom Penh Fasilitasi Pulang 2.752 WNI dalam 2 Pekan

oleh Hasrul Ekoin
31 Januari 2026
0

KBRI juga berkoordinasi dengan otoritas Kamboja untuk memberikan keringanan denda keimigrasian bagi WNI yang overstay.

Post Selanjutnya
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat malam (30/1/2026) itu disebut sebagai upaya menyatukan pandangan demi menghadapi persoalan bangsa yang kian kompleks.

Malam-Malam di Bogor, Prabowo Kumpulkan Tokoh Oposisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.