Jakarta, Ekoin.co – Persija Jakarta mulai memanaskan mesin menyambut laga krusial pekan ke-20 BRI Super League 2025/26. Pasukan Macan Kemayoran kembali menggelar latihan intensif di Persija Training Ground, Bojongsari, pasca-kemenangan di laga tandang melawan Persita.
Fokus utama tim besutan Mauricio Souza adalah menjaga tren positif saat menjamu Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (8/2) mendatang.
Pelatih Mauricio Souza menegaskan bahwa waktu satu pekan ke depan akan dimaksimalkan untuk membedah kekuatan lawan.
“Kami memiliki waktu sekitar satu pekan untuk mempelajari cara bermain Arema FC. Saya harap satu minggu ini berjalan luar biasa untuk persiapan kami,” ujar Mauricio di sela sesi latihan yang berlangsung penuh gairah.
Kembalinya Van Basty Sousa dan Kekuatan Tambahan
Kabar baik datang dari lini depan Persija dengan kembalinya Van Basty Sousa di sesi latihan reguler. Sebelumnya, pemain tersebut harus menepi akibat cedera sekaligus menjalani sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Meski sanksi telah berakhir dan kondisi fisiknya berangsur membaik, Mauricio Souza tetap bersikap hati-hati.
Tim pelatih masih memantau perkembangan terakhir Sousa sebelum memutuskan apakah sang pemain akan diturunkan dalam starting eleven melawan tim “Singo Edan”.
Keputusan ini diambil guna memastikan skuad yang turun di lapangan berada dalam kondisi fisik 100 persen untuk melakoni duel intensitas tinggi di GBK.
Adaptasi Mulus Paulo Ricardo dan Magis The Jakmania
Di sisi lain, bek anyar Paulo Ricardo mengaku proses adaptasinya berjalan sangat lancar. Pemain asal Brasil ini merasa diterima dengan hangat, tidak hanya oleh rekan senegaranya, tetapi juga oleh pemain lokal dan staf pelatih.
Paulo juga mengaku tidak memiliki kendala dengan cuaca tropis Indonesia yang menurutnya sangat mirip dengan kampung halamannya di Brasil.
Menariknya, Paulo mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer militan suporter Persija. Debutnya saat menaklukkan Persita 2-0 dan pengalaman menonton laga kandang sebelumnya membuat ia tidak sabar merasakan kembali magis stadion.
“Atmosfernya luar biasa. Saya pernah berada di Timur Tengah dan Eropa, tapi atmosfer di sini sangat hebat. Saya tahu betapa pentingnya dukungan suporter bagi tim ini,” tutur Paulo optimis. (*)





