Bandung, Ekoin.co – Persib Bandung mengusung misi bangkit jelang laga kandang melawan Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa skuad Pangeran Biru kini berada dalam kondisi fisik yang jauh lebih prima dibandingkan pertemuan pertama yang berakhir dengan kekalahan.
Hodak mengungkapkan, hasil minor saat bertandang ke markas Malut United sebelumnya murni disebabkan faktor kelelahan akut, bukan penurunan kualitas teknis. Kala itu, Persib harus menjalani jadwal “neraka” dengan melakoni enam pertandingan hanya dalam waktu 25 hari.
Kondisi Fisik Jadi Kunci Kemenangan
Menatap laga kali ini, Bojan Hodak mengaku jauh lebih tenang. Jeda kompetisi dan waktu pemulihan yang cukup membuat para pemainnya kembali berada dalam level kebugaran ideal. Pelatih asal Kroasia itu optimistis persiapan matang timnya akan menjadi pembeda di lapangan.
“Waktu itu kami kalah karena kondisi tim tidak fit. Kami terlalu kelelahan karena harus memainkan enam pertandingan dalam 25 hari. Sekarang situasi berbeda, saya tidak terlalu khawatir untuk pertandingan ini,” ujar Bojan Hodak penuh percaya diri.
Waspadai Motivasi Ekstra Tim Tamu
Meski diunggulkan, Hodak tidak mau meremehkan Malut United. Ia mewaspadai motivasi tinggi tim tamu, terutama para pemain Malut United yang merupakan mantan penggawa Persib Bandung. Kehadiran para eks pemain tersebut dianggap bisa menjadi ancaman serius karena mereka tentu ingin membuktikan kualitasnya di hadapan publik Bandung.
”Malut United memiliki pemain-pemain yang bagus dan mereka akan tampil all out di sini. Namun, kami bermain di kandang dan ini tentunya menjadi keuntungan besar bagi Persib,” tambahnya.
Kemungkinan Tanpa Roman Tanque
Hodak juga menyebut jika dalam laga melawan Malut United nanti salah satu pemain andalannya Ramon “Tanque” De Andrade Souza kemungkinan tidak bisa tampil karena masalah kebugaran.
“Saya senang karena beberapa pemain yang tidak dalam kondisi baik sebelumnya, karena cedera atau pemulihan, semuanya sudah dalam performa (terbaik). Hanya Ramon yang tidak berlatih bersama kami (dalam official training). Pemain lain bugar,” ujar Hodak
Identitas Baru Dion Markx dan Amunisi Pertahanan
Di tengah persiapan taktis tersebut, bek anyar Persib, Dion Markx, mencuri perhatian dengan memilih nomor punggung 44.
Bek yang direkrut pada paruh musim kedua ini menjelaskan bahwa nomor tersebut adalah gabungan dari angka debutnya di level klub (25) dan Timnas Indonesia (19).
Dion sengaja memilih angka 4 ganda karena menganggap angka 4 identik dengan sistem pertahanan yang kokoh. Lantaran nomor 4 sudah digunakan oleh Julio Cesar, pemain kelahiran Belanda ini mantap memilih nomor 44.
Kehadiran Dion diharapkan menjadi solusi instan bagi lini belakang Persib untuk meredam serangan balik cepat Malut United demi mengamankan tiga poin di kandang sendiri. (*)





