Garuda Pertiwi Tumbang 0-3 di Laga Pembuka, Harus Menang Lawan Malaysia

Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Thailand di Kejuaraan ASEAN Futsal Putri 2026. Simak jalannya pertandingan dan skenario lolos ke semifinal.
Danang F Pradhipta Hasrul Ekoin
Pemain Timnas Futsal Putri Indonesia saat mencoba membendung serangan pemain Thailand dalam laga perdana Grup A di Nakhon Ratchasima. Skuad asuhan Luis Estrela kini fokus mempersiapkan diri menghadapi laga penentu melawan Malaysia. (Foto: Dok. AFF/Istimewa)

Jakarta, Ekoin.co – Timnas Futsal Putri Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand setelah kalah 0-3 pada laga perdana Grup A Kejuaraan ASEAN Futsal Putri 2026 di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Selasa.

Kekalahan ini membuat langkah Garuda Pertiwi sedikit berat di awal turnamen. Meski demikian, peluang untuk melaju ke babak semifinal masih terbuka, asalkan Indonesia mampu meraih hasil positif pada laga berikutnya.

Tertekan Sejak Awal

Tim asuhan Luis Estrela berada di bawah tekanan sejak menit-menit awal pertandingan. Pressing tinggi yang diterapkan Thailand membuat Indonesia kesulitan mengembangkan permainan dan menciptakan peluang.

Setelah 10 menit pertama berjalan cukup seimbang, Thailand akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-12. Berawal dari lemparan jauh kiper Thailand, terjadi kemelut di depan gawang Indonesia yang berhasil dimanfaatkan Panwasa Kingthong dengan sundulan ke gawang kosong.

Indonesia mencoba merespons cepat. Marsya Aulia Nurhalisa memperoleh dua peluang emas pada menit ke-14 dan ke-18, tetapi penyelesaian akhirnya masih belum menemui sasaran.

Peluang terbaik Indonesia hadir pada menit ke-19 melalui kerja sama Nisma Francida dan Fitri Sundari. Namun, peluang di depan gawang gagal dimaksimalkan menjadi gol penyeimbang.

Alih-alih menyamakan skor, Indonesia justru kembali kebobolan menjelang turun minum. Jenjira Bubpha sukses memanfaatkan umpan kick-in dengan tendangan first time yang tak mampu diantisipasi lini pertahanan Indonesia. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak Kedua Masih Sulit

Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih berani dan agresif dalam menekan pertahanan lawan. Namun kesalahan sendiri kembali menjadi petaka.

Darika Peanpailun berhasil merebut bola dari penguasaan Quisepina Anastasia di area berbahaya sebelum menuntaskannya menjadi gol ketiga Thailand.

Meski tertinggal, Indonesia tidak menyerah. Dalam rentang waktu singkat, Insyafadya Salsabila dan Nisma Francida menciptakan peluang beruntun. Namun, kiper Thailand Sasiprapha Suksen tampil solid menjaga gawangnya.

Pada tujuh menit terakhir, Indonesia menerapkan strategi power play untuk mengejar ketertinggalan. Skema ini sempat menghasilkan beberapa peluang, tetapi juga membuka ruang bagi Thailand untuk melakukan serangan balik.

Sejumlah percobaan jarak jauh Thailand nyaris menambah keunggulan, namun tidak berbuah gol tambahan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Thailand tetap bertahan.

Hasil ini membawa Thailand memuncaki klasemen sementara Grup A dengan tiga poin. Sementara itu, Indonesia wajib meraih kemenangan saat menghadapi Malaysia pada laga terakhir demi menjaga peluang lolos ke babak semifinal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini