BRI Bantu UMKM IDEacraft Perluas Pasar
Semarang Ekoin.co – IDEacraft, UMKM dekorasi rumah asal Kota Semarang, terus mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan berbagai program pemberdayaan yang disediakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Melalui pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, dan akses pasar yang lebih luas, IDEacraft berhasil memperluas jangkauan produknya ke berbagai wilayah di Jawa Tengah.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Usaha yang berdiri pada 2019 tersebut dirintis oleh pemiliknya, Swabawa Arif Wicaksono. Berawal dari ketertarikannya pada dunia seni, Swabawa melihat peluang untuk menghadirkan produk dekorasi rumah yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
Menurut Swabawa, perjalanan IDEacraft dimulai dari modal yang sangat terbatas. Dengan dana sekitar Rp300.000 dan sebuah alat pembuat lilin, ia mulai memproduksi barang dekorasi yang kemudian dipasarkan kepada konsumen.
“Ide membuat usaha IDEacraft berawal dari hobi melukis dan melihat peluang untuk menciptakan produk dekorasi rumah yang cantik, unik, dan bernilai jual. Usaha ini dimulai dengan modal sekitar Rp300.000 dan sebuah alat untuk membuat lilin. Dari penjualan produk awal tersebut, keuntungan yang diperoleh terus diputar kembali sebagai modal usaha selama kurang lebih empat tahun,” ujar Swabawa.
Seiring perkembangan usaha, IDEacraft menghadirkan berbagai produk dekorasi rumah yang memadukan unsur estetika dan fungsi. Ragam produknya meliputi lampu teko, teko lukis batik, toples kue, hingga botol handsoap yang saat ini menjadi salah satu produk paling diminati pelanggan.
Dengan mengutamakan desain yang unik dan harga yang kompetitif, produk-produk IDEacraft mulai dikenal oleh konsumen di berbagai daerah. Selain itu, pada 2022 usaha tersebut memperluas jaringan pemasaran melalui komunitas UMKM lokal yang membantu memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.
Rumah BUMN BRI Perkuat Kapasitas Usaha
Dalam upaya mengembangkan bisnisnya, Swabawa kemudian bergabung dengan program Rumah BUMN BRI. Keputusan tersebut membuka akses terhadap berbagai fasilitas yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas peluang pasar.
“Saya memutuskan untuk bergabung karena Rumah BUMN BRI menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung pengembangan usaha, mulai dari pelatihan, program kurasi melalui BRIncubator, akses pasar melalui galeri Rumah BUMN dan UMKM EXPO(RT), hingga dukungan untuk menghubungkan dengan layanan keuangan seperti BRImo, EDC, QRIS, serta akses pembiayaan KUR maupun kredit komersial,” imbuhnya.
Swabawa menuturkan bahwa pelatihan branding dan digital marketing menjadi program yang paling membantu dalam perjalanan pengembangan usaha. Melalui pelatihan tersebut, IDEacraft memperoleh pengetahuan baru untuk memperkuat identitas merek sekaligus meningkatkan efektivitas pemasaran digital.
Selain pelatihan, proses kurasi produk melalui BRIncubator memberikan kesempatan bagi IDEacraft untuk meningkatkan kualitas produk agar lebih siap bersaing di pasar yang lebih luas. Kesempatan mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) juga turut meningkatkan eksposur produk kepada calon pembeli dari berbagai segmen.
Untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari, IDEacraft memanfaatkan layanan BRImo, QRIS BRI, dan merchant BRI. Kehadiran layanan tersebut membantu mempercepat proses transaksi sekaligus memberikan notifikasi pembayaran secara real-time kepada pelaku usaha.

BRI Perluas Ekosistem Pemberdayaan UMKM
Hingga akhir Maret 2026, BRI telah membina 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Melalui jaringan tersebut, perusahaan terus memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM agar mampu meningkatkan daya saing di tengah perkembangan pasar.
Selain membangun jaringan Rumah BUMN, BRI juga telah menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memperluas peluang pengembangan usaha di berbagai daerah.
Melalui pendekatan yang terintegrasi, Rumah BUMN BRI tidak hanya menyediakan akses pembelajaran, tetapi juga membuka jejaring bisnis dan peluang pemasaran yang lebih luas. Dengan demikian, pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan skala usahanya.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa perjalanan IDEacraft menunjukkan bagaimana kreativitas yang dikembangkan secara konsisten mampu menciptakan peluang usaha yang bernilai ekonomi.
“IDEacraft menunjukkan bahwa kreativitas yang dipadukan dengan ketekunan dapat menghasilkan produk yang unik dan memiliki nilai tambah. Kemampuan memanfaatkan berbagai peluang pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas hingga perluasan akses pasar, menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM. BRI akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang pengembangan bisnis, serta mendorong lebih banyak UMKM untuk naik kelas,” pungkas Dhanny.
Pelaku UMKM dapat memanfaatkan berbagai program pelatihan dan pendampingan yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha. Langkah tersebut dapat membantu memperkuat daya saing produk di pasar.
Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dan sistem pembayaran modern dapat mendukung efisiensi operasional serta memperluas jangkauan pemasaran kepada konsumen yang lebih luas.
Akses terhadap komunitas usaha dan program inkubasi juga dapat menjadi sarana untuk memperluas jaringan bisnis. Melalui kolaborasi tersebut, pelaku usaha memperoleh kesempatan belajar dari pengalaman pelaku UMKM lainnya.
Penguatan identitas merek dan kualitas produk juga perlu terus dilakukan agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Konsistensi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan usaha.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan dan program pemberdayaan, dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
Sebagai kesimpulan, IDEacraft menunjukkan perkembangan usaha yang konsisten sejak berdiri pada 2019 di Kota Semarang. Berawal dari modal sederhana, usaha tersebut kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Perjalanan bisnis IDEacraft tidak terlepas dari pemanfaatan berbagai program pemberdayaan yang disediakan BRI melalui Rumah BUMN. Program tersebut membantu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas akses pasar.
Pelatihan, kurasi produk, hingga partisipasi dalam pameran menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan usaha tersebut. Selain itu, layanan keuangan digital turut memperlancar operasional bisnis sehari-hari.
BRI juga terus memperkuat komitmennya dalam mendukung UMKM melalui jaringan Rumah BUMN dan berbagai program pengembangan kapasitas yang tersebar di seluruh Indonesia.
Melalui sinergi antara kreativitas pelaku usaha dan dukungan pemberdayaan yang berkelanjutan, IDEacraft berhasil memperkuat daya saing sekaligus memperluas peluang pertumbuhan bisnis di masa depan. (*)























Tinggalkan Balasan