EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
BSI Dorong Investasi Hijau Wujudkan Bonus Demografi Indonesia

Bob Tyasika Ananta, berpose bersama di atas panggung usai sesi diskusi tentang investasi hijau dan bonus demografi. Sumber dok bankbsi.co.id

BSI Dorong Investasi Hijau Wujudkan Bonus Demografi Indonesia

“Green investment mampu menjawab tantangan ganda: mendanai infrastruktur transisi energi dan menyiapkan SDM unggul yang siap mengisi peluang kerja masa depan,” ujar Bob Tyasika Ananta dalam acara Green Impact Festival 2025.

Agus DJ oleh Agus DJ
30 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – PT. Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendorong investasi hijau guna mewujudkan bonus demografi Indonesia secara optimal.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, dalam diskusi “Optimizing Green Investment to Achieve Indonesia’s Demographic Bonus” di ajang Green Impact Festival 2025, Djakarta Theater XXI, Jakarta, Selasa (29/7).

Dalam pemaparannya, Bob menekankan urgensi investasi hijau yang tidak hanya berdampak bagi lingkungan, tetapi juga untuk kesiapan tenaga kerja masa depan. Ia menyebut investasi ini penting dalam membangun infrastruktur dan SDM unggul.

“Indonesia menghadapi dua tantangan besar, yaitu populasi usia produktif yang meningkat dan target penurunan emisi karbon. Keduanya harus dijawab bersamaan,” ujar Bob di hadapan peserta diskusi.

Menurutnya, green investment adalah solusi ganda yang bisa mendorong transisi energi sekaligus membuka lapangan kerja berkualitas. Ia menilai investasi bersih dapat menjadi motor utama transformasi ekonomi Indonesia ke arah yang lebih inklusif.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Strategi Hijau BSI Menuju Keuangan Berkelanjutan

BSI sendiri memiliki visi untuk menjadi The Best Global Bank Based on Implementation of Sustainable Finance, dengan menghadirkan produk dan layanan keuangan yang ramah lingkungan dan inklusif.

Bob mengungkapkan bahwa BSI telah menyusun kerangka kerja keberlanjutan sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan standar global. Bank ini juga aktif dalam inisiatif internasional seperti United Nations Environment Programme – Finance Initiative (UNEP-FI).

“BSI memiliki misi untuk berkontribusi signifikan bagi ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. Ini menjadi pijakan dalam seluruh proses bisnis kami,” tambah Bob.

Selain itu, BSI melaksanakan Climate Risk Stress Testing (CRST) untuk mengukur daya tahan portofolio terhadap perubahan iklim. Tes ini mencakup 51% portofolio pinjaman bank kategori KBMI 3.

Hingga kuartal I 2025, BSI mencatat portofolio pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp72,6 triliun, dengan Rp14,6 triliun dialokasikan untuk pembiayaan hijau di sektor energi terbarukan, transportasi bersih, pengelolaan air, dan limbah berkelanjutan.

Penerbitan Sukuk ESG dan Dampak Sosial Ekonomi

Untuk mendukung transisi hijau, BSI menerbitkan sukuk ESG tahap II senilai Rp5 triliun di tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk proyek strategis seperti transportasi ramah lingkungan dan pemberdayaan UMKM berkelanjutan.

“Melalui sukuk ini, kami ingin menjadi katalis perubahan menuju ekonomi rendah karbon,” jelas Bob. Ia menyebut sukuk tahap I senilai Rp3 triliun yang dirilis pada 2024 telah memberi dampak nyata di sektor pendidikan, kesehatan, pangan, dan sosial ekonomi.

BSI juga aktif mendorong budaya ramah lingkungan di lingkungan kerja. Beberapa langkah konkret yang dilakukan antara lain penerapan Green Business Culture, penggunaan kendaraan listrik, panel surya, hingga pelatihan ESG bagi ribuan karyawan.

Tak hanya itu, bank syariah ini juga menggelar program literasi ESG di tingkat nasional dan global, demi mendorong kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam penutup paparannya, Bob menekankan peran penting generasi muda. “Bonus demografi akan menjadi kekuatan, jika diisi oleh talenta muda yang sadar lingkungan dan siap membangun masa depan hijau bagi Indonesia,” tegasnya.

Langkah-langkah strategis PT. Bank Syariah Indonesia Tbk. menunjukkan konsistensi dalam mengarahkan bisnis ke arah keuangan berkelanjutan. Fokus pada ESG dan investasi hijau bukan hanya menciptakan dampak lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Melalui pembiayaan hijau, penerbitan sukuk ESG, dan penguatan budaya internal perusahaan, BSI membuktikan bahwa lembaga keuangan dapat berperan aktif dalam mewujudkan transisi energi nasional. Kolaborasi dengan sektor lain juga menjadi kunci.

Lebih jauh, keterlibatan generasi muda dalam mendorong transformasi hijau menjadi hal krusial. Komitmen BSI bukan hanya menjawab tantangan hari ini, tetapi menyiapkan fondasi bagi masa depan Indonesia yang lebih hijau dan inklusif.(*)

Tags: Bob Tyasika Anantabonus demografiBSICRSTekonomi rendah karbonESGGreen Impact Festival 2025.green investmentinvestasi hijaukendaraan listrikkeuangan syariahOJKpanel suryapembiayaan berkelanjutansukuk ESGtransisi energiUMKMUNEP FI
Post Sebelumnya

BNI Blokir Sementara Rekening Dormant, Ini Penjelasannya

Post Selanjutnya

BSI Perluas Literasi Keuangan Syariah Lewat Sekolah dan UMKM

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
BSI Perluas Literasi Keuangan Syariah Lewat Sekolah dan UMKM

BSI Perluas Literasi Keuangan Syariah Lewat Sekolah dan UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.