EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS PERTANIAN
Pangkas Birokrasi dan Efisiensi Pengelolaan, Legislator Minta Bentuk Kementerian Pangan

Pangkas Birokrasi dan Efisiensi Pengelolaan, Legislator Minta Bentuk Kementerian Pangan

Dengan menggabungkan beberapa lembaga, koordinasi antara kebijakan dan implementasi dapat menjadi lebih baik, sehingga meningkatkan efektivitas dalam mengelola stabilitas harga dan distribusi pangan

Yudi Permana oleh Yudi Permana
10 Agustus 2025
Kategori PERTANIAN, POLITIK
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Wacana ide untuk membentuk Kementerian Pangan dan menggabungkan Bulog dengan Bapanas untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pangan sangat menarik.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo. Menurut Firman, jika adanya penggabungan Kementerian Pangan dan Bulog hingga Bapanas pastinya akan dikordinasikan jadi lebih baik.

“Dengan menggabungkan beberapa lembaga, koordinasi antara kebijakan dan implementasi dapat menjadi lebih baik, sehingga meningkatkan efektivitas dalam mengelola stabilitas harga dan distribusi pangan,” kata Firman dalam keterangan yang dikutip Sabtu (9/8/2025).

Disamping itu, adanya ide penggabungan tersebut setidaknya bisa mengurangi birokrasi yang sebelumnya sangat kompleks.

“Menggabungkan beberapa lembaga dapat memangkas birokrasi yang panjang dan mempercepat proses pengambilan keputusan, sehingga meningkatkan responsivitas terhadap perubahan pasar dan kebutuhan masyarakat,” ujar politikus senior Golkar ini.

Berita Menarik Pilihan

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

PKB Kunci Dukungan Prabowo Dua Periode, Kursi Cawapres 2029 Masih Jadi Teka-Teki

Disisi lain, Firman mengatakan, adanya penggabungan Kementerian Pangan, Bulog dan Bapanas bisa meningkatan Efisiensi.

“Dengan memiliki satu lembaga yang bertanggung jawab untuk mengelola pangan, dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya dan mengurangi duplikasi pekerjaan,” tuturnya.

Selain itu, Firman berpandangan ide pembentukan Kementerian Pangan dapat fokus pada pengembangan hilirisasi pangan, sehingga meningkatkan nilai tambah produk pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

“Kementerian Pangan dapat mempromosikan inovasi dan substitusi pangan, sehingga meningkatkan diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor,” tegas legislator dapil Jateng III ini.

Namun demikian, Firman menilai perlu dipertimbangkan beberapa hal sebelum mengambil langkah jika memang ide pembentukan Kementerian Pangan.

Pertama, perlu dirancang struktur organisasi yang efektif dan efisien untuk Kementerian Pangan yang baru.

Kedua, perlu dipastikan bahwa Kementerian Pangan memiliki kapasitas dan kapabilitas yang cukup untuk mengelola tugas-tugas yang kompleks.

“Ketiga, perlu juga dipastikan bahwa Kementerian Pangan dapat berkoordinasi dengan baik dengan lembaga lain, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan lain-lain.

“Dengan perencanaan yang matang dan implementasi yang efektif, pembentukan Kementerian Pangan dapat menjadi langkah yang strategis untuk meningkatkan pengelolaan pangan di Indonesia,” tandas anggota Baleg DPR ini. ()

Tags: Efisiensi PengelolaanFirman SoebagyoKementerian PanganKomisi IV DPRLegislatorPangkas Birokrasi
Post Sebelumnya

Komisi IX DPR Dorong Kemenkes Lakukan Investigasi ke RS Duren Sawit Diduga Lakukan Malpraktik

Post Selanjutnya

Ustaz Das’ad Kritik Pemblokiran Rekening Pasif Merugikan Nasabah

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat memberikan arahan dalam acara sosialisasi Empat Pilar di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pernyataan Bahlil dibaca sebagai sinyal penguatan agenda desentralisasi ekonomi dan keberpihakan pada pemerataan pembangunan, sekaligus menempatkan Golkar sebagai partai yang...

Ketua DPP PKB Saiful Huda

PKB Kunci Dukungan Prabowo Dua Periode, Kursi Cawapres 2029 Masih Jadi Teka-Teki

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Menurut Huda, perhatian PKB saat ini tertuju pada agenda strategis ekonomi yang disebut sebagai penguatan “ekonomi konstitusi”, terutama implementasi Pasal...

Tangkapan Layar Suasana jalan protokol yang dipenuhi atribut partai bersamaan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban baliho yang merusak pemandangan kota. Konsistensi penegakan aturan tata ruang kini menjadi sorotan publik demi mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih asri. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Prabowo Sentil Baliho ‘Perusak’ Estetika Kota, Netizen Sindir Lautan Bendera Gerindra di Jalanan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Perdebatan kemudian bergeser pada isu standar penertiban. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan apakah aturan estetika kota akan diterapkan merata, baik...

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kena semprot Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat Rapat Kerja...

Post Selanjutnya
Ustaz Das’ad Kritik Pemblokiran Rekening Pasif Merugikan Nasabah

Ustaz Das’ad Kritik Pemblokiran Rekening Pasif Merugikan Nasabah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.