EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Sebut Berhasil Selamatkan Rp 300 Triliun Agar Tidak Jadi Celah Korupsi

Oplus_131072

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Sebut Berhasil Selamatkan Rp 300 Triliun Agar Tidak Jadi Celah Korupsi

Rp300 triliun rupiah kami geser untuk hal-hal yang lebih produktif dan langsung bisa dirasakan rakyat banyak

Yudi Permana oleh Yudi Permana
18 Agustus 2025
Kategori HUKUM, POLITIK
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Presiden Prabowo secara terbuka mengungkap bahwa praktik korupsi masih terjadi di berbagai lapisan, mulai dari birokrasi pusat dan daerah, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sejak menjabat, ia mengaku telah mengidentifikasi kebocoran anggaran negara dalam jumlah besar.

“Rp300 triliun rupiah kami geser untuk hal-hal yang lebih produktif dan langsung bisa dirasakan rakyat banyak,” kata Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan di sidang tahunan MPR/DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Anggaran tersebut sebelumnya dialokasikan untuk pos-pos yang rawan diselewengkan seperti perjalanan dinas dan pengadaan alat tulis kantor.

Prabowo menekankan bahwa penyelamatan dana ini bukanlah langkah yang mudah, mengingat sebagian pihak mungkin tidak setuju atau merasa dirugikan.

Namun, ia menyebut langkah itu perlu demi meminimalisir peluang korupsi dan meningkatkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Berita Menarik Pilihan

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

Tunjangan Naik Berlipat-lipat, Kok Hakim Masih Tergoda ‘Uang Haram’

Korupsi Diibaratkan Tubuh Kehilangan Darah

Dalam pidatonya, Presiden mengibaratkan kebocoran kekayaan negara akibat korupsi seperti tubuh manusia yang kehilangan darah terus-menerus. Jika tidak dihentikan, kondisi itu dapat menyebabkan kehancuran negara.

“Oleh karena itu, saya harus mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan kekayaan negara agar bisa digunakan untuk kepentingan bangsa kita di hari ini dan di hari esok. Untuk kepentingan generasi sekarang dan generasi mendatang,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengawasan harus dilakukan secara berlapis dan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat. Menurutnya, transparansi anggaran menjadi kunci agar rakyat mengetahui ke mana uang negara digunakan.

Presiden juga mengingatkan bahwa upaya pemberantasan korupsi memerlukan konsistensi dan keberanian. Meski langkah yang diambil kerap menimbulkan resistensi, ia meyakini bahwa hasilnya akan membawa manfaat besar bagi negara.

Langkah penyelamatan anggaran ini, kata Prabowo, akan terus dilanjutkan dengan evaluasi berkala terhadap pos-pos pengeluaran yang dianggap tidak efektif atau berpotensi menjadi celah korupsi.

Ia berharap kebijakan tersebut dapat mengubah pola pikir birokrasi agar lebih mengutamakan efisiensi dan pelayanan kepada masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.

Menurut Prabowo, dengan pengelolaan yang bersih dan transparan, anggaran negara dapat diarahkan sepenuhnya untuk pembangunan, kesejahteraan rakyat, dan penguatan pertahanan negara.

Presiden menutup pidatonya dengan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya pemerintahan.

 “Tanpa dukungan rakyat, pemberantasan korupsi tidak akan berjalan maksimal,” tutupnya. ()

Tags: APBNBUMNCelah KorupsiPenyelewengan Anggaranpidato kenegaraanPresiden Prabowo
Post Sebelumnya

Dandim 1710/Mimika Ikuti Upacara Tabur Bunga di Pelabuhan Poumako Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

Post Selanjutnya

7 Kebiasaan Sepele yang Merusak Otak

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi suap hakim PN Depok. Dua diantaranya selain...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi

Tunjangan Naik Berlipat-lipat, Kok Hakim Masih Tergoda ‘Uang Haram’

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto kecewa berat atas perilaku lancung para hakim. Tertangkanya hakim ketua dan wakil Pengadilan Negeri...

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan anak usaha milik Kementerian Keuangan menyebabkan Ketua PN Depok dan Wakilnya...

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pengurusan...

Post Selanjutnya
7 Kebiasaan Sepele yang Merusak Otak

7 Kebiasaan Sepele yang Merusak Otak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.