EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Trump Tolak Proyek Angin dan Surya di AS Sebut Semua Itu Penipuan

Trump Tolak Proyek Angin dan Surya di AS Sebut Semua Itu Penipuan

Trump sebut energi terbarukan penipuan dan memotong subsidi Rp460 triliun. Keputusan Trump diperkirakan berdampak pada tren energi global.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
26 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

WASHINGTON EKOIN.CO – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan penolakannya terhadap energi terbarukan. Dalam pernyataannya, Trump menyebut listrik tenaga angin dan surya sebagai “penipuan” serta memutuskan untuk memotong subsidi energi hijau senilai Rp460 triliun yang sebelumnya diberikan untuk mendukung petani. Gabung WA Channel EKOIN.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial pada Senin (25/8/2025). Ia menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan lagi menyetujui pembangunan turbin angin maupun proyek tenaga surya yang dinilainya merugikan sektor pertanian di AS.

Trump menegaskan, “Kami tidak akan menyetujui tenaga angin atau surya yang bisa merusak petani kita.” Ia bahkan menilai era promosi energi terbarukan sudah selesai di negaranya.

Trump Tolak Subsidi Energi Terbarukan

Langkah memotong subsidi energi hijau Rp460 triliun dianggap sebagai sinyal keras dari Trump dalam menghentikan dukungan pemerintah pada energi terbarukan. Keputusan ini diambil di tengah kritik luas terhadap kebijakan energi pemerintahannya yang cenderung mendukung bahan bakar fosil.

Trump menyebut bahwa tenaga angin maupun tenaga surya adalah “sesuatu yang bodoh”. Menurutnya, teknologi tersebut tidak layak menjadi prioritas dalam kebijakan energi nasional.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Pernyataan ini menjadi lanjutan dari sikap Trump yang sejak lama menolak program energi terbarukan yang diperkenalkan oleh Presiden sebelumnya, Joe Biden. Ia menilai kampanye energi hijau hanyalah propaganda yang merugikan sektor lain.

Trump juga menekankan bahwa di bawah pemerintahannya, pembangunan turbin angin baru di AS tidak akan terjadi. Hal itu mempertegas pergeseran arah kebijakan energi Amerika Serikat menuju pendekatan yang lebih tradisional.

Era Energi Terbarukan Berakhir Menurut Trump

Selain menolak turbin angin, Trump juga meremehkan efektivitas tenaga surya. Ia menyebut teknologi itu tidak bisa dianggap sebagai energi hijau yang murni, melainkan hanya sekadar kampanye politik.

“Era kebodohan sudah berakhir di Amerika,” ujar Trump, menegaskan bahwa kampanye energi terbarukan harus dihentikan.

Kebijakan ini diprediksi akan berdampak besar bagi sektor energi global. AS yang sebelumnya menjadi motor promosi energi hijau di era Biden kini berbalik arah dan memilih meninggalkan tren tersebut.

Trump sendiri kerap menyebut bahwa energi terbarukan tidak sejalan dengan kepentingan nasional, khususnya di bidang pertanian dan industri tradisional.

Para pengamat menilai, keputusan ini berpotensi memicu ketegangan baru dengan negara-negara yang gencar mendorong transisi energi bersih.

Di sisi lain, kritik juga datang dari kalangan aktivis lingkungan. Mereka menilai langkah Trump berisiko memperburuk krisis iklim global dan memperlambat laju transisi energi dunia.

Meski demikian, Trump tetap berpegang pada argumen bahwa kebijakan energi hijau hanyalah beban tambahan bagi masyarakat dan tidak memberikan hasil signifikan bagi Amerika.

Keputusan ini menandai pergeseran besar dalam politik energi AS yang sebelumnya berusaha mengurangi emisi karbon melalui pengembangan energi terbarukan.

Namun, di era Trump, energi fosil kembali diposisikan sebagai tulang punggung ekonomi.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintahan Trump berkomitmen meninggalkan program energi hijau sepenuhnya, meski risiko lingkungan yang ditimbulkannya semakin besar.

Dengan demikian, masa depan energi terbarukan di Amerika Serikat kini berada di ujung tanduk.

  1. Kebijakan Trump memutus subsidi Rp460 triliun memperlihatkan arah politik energi AS yang menolak energi terbarukan.
  2. Pernyataan keras Trump tentang energi angin dan surya menandai berakhirnya dukungan pemerintah terhadap proyek hijau.
  3. Dampak dari kebijakan ini diprediksi akan memengaruhi tren energi global.
  4. Kritik muncul dari aktivis lingkungan yang menilai langkah ini mengancam upaya pengendalian perubahan iklim.
  5. Amerika di bawah Trump lebih memilih mengandalkan energi fosil sebagai tulang punggung ekonomi.
  6. Pemerintah Amerika sebaiknya tetap membuka ruang bagi pengembangan energi terbarukan.
  7. Kolaborasi internasional dalam transisi energi hijau tetap penting untuk mengurangi krisis iklim.
  8. Perlu keseimbangan kebijakan energi antara fosil dan terbarukan agar tidak merugikan sektor ekonomi lain.
  9. Dukungan pada riset dan inovasi energi hijau dapat memberikan alternatif solusi jangka panjang.
  10. Dunia internasional diharapkan terus mendorong AS agar tidak meninggalkan tanggung jawabnya dalam isu perubahan iklim.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Amerika Serikatangin suryaenergi hijauenergi terbarukansubsiditrump
Post Sebelumnya

Arab Saudi Sebut Genosida Palestina Mengerikan

Post Selanjutnya

Trump Tegaskan Hukuman Penjara Pembakar Bendera

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Trump Tegaskan Hukuman Penjara Pembakar Bendera

Trump Tegaskan Hukuman Penjara Pembakar Bendera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.