EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
RI Dikepung Ketimpangan, Darurat Ekonomi Menguat

RI Dikepung Ketimpangan, Darurat Ekonomi Menguat

Indonesia dinilai menghadapi kondisi darurat ekonomi yang harus segera diatasi dengan langkah nyata. Tujuh desakan utama ditujukan kepada pemerintah untuk melakukan reformasi ekonomi menyeluruh.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
10 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO- Indonesia dinilai tengah menghadapi kondisi darurat ekonomi dengan berbagai tantangan ketimpangan dan kebijakan yang dinilai tidak konsisten. Sejumlah pakar ekonomi mendesak pemerintah segera melakukan langkah-langkah reformasi ekonomi yang komprehensif untuk menjaga kestabilan dan mencegah krisis berkepanjangan.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Desakan Reformasi Ekonomi untuk Pemerintah

Ada tujuh desakan utama yang diajukan kepada pemerintah. Pertama, integrasi program bantuan sosial agar tepat sasaran sehingga perlindungan terhadap masyarakat miskin dan rentan bisa berjalan lebih efektif. Kedua, memperkuat perlindungan sosial adaptif yang mampu merespons cepat situasi darurat.

Ketiga, mendorong pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Keempat, mengonversi subsidi energi menjadi bantuan tunai langsung agar lebih efisien dalam meningkatkan daya beli masyarakat.

Selain itu, desakan kelima adalah memberantas praktik judi online lintas negara yang dinilai merusak ekonomi keluarga dan berimplikasi sosial luas. Hal ini dianggap penting karena peredaran uang di sektor ilegal bisa melemahkan stabilitas ekonomi nasional.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Kritik Program Populis dan Tata Kelola Negara

Desakan keenam menekankan pentingnya mengembalikan kebijakan berbasis bukti dan teknokratis. Program populis seperti makan bergizi gratis, koperasi desa merah putih, sekolah rakyat, hilirisasi berlebihan, hingga subsidi energi dinilai berpotensi mengganggu kestabilan fiskal jangka panjang.

Sementara itu, desakan ketujuh adalah peningkatan kualitas institusi dan tata kelola negara. Pembangunan kepercayaan publik, penguatan demokrasi, hingga pemberantasan konflik kepentingan dan perburuan rente dinilai mutlak dilakukan agar darurat ekonomi tidak semakin meluas.

“Sebagai ekonom, sebagai intelektual, kami berkewajiban menyampaikan bahwa pemerintah harus segera melakukan reformasi kebijakan ekonomi yang komprehensif, memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, dan menjamin kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar seorang ekonom dalam pernyataannya.

Sejumlah kalangan juga menilai kondisi ini bukan hanya soal angka pertumbuhan, melainkan menyangkut keadilan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat. Jika tidak segera ditangani, darurat ekonomi berpotensi menciptakan kesenjangan sosial yang makin lebar.

Pemerintah diharapkan merespons cepat desakan tersebut dengan kebijakan nyata, bukan sekadar retorika. Upaya pembenahan tata kelola fiskal, penguatan sektor riil, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas menjadi langkah mendesak untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Apabila reformasi ekonomi dilakukan secara serius, Indonesia diyakini mampu keluar dari tekanan darurat ekonomi dan kembali pada jalur pertumbuhan yang sehat dan inklusif. (*)


 

Tags: bansosdarurat ekonomiindonesiakebijakan fiskalreformasi ekonomiUMKM
Post Sebelumnya

Trump Kecam Serangan Israel ke Doha, AS Klaim Sudah Peringatkan Qatar

Post Selanjutnya

Aset 6,5 Miliar Rupiah dan Dua Rumah Mewah Disita KPK Terkait Korupsi Haji

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Aset 6,5 Miliar Rupiah dan Dua Rumah Mewah Disita KPK Terkait Korupsi Haji

Aset 6,5 Miliar Rupiah dan Dua Rumah Mewah Disita KPK Terkait Korupsi Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.