EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
3 Ribu Anak Tidak Sekolah di Mateng Bupati Minta Warga Update KK

3 Ribu Anak Tidak Sekolah di Mateng Bupati Minta Warga Update KK

Sekitar 3.000 anak di Mamuju Tengah tercatat tidak sekolah akibat data KK yang belum diperbarui. Pemkab Mateng meluncurkan program Kabar Cerdas untuk menekan angka anak tidak sekolah.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 September 2025
Kategori EKOBIS, INFRASTRUKTUR
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Mamuju Tengah EKOIN.CO – Sekitar 3.000 anak tercatat tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menilai angka tersebut tidak sesuai kondisi lapangan dan meminta warga segera memperbarui Kartu Keluarga (KK).
Gabung WA Channel EKOIN

Menurut Arsal, tingginya jumlah ATS terjadi karena banyak masyarakat belum melakukan pembaruan data KK. Akibatnya, anak-anak yang sebenarnya sudah bersekolah tetap tercatat tidak sekolah.

Pembaruan KK Jadi Kunci Pendataan ATS

Bupati Arsal mencontohkan, dirinya sendiri sempat mendapati salah satu anak masih tercatat sebagai tidak sekolah di KK, padahal seluruh anaknya telah bersekolah. “Data tersebut kurang akurat, karena diambil berdasarkan KK,” jelasnya, Kamis (11/9/2025).

Di Desa Babana, misalnya, tercatat 222 anak tidak sekolah. Namun setelah diverifikasi ulang di lapangan, jumlah riil hanya 85 anak. Hal ini menunjukkan perlunya pembaruan data agar kebijakan lebih tepat sasaran.

Arsal mengajak seluruh masyarakat Mamuju Tengah segera memperbarui KK agar angka ATS sinkron dengan kondisi sebenarnya. Ia menekankan pentingnya validasi data dalam perencanaan pendidikan daerah.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Program Kabar Cerdas Kurangi Anak Tidak Sekolah

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah juga meluncurkan program Kolaborasi Aksi Bersama Cerdaskan Anak Tidak Sekolah (Kabar Cerdas) melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, Mahyuddin. Program ini melibatkan pembentukan Tim Satgas di setiap desa untuk mencatat ATS secara valid.

Saat ini, Tim Satgas baru terbentuk di Desa Babana dan Desa Kambunong. Namun, ke depan seluruh 54 desa di Mateng akan memiliki tim serupa untuk memperkuat pendataan.

Mahyuddin menyebut, Tim Satgas akan melakukan verifikasi berdasarkan usia. Anak berusia 21 tahun ke bawah akan diarahkan ke jenjang SD atau SMP, sedangkan yang lebih tua akan diarahkan ke pendidikan non-formal melalui Paket A, B, atau C.

Terkait pembiayaan, pemerintah akan menanggung biaya bagi anak yang masih bisa masuk sekolah formal. Sementara bagi peserta berusia di atas 21 tahun, biaya akan ditanggung pribadi.

Langkah ini diharapkan menekan jumlah ATS sekaligus mengembalikan anak-anak ke bangku pendidikan. Pemerintah berkomitmen memberikan akses pendidikan yang merata agar tidak ada anak di Mateng yang tertinggal.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: anak tidak sekolahdata pendidikanKabar CerdasMamuju TengahSulawesi Baratupdate KK
Post Sebelumnya

Menaker Tekankan Komunikasi Publik untuk Profesionalitas

Post Selanjutnya

Satgas PKH Amankan Lahan Hutan 674 Ribu Hektare Kembali ke Negara

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Satgas PKH Amankan Lahan Hutan 674 Ribu Hektare Kembali ke Negara

Satgas PKH Amankan Lahan Hutan 674 Ribu Hektare Kembali ke Negara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.