EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Gedung Baru Jampidsus Diresmikan, Simbol Komitmen Penegakan Hukum Tak Pandang Bulu

Gedung Baru Jampidsus Diresmikan, Simbol Komitmen Penegakan Hukum Tak Pandang Bulu

Gedung baru Jampidsus di kawasan Gedung Bundar, Jakarta, diresmikan sebagai simbol komitmen kejaksaan dalam penegakan hukum yang tegas, modern, dan responsif terhadap kepercayaan masyarakat yang terus meningkat.

Ibhent oleh Ibhent
29 April 2025
Kategori HUKUM, NASIONAL, PERISTIWA, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO — Peresmian gedung baru Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung berlangsung di kawasan Gedung Bundar, Jakarta. Gedung ini menjadi simbol baru yang merepresentasikan semangat kejaksaan dalam penegakan hukum yang tegas dan berintegritas.

Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam sambutannya mengungkapkan bahwa “Awalnya saya berharap gedung ini bulat dan lebih besar lagi, tetapi karena lahannya yang tidak berubah dan gedung pembangunannya bisa berubah maka yang terpenting adalah ikon Gedung Bundar itu akan selalu ada,” ujarnya di hadapan hadirin.

Ia menjelaskan bahwa lokasi Gedung Bundar merupakan tanah milik Kejaksaan Agung sejak lama, meski sempat dipinjamkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada masa Jaksa Agung Prof. Gunawan dari Undip. “Karena sudah dibangun akhirnya tidak bulat lagi, malah akhirnya yang bulat adalah gedung pidsusnya,” katanya.

Pembangunan gedung baru ini, menurut Jaksa Agung, merupakan hasil kerja keras berbagai pihak. “Saya atas nama pribadi dan atas nama pimpinan dengan segala ketulusan hati saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan ini,” ucapnya penuh penghargaan.

Proyek ini dipimpin oleh Budi Harto dan dinilai sangat penting mengingat kondisi gedung lama yang sudah tidak memadai. “Banyak pekerjaan yang sedang kami lakukan sementara gedung lama sudah penuh sesak campur baur dan gedungnya juga sudah miring. Suka tidak suka mau tidak mau maka kita harus robohkan,” jelasnya lagi.

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

Gedung baru ini tampil dengan desain yang lebih tinggi dan tampilan yang khas. “Tipikalnya lebih ngejreng dan menjadi ikon baru bagi kami,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ini adalah cerminan dari dukungan masyarakat terhadap lembaga kejaksaan yang kini dipercaya sebagai institusi penegak hukum teratas. “Alhamdulillah kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan terus meningkat, kejaksaan di mata masyarakat adalah nomor satu,” katanya. Ia juga menyebut keberhasilan ini bukan semata-mata hasil kerjanya sendiri. “Tentunya ini bukan kerja saya, tapi karena dukungan semua pihak dan teman-teman yang bergerak untuk membangkitkan marwah kejaksaan.”

Jaksa Agung mengingat kembali masa ketika pertama kali diminta menjabat. “Saya masih ingat pada waktu saya diminta untuk menjadi Jaksa Agung pertama kali: ‘Tolong perbaiki kejaksaan, karena kepercayaan masyarakat pada saat itu di posisi 32, itu sangat rendah’,” tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa Presiden menunjukkan perhatian besar terhadap institusi kejaksaan. “Saking sayangnya dengan kejaksaan, kita selalu ditambah pasukan. Barusan Pak Jampidsus ditambah 32 orang dan nanti Karo Umum nanti bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Jaksa Agung mengajak seluruh jajaran untuk membalas kepercayaan tersebut dengan kinerja terbaik. “Mari kita bekerja dengan sebaik-baiknya sehingga beliau Presiden tidak dikecewakan dengan kinerja kita,” ajaknya.

Ia juga menekankan posisi strategis Jampidsus dalam penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. “Mau tidak mau, siap atau tidak siap pasti akan berhadapan dengan investasi yang tinggi dari masyarakat. Publik yang akan menilai kinerja kita,” ujarnya.

Walaupun demikian, ia tidak menyepelekan bidang-bidang lain. “Bidang lain yang tidak kalah pentingnya. Tetapi mohon maaf, yang dilihat oleh masyarakat adalah sejauh mana kinerja kita dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi itu dilakukan oleh kita,” katanya.

Dalam penutupnya, ia mengajak semua unsur kejaksaan untuk bersatu. “Kita semua penting. Kita tanpa BIN kita tidak ada arti, kita tanpa intelijen kita tiada arti. Artinya kita adalah satu, apalagi kita punya pedoman: tidak bisa dipisah-pisahkan,” tegasnya.

Dengan hadirnya gedung baru yang lebih modern, ia berharap etos kerja jajaran pidana khusus terus meningkat dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. “Semua orang di mata hukum itu sama. Makna terhadap hukum harus setara dan tidak pandang bulu,” tutupnya. (*)

Tags: dukungan publiketos kerja kejaksaangedung bundarikon kejaksaanintegritasJakartajaksaJaksa AgungJampidsusKejaksaan Agungkepercayaan masyarakatlembaga hukumLSIpemberantasan korupsipenegakan hukumperesmian gedungpidana khususpresidenproyek budi hartotindak pidana korupsi.
Post Sebelumnya

Sri Mulyani Bahas Tarif Perdagangan dan Aksesi OECD dengan Menteri Keuangan Jerman di Washington

Post Selanjutnya

Indonesia Kokoh di Grup B Piala Sudirman Usai Taklukkan India 4-1

Ibhent

Ibhent

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Suasana persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa kini tengah mendalami dugaan penyimpangan tata kelola dan perencanaan proyek yang diduga merugikan keuangan negara. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sidang Korupsi Chromebook: Jaksa Ungkap Nama Nadiem dan Dugaan ‘Setelan’ Proyek Sebelum Pengadaan

oleh Admin EKOIN.CO
6 Februari 2026
0

Persidangan juga menampilkan dokumen yang mengungkap perbedaan mencolok antara harga pasar perangkat dan nilai pengadaan.

Post Selanjutnya
Indonesia Kokoh di Grup B Piala Sudirman Usai Taklukkan India 4-1

Indonesia Kokoh di Grup B Piala Sudirman Usai Taklukkan India 4-1

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.