EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
BPOM Tarik 19 Produk Kopi Berbahaya

BPOM Tarik 19 Produk Kopi Berbahaya

BPOM resmi menarik 19 produk kopi dan herbal dari pasaran karena kandungan bahan kimia obat berbahaya. Empat kopi populer terbukti mengandung sildenafil sitrat, zat keras yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
25 September 2025
Kategori HIBURAN, KESEHATAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengumumkan penarikan sejumlah produk kopi dan obat tradisional dari pasaran setelah terbukti mengandung bahan kimia obat (BKO) berbahaya. Dalam hasil pengawasan intensif yang dilakukan sepanjang Agustus 2025, sebanyak 19 produk resmi ditarik, termasuk empat merek kopi yang populer di masyarakat. Temuan ini menegaskan bahaya serius dari peredaran produk herbal dan minuman yang ternyata dicampur bahan kimia keras tanpa izin. Gabung WA Channel EKOIN di sini.

Kopi Berbahaya Mengandung BKO

Empat merek kopi yang ditarik adalah Kopi Macho, Kopi Jantan Gali-gali, Kopi Arjuna, dan Kopi Stamina Dewa Jantan. Hasil uji laboratorium membuktikan bahwa seluruh produk tersebut mengandung sildenafil sitrat, zat kimia keras yang seharusnya hanya boleh digunakan dalam obat resep untuk pengobatan disfungsi ereksi.

BPOM menegaskan penggunaan bahan kimia obat dalam produk pangan maupun minuman tradisional sangat berisiko. Efek sampingnya dapat berupa gangguan fungsi organ vital hingga kematian. Ironisnya, produk-produk tersebut dipasarkan dengan klaim meningkatkan vitalitas pria, padahal justru membahayakan kesehatan konsumen.

“Penggunaan BKO yang merupakan obat keras hanya diperbolehkan dalam obat yang diberikan melalui resep dokter,” tegas Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam keterangan resmi, Selasa (23/9/2025).

Selain itu, BPOM langsung memblokir tautan penjualan daring sekaligus menyisir toko fisik yang masih memasarkan produk-produk tersebut. Langkah cepat ini diambil demi mencegah risiko lebih besar bagi masyarakat.

Berita Menarik Pilihan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

Daftar Produk Lain yang Ditarik

Selain empat produk kopi berbahaya, terdapat 15 produk lain yang ikut ditarik BPOM. Produk-produk ini mencakup jamu, madu, kapsul herbal, hingga obat pelangsing yang ternyata mengandung berbagai jenis bahan kimia berbahaya.

Daftar lengkap tersebut antara lain: Dewa Ranjang Black, Brantas, Madu Tahan Lama, Urat Kuda, Jamu Kupu-kupu Malam, Klebun, Xian Ling, Jempol Kecetit, Brastomolo Kecetit, Kapsul Herbal Sari Buah Tin, Maxman Capsules, Urat Kuda Ginseng & Sanrego, New Benpasti, Madu Ginseng Siberia, serta Slim Fast Super Strong.

Bahan berbahaya yang ditemukan beragam, mulai dari sildenafil, tadalafil, sibutramin, betametason, deksametason, hingga natrium diklofenak. Sebagian besar produk tersebut dijual dengan klaim meningkatkan stamina pria, sementara sisanya dipasarkan sebagai obat pegal linu atau pelangsing tubuh.

Dari total 19 produk, BPOM menyebut 12 produk ditemukan di pasaran konvensional, sedangkan 7 lainnya teridentifikasi dari pengawasan di platform daring. Fakta ini membuktikan bahwa distribusi produk berbahaya telah merambah berbagai jalur penjualan.

Kepala BPOM mengingatkan, “Mengonsumsi produk yang mengandung BKO tanpa pengawasan dapat menimbulkan efek samping serius.”

BPOM mengecam keras praktik pelaku usaha yang mencampurkan bahan kimia ke dalam produk herbal demi keuntungan semata. Tindakan ini disebut sebagai bentuk kecurangan yang membahayakan dan merusak kepercayaan publik terhadap produk berbahan alam.

Lembaga pengawas ini menegaskan tidak akan menolerir pelanggaran serupa. BPOM juga memastikan akan terus memperkuat pengawasan, terutama terhadap produk obat tradisional dan suplemen yang kerap dijual bebas secara online.

Masyarakat diimbau lebih cermat dalam memilih produk, terutama yang menawarkan klaim berlebihan. Cek izin edar resmi melalui aplikasi BPOM Mobile atau situs resmi www.pom.go.id agar terhindar dari risiko produk palsu maupun ilegal.

Dengan kasus ini, BPOM kembali menekankan pentingnya kewaspadaan publik dalam menghadapi maraknya peredaran produk kopi, jamu, dan suplemen yang diam-diam mengandung bahan kimia keras.

:

  1. BPOM telah menarik 19 produk, termasuk 4 merek kopi populer, dari pasaran karena mengandung bahan kimia berbahaya.
  2. Produk-produk tersebut terbukti mengandung sildenafil, sibutramin, hingga deksametason, yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
  3. Penggunaan bahan kimia dalam produk herbal menimbulkan risiko kesehatan serius, termasuk kerusakan organ dan kematian.
  4. BPOM memperingatkan masyarakat untuk membeli produk hanya dari sumber resmi dan memeriksa izin edar.
  5. Penarikan ini menjadi peringatan agar masyarakat lebih kritis terhadap klaim berlebihan dalam produk herbal dan kopi.:
  1. Konsumen sebaiknya selalu memeriksa keaslian izin edar sebelum membeli produk herbal atau kopi.
  2. Jangan mudah tergoda dengan klaim berlebihan seperti meningkatkan stamina atau vitalitas instan.
  3. Gunakan aplikasi resmi BPOM Mobile untuk mengecek keamanan produk.
  4. Laporkan produk mencurigakan ke BPOM agar pengawasan lebih efektif.
  5. Perhatikan kesehatan jangka panjang dengan memilih produk yang benar-benar aman dan legal.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BKOBPOMkesehatankopi berbahayaobat herbalpenarikan produk
Post Sebelumnya

Luka Lama Jadi Pemicu Pertikaian Ambon

Post Selanjutnya

Istana: MBG Dievaluasi, Bukan Dihentikan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Kolase foto Dini Kurnia (kiri) dan Ressa Rizky Rosano (kanan). Dini muncul ke publik meminta Ressa mengakui putra mereka, Aldan, di saat Ressa tengah berjuang mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak kandung dari penyanyi Denada. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Meski mengaku telah menjalani kehidupan baru dan tidak lagi berkomunikasi dengan Ressa, Dini berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan...

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse (Ist)

Memaknai Filosofi Tahun Kuda dalam Guratan Desain Vespa 946 Horse

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Bagi sebagian orang, kendaraan adalah alat transportasi, namun bagi Vespa, setiap unit adalah kanvas budaya. Menyambut Tahun...

Post Selanjutnya
Istana: MBG Dievaluasi, Bukan Dihentikan

Istana: MBG Dievaluasi, Bukan Dihentikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.