EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA LINGKUNGAN
BMKG peringatkan cuaca ekstrem sampai akhir Januari 2026

BMKG peringatkan cuaca ekstrem sampai akhir Januari 2026

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Akhir Januari, Hujan Lebat dan Banjir hingga Tanah Longsor

Yudi Permana oleh Yudi Permana
21 Januari 2026
Kategori LINGKUNGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia menjelang akhir Januari 2026.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul terpantau adanya gangguan dinamika atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia bagian selatan.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai angin kencang, banjir, dan tanah longsor.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Wilayah tersebut diprakirakan mengalami peningkatan intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan.

“Gangguan atmosfer yang terpantau saat ini memicu pertumbuhan awan konvektif secara signifikan. Kondisi ini dapat memicu potensi banjir, tanah longsor, dan gangguan pada sektor transportasi di wilayah terdampak,” kata Teuku Faisal Fathani dalam keterangan resmi, Rabu (21/1/2026).

Berita Menarik Pilihan

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, 5 Perusahaan di Aceh Kena ‘Sikat’

Riset: Satgas PKH Tinggalkan Residu Konflik Agraria

Ia menegaskan bahwa masyarakat di wilayah rawan diharapkan tetap tenang, namun meningkatkan kesiapsiagaan dengan memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi BMKG.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem sepekan ke depan dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer yang terjadi secara bersamaan.

Menurut Andri, salah satu faktor utama adalah keberadaan Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia. Sistem tersebut terpantau memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot atau 28 kilometer per jam, dengan tekanan udara mencapai 1001 hPa.

“Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S ke arah barat berpotensi memperkuat pertemuan dan belokan angin dari pesisir barat Sumatra hingga Nusa Tenggara, sehingga meningkatkan pembentukan awan hujan,” ujar Andri.

Selain itu, BMKG mencatat penguatan Monsun Asia hingga 23 Januari 2026 yang disertai seruakan dingin dari daratan Asia. Fenomena tersebut meningkatkan kecepatan angin di wilayah Laut Cina Selatan dan turut memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan khatulistiwa.

Faktor lain yang turut berperan adalah aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin. Aktivitas ketiga fenomena tersebut diperkuat oleh nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang negatif, serta kelembapan udara yang tinggi pada lapisan bawah hingga menengah atmosfer.

BMKG menyatakan kombinasi seluruh faktor tersebut secara aktif meningkatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Indonesia bagian selatan dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti peringatan dini dan prakiraan cuaca resmi yang dikeluarkan BMKG. (*)

Tags: Akhir JanuaribanjirBMKGcuaca ekstremhujan lebattanah longsor
Post Sebelumnya

BI Putuskan BI-Rate Tetap 4,75% Demi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Post Selanjutnya

Heboh Video Menikah di Malaysia, Inilah Deretan 5 Wanita di Pusaran Hidup Gubernur Aceh Mualem

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Tangkapan Layar YT Sekretariat Presiden

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, 5 Perusahaan di Aceh Kena ‘Sikat’

oleh Ainurrahman
21 Januari 2026
0

“Ini peringatan terbuka. Negara hadir dan tidak lagi mentoleransi pelanggaran lingkungan, terutama yang dilakukan oleh korporasi besar,” ujar Iwan di...

Konflik Agraria yang tak berkesudahan dipicu kebijakan pemerintah yang tidak tepat sasaran. (Ilustrasi)

Riset: Satgas PKH Tinggalkan Residu Konflik Agraria

oleh Erwin C. Sihombing
20 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Eksistensi Satgasa Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dikomandoi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin rupanya meninggalkan residu konflik agraria. Riset...

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menanggapi kritik pedas yang kerap dialamatkan kepada pejabat negara saat mengunjungi lokasi bencana.Kamis (1/1/2026).(Foto: Ist)

Bongkar Jejak Oligarki di Gayo Lues: JATAM Sebut Nama-Nama Besar Ini Terlibat Perusakan Alam

oleh Iwan Purnama
19 Januari 2026
0

"Selama keselamatan warga direduksi menjadi sekadar ongkos pembangunan, bencana serupa akan terus berulang. Nyawa rakyat Aceh dan Sumatera kini seolah...

Satgas PKH Kembalikan Jutaan Hektare Kawasan Hutan Sawit dan Konservasi ke Negara

Satgas PKH Kembalikan Jutaan Hektare Kawasan Hutan Sawit dan Konservasi ke Negara

oleh Yudi Permana
25 Desember 2025
0

"Pada hari ini dapat kami laporkan bahwa total kawasan hutan yang berhasil dikuasai kembali mencapai 4.081.560,58 hektare," kata Jaksa Agung...

Post Selanjutnya
Kolase lima sosok perempuan yang kerap disebut dalam isu dan pemberitaan publik terkait kehidupan keluarga Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Hingga kini, sebagian status hubungan tersebut masih menjadi perbincangan dan menunggu klarifikasi resmi.

Heboh Video Menikah di Malaysia, Inilah Deretan 5 Wanita di Pusaran Hidup Gubernur Aceh Mualem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.