EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. (Foto: Dok. Istimewa)

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. (Foto: Dok. Istimewa)

Jampidsus Benarkan Rumah yang Digeledah adalah Kediaman Eks Menteri Kehutanan Siti Nurbaya

Yudi Permana oleh Yudi Permana
30 Januari 2026
Kategori HUKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menggeledah rumah dan kantor eks Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar di Matraman, Jakarta Timur, dan Kemang, Jakarta Selatan. Penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Hal tersebut dibenarkan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah dalam keterangan tertulisnya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta.

“Benar (telah menggeledah rumah dan kantor Siti Nurbaya,” kata Febrie kepada wartawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (30/1).

Namun, kata Febrie, penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Jampidsus bukan berkaitan dengan kasus dugaan korupsi izin pertambangan nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang di stop Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Febrie menjelaskan penggeledahan itu terkait dugaan korupsi di Kementerian Kehutanan, yang berdasarkan informasi bahwa penyidik telah menetapkan tersangka.

Berita Menarik Pilihan

Tujuh Orang Terjaring OTT KPK, Ketua PN Depok hingga Direktur PT KRB

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

“Kasus korupsi di Kemenhut. Sepertinya bukan perkara tambang Konawe,” ujar Febrie.

Sebelumnya, penyidik Jampidsus menggeledah kediaman eks Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar di Matraman, Jakarta Timur, dan Kemang, Jakarta Selatan.

Kediaman dan kantor Siti Nurbaya yang digeledah pada Rabu (28/1) sejak pagi hingga malam hari. Namun dalam penggeledahan di Matraman tersebut, tidak ada barang bukti yang dibawa untuk diverifikasi dan didalami oleh penyidik.

Kemudian pada Kamis (29/1), tim penyidik pidsus Kejagung menggeledah di Rawamangun Jakarta Timur (Jaktim), dan juga di Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Rumah dan kantor yang digeledah itu milik Anggota DPR RI. Tim penyidik membawa sejumlah barang bukti yang dimasukan ke beberapa kotak kontainer besar.

Penyidik dan personel TNI terlihat memasukkan sejumlah barang bukti ke dalam mobil Kejagung.

Penggeledahan tersebut dalam rangka mencari alat bukti dan barang bukti seperti dokumen dan barang bukti elektronik lainnya, untuk memperkuat kontruksi kasus korupsi izin tambang nikel di Konawe Utara.

Diduga penggeledahan di rumah Siti Nurbaya dan kediaman Anggota DPR RI berkaitan dengan kasus dugaan korupsi di Kemenhut.

Hingga berita ini ditulis, pihak Kejagung belum menjelaskan secara detail terkait kontruksi perkara korupsi di Kemenhut. (*)

Tags: Eks Menteri KehutananJampidsusKediamanRumah yang DigeledahSiti Nurbaya
Post Sebelumnya

Banjir Kiriman Bogor Rendam Teluk Pucung, Polisi Turun Langsung Salurkan 500 Nasi untuk Warga

Post Selanjutnya

Polisi Bongkar Peredaran Tramadol Ilegal Berkedok Pedagang Keliling

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Tujuh Orang Terjaring OTT KPK, Ketua PN Depok hingga Direktur PT KRB

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sebanyak tujuh orang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis malam di Kota Depok....

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Depok, Ekoin.co - Tak hanya Wakilnya, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok dan juru sita ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Post Selanjutnya
Barang bukti obat keras jenis Tramadol dan Hexymer yang diamankan dari seorang pedagang keliling di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Polisi Bongkar Peredaran Tramadol Ilegal Berkedok Pedagang Keliling

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.