EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Sosok Roy Riady, SH, MH, saat menjalankan tugas sebagai Jaksa Penuntut Umum. Penunjukan mantan Jaksa KPK ini dalam perkara Chromebook menjadi bukti keseriusan Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas dugaan korupsi di sektor pendidikan nasional. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sosok Roy Riady, SH, MH, saat menjalankan tugas sebagai Jaksa Penuntut Umum. Penunjukan mantan Jaksa KPK ini dalam perkara Chromebook menjadi bukti keseriusan Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas dugaan korupsi di sektor pendidikan nasional. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Roy Riady: Jaksa Penuntut Nadiem Makarim yang Tetap Membumi dengan Menu Sarapan Rp10 Ribu

Iwan Purnama oleh Iwan Purnama
9 Februari 2026
Kategori NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co — Di ruang sidang yang tegang, tempat angka-angka kerugian negara dibacakan dan konstruksi hukum diperdebatkan, berdiri seorang jaksa dengan ekspresi nyaris tak berubah.

Roy Riady, SH, MH, bukan sekadar nama dalam daftar Jaksa Penuntut Umum. Ia adalah figur yang kini ikut berada di pusat sorotan, seiring bergulirnya sidang dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Bagi publik, perkara ini adalah drama hukum besar di sektor pendidikan. Namun di balik meja penuntutan, ada kerja sunyi yang menuntut presisi.

Di sanalah Roy memainkan perannya menyusun berkas, menautkan bukti, dan merangkai logika hukum yang harus berdiri kokoh di hadapan majelis hakim.

Penunjukan Roy ke dalam tim penuntut bukan keputusan yang lahir tiba-tiba.

Berita Menarik Pilihan

Dapur ‘Makan Bergizi Gratis’ Belum Kantongi Sertifikat Halal

Menkeu Purbaya Yudhi Ungkap Pemicu Kericuhan PBI-JKN: 11 Juta Orang Dicoret di Februari 2026

Di lingkungan internal Kejaksaan Agung, ia dikenal sebagai jaksa yang bekerja dengan ritme disiplin dan pendekatan berbasis detail.

Rekan-rekannya menggambarkan Roy sebagai tipe penuntut yang lebih percaya pada kekuatan data daripada retorika. Baginya, perkara besar hanya bisa ditaklukkan lewat ketelitian.

Saat ini Roy menjabat Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Perpajakan dan TPPU pada Direktorat Penuntutan Jampidsus posisi strategis yang menempatkannya di jantung penanganan kejahatan finansial.

Setiap perkara yang masuk bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi rangkaian perhitungan rumit: aliran dana, dokumen, hingga motif yang tersembunyi di balik transaksi.

Namanya mulai diperbincangkan luas ketika terlibat dalam penanganan sejumlah perkara besar.

Dari dugaan manipulasi dokumen proyek Jalan Tol Betung–Tempino, pengungkapan kasus aset tanah di Manggarai Barat, hingga perkara korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya setiap kasus menjadi batu ujian yang memperkaya insting hukumnya.

Di titik-titik itulah reputasinya terbentuk: jaksa yang membangun perkara dari fondasi bukti.

Namun perjalanan Roy menuju posisi ini bukan lintasan lurus tanpa rintangan. Ia ditempa di daerah, memimpin kejaksaan negeri di Prabumulih dan Musi Banyuasin, wilayah dengan dinamika perkara yang menuntut ketegasan sekaligus kepekaan sosial.

Pengalaman lapangan itu membentuk cara pandangnya: hukum tidak berdiri di ruang hampa, melainkan beririsan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Menariknya, di luar atmosfer sidang yang penuh tekanan, Roy dikenal sebagai pribadi yang jauh dari kesan glamor.

Rekan kerja menyebut ia tetap menikmati rutinitas sederhana — sarapan murah, obrolan ringan, dan interaksi yang egaliter.

Kontras ini menciptakan citra unik jaksa yang tegas di ruang sidang, namun tetap membumi dalam keseharian.

Kini, ketika perkara Chromebook memasuki fase pembuktian, Roy kembali berada di garis depan.

Baginya, persidangan bukan panggung sensasi, melainkan ruang untuk menguji konsistensi hukum. Setiap argumentasi harus berdiri di atas bukti, setiap dakwaan harus mampu dipertanggungjawabkan.

Di tengah sorotan publik yang tajam, peran Roy Riady menjadi bagian dari cerita yang lebih besar, bagaimana sistem hukum bekerja menghadapi perkara strategis nasional.

Sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta bukan sekadar menentukan nasib para pihak, tetapi juga menjadi cermin integritas proses penegakan hukum.

Dan di antara hiruk-pikuk itu, Roy tetap menjalankan perannya seperti biasa tenang, sistematis, dan berpegang pada satu prinsip sederhana, perkara boleh besar, tekanan boleh datang dari segala arah, tetapi hukum harus tetap berjalan di jalurnya.

Tags: jaksa penuntut umum.Jampidsus Kejaksaan AgungKasus Haji Halim.korupsi chromebookNadiem MakarimRoy Riady
Post Sebelumnya

Kasus Kerry Adrianto di Framing Kriminalisasi Sebagai Modus Praktek Mafia Migas 

Post Selanjutnya

Aksi Berani Anak Ferdy Sambo Selamatkan Warga Hanyut di Aceh Tamiang Dapat Jempol dari Kapolda

Iwan Purnama

Iwan Purnama

Berita Terkait

Legislator mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menjamin kehalalan bahan pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari hulu di rumah potong hewan hingga ke dapur pengolahan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Dapur ‘Makan Bergizi Gratis’ Belum Kantongi Sertifikat Halal

oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
0

“Program sebesar ini harus memastikan seluruh rantai produksi memenuhi standar halal. Kepastian itu penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya dalam...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya Yudhi Ungkap Pemicu Kericuhan PBI-JKN: 11 Juta Orang Dicoret di Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
0

Meski terjadi perubahan data, Purbaya menegaskan alokasi anggaran negara untuk program PBI-JKN tidak mengalami pengurangan. Pemerintah, kata dia, tetap menyiapkan...

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar

Indonesia Belum Bayar Iuran Board of Peace Sebesar US$1 Miliar, Kok Bisa?

oleh Akmal Solihannoer
9 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah Indonesia menegaskan belum melakukan pembayaran kontribusi sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun terkait keikutsertaan dalam...

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menghadiri penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa di Riyadh, Arab Saudi. Gelar dari Princess Nourah University ini menjadi koleksi gelar kehormatan ke-11 bagi Megawati atas kontribusinya dalam isu pemberdayaan perempuan dan tata kelola negara. (Foto: Dok. Istimewa/Ekoin.co)

Megawati Soekarnoputri dan Gelar Doktor Kehormatan dari Saudi: Apa Maknanya bagi Indonesia?

oleh Hasrul Ekoin
9 Februari 2026
0

Megawati disebut menjadi figur non-warga Saudi pertama yang menerima penghargaan tersebut, sekaligus menjadi contoh bagaimana perempuan dapat menempati posisi strategis...

Post Selanjutnya
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah memberikan penghargaan kepada Brigadir Kepala Taruna Tribrata Putra Sambo atas aksi heroik menyelamatkan warga hanyut di Sungai Kuala Simpang. (Foto: Istimewa)

Aksi Berani Anak Ferdy Sambo Selamatkan Warga Hanyut di Aceh Tamiang Dapat Jempol dari Kapolda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.