EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Sejarah Lengkap Konflik OPM di Papua

Sejarah Lengkap Konflik OPM di Papua

Konflik OPM di Papua berakar dari ketidakpuasan atas integrasi wilayah ke Indonesia melalui Pepera 1969. Organisasi ini berkembang menjadi perlawanan bersenjata yang terus berlangsung hingga kini.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Juni 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jayapura, , EKOIN.CO – Konflik antara pemerintah Indonesia dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan salah satu konflik berkepanjangan yang terjadi di Indonesia sejak era pascakemerdekaan. Akar persoalan menyangkut status politik wilayah Papua, kesenjangan sosial-ekonomi, serta pelanggaran hak asasi manusia yang dituding dilakukan oleh kedua belah pihak.

Masa Integrasi ke Indonesia (1961–1969)
Wilayah Papua Barat (dahulu disebut Irian Barat) sebelumnya merupakan koloni Belanda. Pada 1961, Belanda membentuk Dewan Nugini dan mendeklarasikan simbol-simbol negara sendiri, termasuk bendera Bintang Kejora. Indonesia, melalui Presiden Soekarno, mengklaim wilayah itu sebagai bagian dari kedaulatan NKRI dan melancarkan operasi militer Trikora (Tri Komando Rakyat) pada 1961.

Perjanjian New York dan Pepera 1969
Setelah ketegangan militer, Belanda dan Indonesia menandatangani Perjanjian New York (1962), dengan mediasi PBB. Papua diserahkan kepada UNTEA (lembaga sementara PBB), lalu ke Indonesia. Pada 1969, Indonesia menggelar Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera), namun prosesnya dikritik karena hanya melibatkan 1.026 orang yang dipilih oleh pemerintah. Hasil Pepera menyatakan Papua memilih bergabung dengan Indonesia, meski hasilnya hingga kini masih diperdebatkan oleh aktivis pro-kemerdekaan.

Kemunculan OPM dan Aksi Perlawanan (1970–1990an)
Organisasi Papua Merdeka (OPM) mulai melakukan perlawanan bersenjata sejak 1970-an, menuntut kemerdekaan Papua dari Indonesia. Mereka melakukan sabotase, pembakaran bendera Indonesia, hingga penyanderaan. Pemerintah merespons dengan operasi militer dan keamanan, yang menyebabkan eskalasi konflik.

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

Periode Reformasi dan Aspirasi Referendum (1998–2003)
Setelah kejatuhan Orde Baru, tuntutan referendum Papua menguat. Tahun 2000, dibentuk Presidium Dewan Papua (PDP) yang menuntut dialog damai. Pemerintah Indonesia merespons dengan pemberian status Otonomi Khusus (Otsus) melalui UU No. 21 Tahun 2001. Namun sebagian pihak menilai implementasinya gagal menyejahterakan masyarakat Papua.

Kekerasan Bersenjata dan KKB (2010–sekarang)
Sejak 2010-an, konflik memasuki fase baru dengan kemunculan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dianggap sebagai fraksi bersenjata OPM. Mereka kerap melakukan penembakan terhadap aparat, pembakaran fasilitas publik, dan penyanderaan warga atau pekerja infrastruktur. Pemerintah menetapkan mereka sebagai teroris pada 2021, meski langkah ini menuai pro dan kontra dari berbagai pihak.

Peran Internasional dan Isu HAM
Konflik Papua menjadi sorotan internasional. Beberapa negara Pasifik dan lembaga hak asasi manusia mendesak investigasi independen atas dugaan pelanggaran HAM. Pemerintah Indonesia menolak intervensi asing dan menegaskan Papua adalah bagian sah dari NKRI.

Dialog dan Jalan Tengah yang Masih Terbuka
Beberapa tokoh Papua dan pemerintah menyuarakan pentingnya dialog damai yang setara. Meskipun terjadi kekerasan sporadis, upaya mediasi melalui tokoh adat, gereja, dan pemimpin lokal tetap berlangsung.


Kesimpulan
Konflik OPM di Papua bukan hanya persoalan separatisme, melainkan kompleksitas sejarah, identitas, ketimpangan, dan kepercayaan terhadap negara. Solusi jangka panjangnya tidak hanya lewat pendekatan keamanan, tapi juga rekonsiliasi, pembangunan inklusif, dan dialog terbuka. Pemerintah pusat dan daerah memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang damai dan adil bagi semua warga Papua.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: Bintang Kejoradialog damaiintegrasi Papuakekerasan Papuakemerdekaan PapuaKKBkonflik bersenjataNKRIOPMOrganisasi Papua Merdekaotonomi khususPapuapelanggaran HAMPepera 1969Presiden Soekarnoreferendum Papuastatus politik PapuaTentara Pembebasan NasionalTrikoraUNTEA
Post Sebelumnya

Depo PT Orbit Terminal Merak Milik Anak Riza Chalid Disita Penyidik Jampidsus 

Post Selanjutnya

Satgas Yonif 641/Beruang Menyerbu Mall Jayapura

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
Satgas Yonif 641/Beruang Menyerbu Mall Jayapura

Satgas Yonif 641/Beruang Menyerbu Mall Jayapura

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.