Libur Panjang, Risiko Besar: Van Gastel Ingatkan Bahaya Lalai
Yogyakarta, Ekoin.co – Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menegaskan pentingnya disiplin para pemain dalam menjaga kondisi fisik selama masa libur kompetisi BRI Super League pada periode Lebaran.
Ia mengingatkan bahwa masa jeda bukan berarti kebebasan tanpa kontrol, melainkan momen krusial untuk menjaga kebugaran sebelum kembali ke lapangan.
Van Gastel secara khusus menyoroti pola makan para pemain selama perayaan Lebaran. Menurutnya, banyak hidangan khas Indonesia yang tinggi gula dan berpotensi memengaruhi kondisi fisik atlet jika tidak dikontrol.
“Secara keseluruhan makanan Indonesia mengandung banyak gula di dalam masakannya. Anda harus sadar akan apa makanan yang Anda konsumsi,” ujarnya.
Meski tidak menetapkan aturan diet yang kaku, pelatih asal Belanda tersebut menekankan pentingnya kesadaran dan profesionalisme pemain, bahkan saat tidak berada di bawah pengawasan langsung tim pelatih.
Ia juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pemain agar kembali dari masa libur dalam kondisi prima.
“Saya memperingatkan mereka untuk kembali ke latihan dalam kondisi yang bugar dan ideal. Saya akan mengambil tindakan tegas jika mereka tidak kembali seperti keinginan saya,” tegasnya.
PSIM Yogyakarta diketahui memberikan jatah libur selama enam hari, mulai 17 hingga 22 Maret. Van Gastel menyebut keputusan itu sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan fisik dan mental pemain.
“Kami berlatih selama beberapa hari, lalu memberi mereka libur enam hari. Setelah itu, kami punya dua minggu untuk bersiap menghadapi Dewa United FC,” jelasnya.
Ia menambahkan, waktu bersama keluarga penting untuk memulihkan energi dan motivasi pemain. Namun setelah masa libur berakhir, fokus penuh harus kembali ke persiapan tim.
Usai libur Lebaran, skuad Laskar Mataram akan menjalani program latihan intensif guna menghadapi laga penting kontra Dewa United FC. Van Gastel menegaskan, disiplin selama masa libur akan sangat menentukan performa tim saat kompetisi kembali bergulir.























Tinggalkan Balasan