EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM HIKMAH
BPHN Rumuskan Evaluasi Hukum Empat Sektor Strategis

Sumber dok. bphn.go.id

BPHN Rumuskan Evaluasi Hukum Empat Sektor Strategis

BPHN melalui empat tim kerjanya menyampaikan hasil analisis hukum berbasis pendekatan enam dimensi yang mencakup sektor logistik, kehakiman, produk halal, dan keamanan siber, untuk mendukung pembaruan regulasi nasional yang lebih efektif dan responsif.

Agus DJ oleh Agus DJ
13 Juni 2025
Kategori HIKMAH, HUKUM, POLKUM, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Sebanyak empat tim kerja tematik dari Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) telah merampungkan analisis dan evaluasi hukum terhadap sejumlah sektor strategis. Kegiatan ini berlangsung di eL Hotel Bandung, Jawa Barat, mulai tanggal 10 hingga 12 Juni 2025.

Kepala Pusat Analisis dan Evaluasi Hukum (Kapusanev) BPHN, Arfan Faiz Muhlizi, menyampaikan bahwa proses analisis dan evaluasi hukum tersebut wajib menggunakan pendekatan enam dimensi. Hal ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh terhadap efektivitas regulasi.

“Pendekatan enam dimensi begitu komprehensif, tidak hanya berbasis analisis biaya-manfaat saja, namun meliputi dimensi Pancasila, ketepatan jenis peraturan, disharmoni pengaturan, kejelasan rumusan, kesesuaian dengan asas hukum, dan efektivitas pelaksanaan,” kata Arfan.

Forum tersebut menjadi ajang pemaparan hasil analisis empat tim kerja yang fokus pada sektor logistik, kekuasaan kehakiman, jaminan produk halal, dan keamanan siber. Setiap tim menyusun laporan berdasarkan pendekatan enam dimensi agar hasilnya lebih objektif dan implementatif.

Arfan menambahkan, laporan dan presentasi dari masing-masing tim nantinya akan diserahkan langsung kepada Menteri Hukum dan HAM, serta dipublikasikan untuk masyarakat luas sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Berita Menarik Pilihan

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

PKB Kunci Dukungan Prabowo Dua Periode, Kursi Cawapres 2029 Masih Jadi Teka-Teki

Pendekatan Teknologi dan Keterlibatan Wilayah

Untuk menunjang penyusunan laporan, Arfan mewajibkan penggunaan aplikasi Evadata. Platform ini akan menghimpun seluruh data dan analisis hukum yang dihasilkan agar lebih mudah diakses, dicari, serta divisualisasikan dalam bentuk infografis.

“Setelah forum ini selesai, kita segera melakukan persiapan analisis dan evaluasi hukum untuk semester berikutnya dengan melibatkan empat tim kerja baru. Pendampingan ke kantor wilayah juga akan dilakukan untuk memastikan laporan dan presentasi mereka memenuhi standar yang ditetapkan,” ujar Arfan.

Dalam presentasi hasil kerja, Tim Analisis Hukum terkait Kekuasaan Kehakiman yang diketuai oleh Safatil Firdaus menyoroti independensi lembaga yudikatif. Tim ini menggarisbawahi adanya intervensi politik, serta dualisme lembaga pengawas hakim sebagai tantangan utama.

Widya Oesman, Ketua Tim Evaluasi Hukum Jaminan Produk Halal, memaparkan berbagai persoalan seperti pergeseran politik hukum dalam sertifikasi halal, efektivitas pelaksanaan, serta kekosongan norma dalam beberapa regulasi.

Sementara itu, Tim Evaluasi Hukum Keamanan Siber yang dipimpin Dwi Agustine Kurniasih mengkaji 16 peraturan. Mereka menyoroti lemahnya tata kelola kelembagaan, regulasi yang belum adaptif terhadap dinamika dunia digital, serta sanksi yang belum menimbulkan efek jera.

Sektor Logistik dan Harapan Pembaruan Regulasi

Pada sektor logistik, tim yang dikomandoi oleh Erna Priliasari menyoroti regulasi yang belum terintegrasi dan masih tumpang tindih. Mereka juga menekankan perlunya sistem logistik nasional yang efisien dan terkoneksi secara global.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Analisis Ahli Utama BPHN Bambang Iriana Djajaatmadja dan Penyuluh Hukum Ahli Utama BPHN Sofyan. Mereka memberikan dukungan atas proses evaluasi yang lebih mendalam dan berbasis data konkret.

Arfan menegaskan bahwa hasil kerja para tim ini akan menjadi masukan penting untuk pembuat kebijakan. Ia juga mendorong adanya tindak lanjut yang serius agar regulasi yang ada benar-benar mendukung kemajuan sektor-sektor terkait.

“Penyusunan laporan perlu mencantumkan isu krusial, rujukan pasal peraturan perundang-undangan, serta rekomendasi yang jelas. Sedangkan dokumen presentasi harus jelas, mudah dipahami, dan menarik dengan penggunaan infografis,” ujarnya.

Ke depan, pendekatan enam dimensi yang telah digunakan akan terus diterapkan secara konsisten dalam evaluasi kebijakan hukum lainnya. Arfan berharap, hasil analisis ini dapat memperbaiki tumpang tindih regulasi dan meningkatkan kualitas legislasi nasional.

Evaluasi hukum melalui pendekatan enam dimensi memberi arah pembaruan regulasi yang lebih tajam dan tepat sasaran. Melalui proses ini, kelemahan dalam sistem hukum dapat dipetakan secara objektif dan disertai solusi aplikatif.

Keterlibatan lintas sektor dan penggunaan teknologi seperti Evadata menjadi kunci penting dalam mewujudkan analisis hukum yang tidak hanya deskriptif, tetapi juga strategis. BPHN telah memberikan contoh praktik terbaik yang layak dijadikan rujukan nasional.

Dengan sinergi antar instansi, hasil evaluasi ini akan menjadi landasan kokoh bagi penyusunan kebijakan hukum yang responsif, berkeadilan, dan mendorong kepastian hukum yang lebih baik di Indonesia.(*)

Tags: Arfan Faiz MuhliziBPHNDwi AgustineeL Hotel Bandungenam dimensiErna PriliasariEvadataevaluasi hukumkeamanan siberkekuasaan kehakimanKemenkumham.logistik nasionalperaturan perundang-undanganreformasi regulasiSafatil Firdaussertifikasi halalWidya Oesman
Post Sebelumnya

Tantangan Kesenjangan Talenta Digital Direspons Pemerintah

Post Selanjutnya

SDG Indonesia One Dukung 118 Proyek Hijau Nasional

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat memberikan arahan dalam acara sosialisasi Empat Pilar di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pernyataan Bahlil dibaca sebagai sinyal penguatan agenda desentralisasi ekonomi dan keberpihakan pada pemerataan pembangunan, sekaligus menempatkan Golkar sebagai partai yang...

Ketua DPP PKB Saiful Huda

PKB Kunci Dukungan Prabowo Dua Periode, Kursi Cawapres 2029 Masih Jadi Teka-Teki

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Menurut Huda, perhatian PKB saat ini tertuju pada agenda strategis ekonomi yang disebut sebagai penguatan “ekonomi konstitusi”, terutama implementasi Pasal...

Tangkapan Layar Suasana jalan protokol yang dipenuhi atribut partai bersamaan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban baliho yang merusak pemandangan kota. Konsistensi penegakan aturan tata ruang kini menjadi sorotan publik demi mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih asri. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Prabowo Sentil Baliho ‘Perusak’ Estetika Kota, Netizen Sindir Lautan Bendera Gerindra di Jalanan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Perdebatan kemudian bergeser pada isu standar penertiban. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan apakah aturan estetika kota akan diterapkan merata, baik...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Tujuh Orang Terjaring OTT KPK, Ketua PN Depok hingga Direktur PT KRB

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sebanyak tujuh orang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis malam di Kota Depok....

Post Selanjutnya
SDG Indonesia One Dukung 118 Proyek Hijau Nasional

SDG Indonesia One Dukung 118 Proyek Hijau Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.