Kasta Pelayanan Masih Ada? Gerindra Tegaskan Rumah Sakit Wajib Manusiakan Seluruh Pasien Tanpa Kecuali

Wakil Ketua BURT DPR Novita Wijayanti kritik keras rumah sakit yang membedakan layanan pasien umum dan BPJS. Simak tuntutan kesetaraan layanan kesehatan.
Wakil Ketua BURT DPR RI Novita Wijayanti saat melakukan peninjauan standar layanan di RS Columbia Asia BSD, Kamis (2/4/2026). Novita memberikan peringatan keras kepada pihak rumah sakit agar tidak menerapkan standar ganda dalam melayani pasien umum dan peserta BPJS, serta mendesak adanya kesetaraan layanan kesehatan di seluruh rumah sakit provider. (Foto: Ist/DPR RI/Ekoin)

Jakarta, Ekoin.co – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti melontarkan kritik tegas terkait standar pelayanan di rumah sakit mitra atau provider. Ia menegaskan layanan kesehatan tidak boleh diskriminatif dan harus dirasakan setara oleh seluruh masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Novita saat memimpin kunjungan kerja spesifik BURT DPR RI ke RS Columbia Asia BSD, Kamis (2/4/2026), dalam rangka memastikan kualitas layanan kesehatan berjalan optimal dan merata.

Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas publik memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan yang adil, profesional, dan tanpa perlakuan berbeda antar pasien.

“Pelayanan prima tidak boleh hanya dinikmati kalangan tertentu. Semua pasien, termasuk peserta BPJS, harus mendapatkan layanan yang cepat, maksimal, dan manusiawi,” ujarnya.

Novita juga menyoroti masih adanya keluhan terkait perbedaan perlakuan antara pasien umum dan pasien BPJS di sejumlah fasilitas kesehatan. Ia menegaskan, praktik semacam itu tidak dapat dibenarkan dan harus segera dihentikan.

Ia menilai peningkatan kualitas layanan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas, tenaga medis, hingga sistem pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan pasien.

“Tidak boleh ada perbedaan kualitas layanan. Semua pasien memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan terbaik,” tegas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Lebih lanjut, Novita menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan BURT tidak hanya menyasar kepentingan internal DPR, tetapi juga memastikan rumah sakit mitra mampu memberikan pelayanan publik dengan standar tinggi.

Ia berharap seluruh rumah sakit provider terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem layanan kesehatan nasional.

“Rumah sakit harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan kepastian bagi seluruh pasien tanpa terkecuali,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights