EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
RUU Pengelolaan Ruang Udara, Anggota Pansus Dukung Tarif Maskapai Efisien

Oplus_131072

RUU Pengelolaan Ruang Udara, Anggota Pansus Dukung Tarif Maskapai Efisien

RDP bersama maskapai penerbangan seperti Sriwijaya, Garuda dan Lion Group di Ruang Rapat Komisi XIII

Yudi Permana oleh Yudi Permana
3 Juli 2025
Kategori BERANDA, POLITIK
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Panitia Khusus (Pansus) DPR RI kembali melakukan Rapat Dengan Pendapat terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengelolaan Ruang Udara, Selasa (1/7/2025) siang.

Pansus terdiri dari lintas komisi di DPR RI, mulai komisi I, III dan V mengadakan RDP bersama maskapai penerbangan seperti Sriwijaya, Garuda dan Lion Group di Ruang Rapat Komisi XIII, Nusantara II, Kompleks Senayan.

Para pelaku maskapai dihadiri langsung pimpinannya mengungkapkan keluhannya bahwa penataan rute udara saat ini masih belum optimal dalam mendukung efisiensi operasi penerbangan sipil.

Garuda Indonesia mencontohkan rute Jakarta-Denpasar yang harus memutar karena melintasi wilayah latihan militer sehingga menambah jarak hingga puluhan mil dan konsumsi bahan bakar ratusan kilogram.

Sementara Lion Group yang mengoperasikan lebih dari 300 pesawat juga mengeluhkan sejumlah rute domestik yang terpaksa menghindari wilayah terbatas dan memperpanjang jarak tempuh.

Berita Menarik Pilihan

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

Reformasi Polri Dinilai Mandek, SETARA Institute Soroti Rekomendasi DPR yang Terjebak Normatif

Kondisi tersebut dinilai mempengaruhi biaya operasional yang saat ini didominasi harga bahan bakar sebesar 35 hingga 40 persen.

Untuk itu maskapai mendorong adanya pengaturan yang lebih fleksibel melalui RUU pengelolaan ruang udara termasuk penerapan skema fleksibel use of airspace pada kondisi damai.

“Selain untuk efisiensi, penataan ulang ruang udara juga dipandang sebagai langkah strategis untuk menurunkan harga tiket bagi masyarakat,” ucap Presiden Direktur Lion Group, Daniel Putut Kuncoro Adi.

Dia mencontohkan penerbangan Jakarta ke Makassar saat ini tidak bisa langsung lurus karena harus memutar melewati ke Semarang.

“Kalau kita bicara Jakarta ke Makassar, tidak bisa kita tarik garis lurus dari Jakarta langsung ke Makassar. Kita harus terbang dulu Jakarta-Semarang, Semarang baru pindah ke atas, dampaknya adalah harga tiket yang menjadi mahal,” sambungnya.

Dalam pemaparannya, maskapai juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi hub penerbangan internasional, seperti di Medan, Batam, dan Pontianak, jika pengelolaan ruang udara diatur lebih terpadu dan strategis.

Anggota Pansus dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal MI atau akrab disapa Deng Ical mengungkapkan RUU Ruang Udara ini sangat penting khususnya efisiensi pada tarif penerbangan karena bermanfaat bagi masyarakat.

“Bukan cuma sekadar efisien, tapi berkontribusi juga untuk lingkungan. Sehingga pengelolaan ruang udara ini menjadi payung aturan yang mungkin bisa dilaksanakan oleh teman-teman maskapai untuk menciptakan penerbangan yang efisien, yang secure, dan memberikan dampak positif kepada manusia dan lingkungan,” tutur Deng Ical.

“Juga lebih murah, lebih adaptif, lebih family, artinya masyarakat bisa merasakan perbedaan setelah ada aturannya dengan sebelumnya,” sambung legislator asal Sulawesi Selatan ini. ()

Tags: Anggota PansusDPR RIRUU Pengelolaan Ruang UdaraTarif Maskapai
Post Sebelumnya

Kadis PUPR Sumut Tersangka Korupsi Proyek Jalan, KPK Harus Periksa Gubernur Sumut Bobby Nasution

Post Selanjutnya

Ini Dampak Perang Iran dan Israel Terhadap Indonesia Menurut Guru Besar UI

Yudi Permana

Yudi Permana

Berita Terkait

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kena semprot Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat Rapat Kerja...

Reformasi Polri Dinilai Mandek (foto lustrsi)

Reformasi Polri Dinilai Mandek, SETARA Institute Soroti Rekomendasi DPR yang Terjebak Normatif

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Rekomendasi Komisi III DPR RI terkait akselerasi reformasi Polri dinilai belum menyentuh akar persoalan dan berpotensi kembali...

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah (Ist)

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kurang familiar di kalangan investor, nama Misbakhun membuat nilai rupiah melemah. Nilai tukar rupiah konsisten melemah terhadap dolar AS hingga akhir...

Video anak Menkeu Yudo Saewa soal ciri orang miskin viral. (TikTok @yudosadewa)

Bikin Gaduh Karena Inisial ‘SM’, Yudo Sadewa Kena ‘Semprot’ Netizen Akibat Minim Literasi Dokumen

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Namun, penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa pencantuman nama mantan Menteri Keuangan RI itu tidak berkaitan dengan kejahatan seksual Epstein, melainkan...

Post Selanjutnya
Ini Dampak Perang Iran dan Israel Terhadap Indonesia Menurut Guru Besar UI

Ini Dampak Perang Iran dan Israel Terhadap Indonesia Menurut Guru Besar UI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.